Jenis Game Rekomendasi WHO Saat Social Distancing Covid-19
Ilustrasi bermain game atau gim pada smartphone. (Freepik)

Solopos.com, SOLO – Wabah virus corona Covid-19 mengharuskan masyarakat untuk melakukan pembatasan kontak fisik (physical distancing). Salah satu rekomendasi menghabiskan waktu social distancing adalah bermain game.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) member lampu hijau bagi masyarakat yang ingin bermain game saat physical distancing. Namun, ada beberapa anjuran yang patut diperhatikan.

Kisah Mahasiswa Asing Bertahan di Solo, Tak Keluar Asrama & Masak Sendiri

Dilansir Nintendo Enthusiast, Jumat (27/3/2020), WHO merekomendasikan waktu bermain game paling tidak 30 menit untuk orang dewasa dan 1 jam untuk anak-anak. Beberapa game aktif di antaranya yakni game Virtual Reality (VR) di mana pemainnya bisa bergerak aktif.

Game Rekomendasi Nintendo

Nintendo sebagai produsen konsol Nintendo Switch memiliki rekomendasi lain, salah satunya dengan bermain game Ring Fit Adventure.

Pejabat Pemkot Solo Kontak dengan Pasien Corona Grogol Jalani Karantina

Game tersebut dirancang untuk membuat pemain tetap aktif. Selain mendapatkan latihan harian, pemain juga akan aktif untuk mengikuti kisah game dan melawan monster.

Ada beberapa rekomendasi game lain untuk membuat pemain tetap aktif di Switch saat social distancing. Game itu seperti Mario Tennis Aces, Fitness Boxing, Just Dance 2020, dan Zumba Burn It Up.

Social Distancing

Social distancing merupakan tindakan kita menjaga jarak dengan orang lain apalagi dalam jumlah yang banyak atau dalam kerumunan.

Jarak yang biasanya diterapkan pada social distancing yaitu dengan radius enam kaki atau dua meter. Cara ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus dari orang yang terinfeksi.

Social distancing bisa diberlakukan dalam beberapa aspek seperti menutup sekolah, restoran, toko, bioskop, dan tempat-tempat lain di mana orang berkumpul, tidak menggunakan transportasi umum, beribadah di rumah, bekerja dari rumah, dan belajar dari rumah.

Imbauan untuk melakukan social distancing selama 14 hari kemudian membuat kementerian pendidikan meliburkan aktivitas pendidikan selama 2 pekan.

Sumber: Okezone.com


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho