Kategori: Sragen

Jika Lawan Kotak Kosong di Pilkada Sragen, Yuni-Suroto Pasang Target 80 Persen


Solopos.com/Tri Rahayu

Solopos.com, SRAGEN -- Enam partai politik (parpol) koalisi pengusung dan pendukung pasangan Kusdinar Untung Yuni Sukowati-Suroto atau Yuni-Suroto memasang target kemenangan minimal 80 persen di Pilkada Sragen.

Pada Sabtu (12/9/2020), enam parpol tersebut bekerja bakti mendirikan posko koalisi untuk pemenangan Yuni-Suroto pada Pilkada Sragen 2020 di Jl. H.O.S. Cokroaminoto Teguhjajar, Plumbungan, Karangmalang, Sragen.

Pimpinan enam partai pengusung Yuni-Suroto di Pilkada 2020 datang dalam kerja baktisekaligus sarapan bersama di posko pemenangan tersebut.

Dicoret dari Daftar Penerima BSNT, Warga Sragen Ini Bantah Dapat Bantuan Ganda

Enam parpol itu terdiri atas Partai Demoktasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Nasdem, dan Partai Demokrat Sragen.

Posko pemenangan Yuni-Suroto di Pilkada Sragen tersebut terletak hanya sekitar 100 meter dari Kantor DPD Partai Kebangkitan Bangsa (PKS) Sragen dan hanya berjarak 30 meter dari rumah pribadi Sekretaris DPC PDIP Sragen Suparno.

Semua pimpinan parpol hadir dalam situasi ramah tamah itu. Petahana Yuni juga hadir, termasuk ibunda dan keluarga besarnya juga turut hadir. Calon wakil bupati (cawabup) pendamping Yuni, yakni Suroto, dari PKB tidak hadir dalam acara itu.

Covid-19 di Karanganyar Tambah 8 Kasus, Paling Banyak dari Kecamatan Ini

Bekerja Bersama

“Ini baru persiapan pendirian posko. Kami datang untuk bergotong-royong dan berembuk untuk konsep kebersamaan ke depan. Semua masukan parpol diterima sebelum deklarasi yang direncanakan pekan depan,” ujar Ketua DPC PDIP Sragen yang juga Koordinator Tim Pemenangan Yuni-Suroto, Untung Wibowo Sukowati, saat ditemui wartawan, Sabtu siang.

Bowo, sapaan akrabnya, menyampaikan gedung yang bercat hijau ini merupakan posko koalisi untuk pemenangan Yuni-Suroto di Pilkada 2020.

Dia mengatakan enam logo parpol dipasang semua dan tidak ada yang dominan supaya bisa bersama-sama memang di Pilkada, yakni menang bermartabat, tanpa saling menjatuhkan.

Putra Jawa Kelahiran Sumatra “Puja Kesuma”: Berdiri 1980, Kini Berbagi di Soloraya

“Kotak kosong kami siap. Kami sudah berembuk dan all out. Ada atau tidak adanya lawan itu, termasuk kotak kosong itu kami anggap sebagai rival karena aturannya 50% plus 1 suara,” ujar Bowo yang diamini pimpinan enam parpol lainnya.

Bowo melanjutkan partai koalisi Yuni-Suroto tidak mungkin memasang target 50% plus 1 suara itu, tetapi berani memasang target minimal bisa 80% suara sah di Pilkada.

Kepastian apakah Yuni akan melawan kotak kosong baru bisa diketahui pada Minggu (13/9/2020) pukul 24.00 WIB atau saat penutupan pendaftaran calon peserta Pilkada Sragen di KPU Sragen.

Share
Dipublikasikan oleh
Tika Sekar Arum