Covid-19 di Karanganyar Tambah 8 Kasus, Paling Banyak dari Kecamatan Ini
Bupati Karanganyar, Juliyatmono. (Solopos/Sri Sumi Handayani)

Solopos.com, KARANGANYAR -- Kasus Covid-19 di Karanganyar bertambah delapan kasus pada Jumat (11/9/2020) yang tersebar di empat kecamatan. Dari jumlah itu, sebanyak enam kasus baru Covid-19 merupakan kontak erat pasien positif yang sudah terdeteksi sebelumnya.

Sementara, Kecamatan Jaten tercatat penyumbang kasus baru terbanyak pada Jumat, yakni empat kasus. Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karanganyar sekaligus Bupati Karanganyar, Juliyatmono, menyampaikan empat kasus terdeteksi di Kecamatan Jaten.

Kasus baru itu merupakan hasil pelacakan kontak erat dari pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal pada Sabtu (5/9/2020).

28.772 Pelaku Usaha Karanganyar Lolos Verifikasi Penerima Bantuan Modal

"Yang empat dari Jaten. Itu kontak erat dari pasien yang meninggal Sabtu [pekan] lalu. Dia bekerja di salah satu kantor berita di Kota Solo tetapi bertugas di Kabupaten Karanganyar," ujar Juliyatmono saat dihubungi Solopos.com, Jumat malam.

Informasi yang dia terima, warga Kecamatan Jaten yang positif Covid-19 itu meninggal dunia setelah menjalani perawatan di salah satu rumah sakit swasta di Kota Solo.

Pasien tersebut memiliki riwayat penyakit penyerta. Pasien itu rutin menjalani terapi cuci darah atau hemodialisa karena menderita gagal ginjal. Proses pemakaman dilakukan pada Minggu (6/9/2020) dini hari dengan menerapkan protokol Covid-19.

Cerita Ojol Dihukum Bersihkan Sungai Gegara Tak Pakai Masker di Solo: Malunya Minta Ampun!

Pedagang Bubur Ayam

Dua kasus lain tercatat dari hasil pelacakan kontak erat kasus terkonfirmasi positif Covid-19 asal Kecamatan Colomadu. Pasien yang dimaksud adalah pedagang bubur ayam di sekitar Colomadu.

Pasien itu meninggal pekan lalu. Pasien tersebut diduga terkonfirmasi positif Covid-19 karena memiliki riwayat perjalanan ke luar kota dan kontak dengan orang dari wilayah terjangkit Covid-19. Mereka pergi ke luar kota pada akhir Agustus.

"Hasil pelacakan pasien yang meninggal beserta anggota keluarga pergi ke Purwokerto. Untuk menghadiri acara keluarga. Di acara itu, kerabat mereka dari Jakarta juga datang. Informasi yang diterima, kerabat mereka dari Jakarta ada yang dinyatakan positif Covid-19," ungkap dia.

Tragis, Siswi SMA Diperkosa 8 Pemuda Mabuk di Kebun Karet Jember

Hasil pelacakan itu sekaligus mengonfirmasi dugaan penjual bubur ayam terpapar Covid-19 bukan dari pembeli, melainkan interaksi dengan keluarga dari luar kota. Warga Kecamatan Colomadu itu dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 setelah meninggal dunia.

Sedangkan dua pasien positif Covid-19 lainnya dari Kecamatan Tasikmadu dan Kecamatan Jatiyoso. Dengan tambahan ini, jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Karanganyar mencapai 46 kasus aktif dan akumulasi 360 kasus.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom