Jelang Alih Status Jadi UIN, IAIN Salatiga Buka Program Doktoral

Rektor IAIN Salatiga Prof. Dr. Zakiyuddin Baidhawy, M.Ag. menyebut kelak UIN Salatiga akan buka program vokasi sesuai kebutuhan masyarakat.

 Sidang senat terbuka dalam rangka Wisuda ke-XIV IAIN Salatiga, Kamis (29/7/2021) di gedung Auditorium and Student Center Kampus III

SOLOPOS.COM - Sidang senat terbuka dalam rangka Wisuda ke-XIV IAIN Salatiga, Kamis (29/7/2021) di gedung Auditorium and Student Center Kampus III

Solopos.com, SALATIGA — Menjelang alih status menjadi Universitas Islam Negeri atau UIN, Institut Agama Islam Negeri atau IAIN Salatiga membuka program strata tiga/doktoral.

Hal tersebut disampaikan oleh Rektor IAIN Salatiga, Prof. Dr. Zakiyuddin Baidhawy, M.Ag. pada sidang senat terbuka dalam rangka Wisuda ke-XIV IAIN Salatiga, Kamis (29/7/2021) di gedung Auditorium and Student Center Kampus III.

“Tahun ini, BAN-PT dan Dirjen Pendis telah memberi izin IAIN Salatiga untuk membuka program strata tiga/doktoral. Jadi di masa yang akan datang, kita bisa mewisuda tiga jenjang/strata pendidikan, dari sarjana sampai doktoral semua ada,” ujarnya di depan wisudawan yang mengikuti prosesi secara daring.

“Mulai 3 Agustus mendatang, proses transformasi IAIN menuju UIN sudah maju ke Kemenpan-RB. Memang masih ada proses lain yang menunggu, tapi progres ini tentu menjadi harapan baru,” lanjut Prof. Zakiyuddin.

Baca Juga: Positif Corona, 2 Pasangan Calon Pengantin Di Wonogiri Tunda Akad Nikah

Dirinya menyampaikan kelak UIN Salatiga juga akan membuka program vokasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat. “Di era revolusi industri 4.0 seperti sekarang, banyak pekerjaan yang hilang terganti dengan kemajuan teknologi. Tapi perlu diingat bahwa ada lebih banyak peluang pekerjaan yang terbuka dari kemajuan tersebut. Peluang itulah yang akan kita isi dengan cara membuka program vokasi sesuai kebutuhan pasar.”

Lebih lanjut, Rektor IAIN Salatiga berpesan kepada para wisudawan untuk menjadi insan yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

“Wisudawan IAIN Salatiga harus bisa bermanfaat untuk masyarakat. Jadikan potensi diri sebagai sarana untuk memajukan masyarakat. Saya selalu berharap para wisudawan bisa menjadi contoh yang baik bagi sekitarnya.”

Baca Juga: Akses ke Bandara YIA Semakin Mudah dengan Kehadiran Tol

“Semoga wisuda semester depan kita sudah bisa melakukan prosesi secara luring. Agar hal tersebut tercapai, tentu harus ada kerjasama semua pihak agar kita bisa segera keluar dari pandemi. Peran sivitas akademika IAIN Salatiga, termasuk para wisudawan dan alumni dalam hal itu juga sangat diperlukan. Sebagai akademisi, kita harus jadi tulang punggung dan pelopor untuk bisa membudayakan protokol kesehatan di lingkungan sekitar,” pungkasnya memberi amanat.

Pada kesempatan tersebut, ada sebanyak 639 wisudawan yang mengikuti prosesi wisuda. “Dari jumlah total wisudawan, 53 di antaranya adalah mahasiswa program pascasarjana magister dari program Pendidikan Agama Islam [29 orang], Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah [17 orang], dan Ekonomi Syariah [tujuh orang],” jelas Ketua Panitia Wisuda ke-XIV IAIN Salatiga, Prof. Dr. Saerozi, M.Ag.

Sedangkan wisudawan dari program sarjana/strata satu berjumlah 586 orang dengan rincian 338 wisudawan dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, 42 wisudawan dari Fakultas Dakwah, 46 orang dari Fakultas Syariah, 59 orang dari Fakultas Ushuluddin dan Adab Humaniora, dan 101 orang dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.

Baca Juga: Suarakan Protes PPKM, Kelompok Pemuda Pati Gelar Pasar Gratis

IAIN Salatiga juga memberikan apresiasi kepada para wisudawan yang berprestasi akademik maupun non-akademik. “Prestasi tidak diraih secara tiba-tiba, ada jalan panjang yang harus dilalui sebelumnya. Raihan prestasi tersebut adalah nilai positif yang sangat membanggakan. Maka dari itu kami beri apresiasi setinggi-tingginya kepada para wisudawan. Semoga potensi yang dimiliki bisa dikembangkan lebih lanjut,” kata Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. Sidqon Maesur, Lc., M.A.

Berita Terkait

Espos Premium

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Pemerataan akses listrik di Indonesia bisa banyak terbantu dengan teknologi panel surya. Teknologi ini ramah lingkungan dan bisa dibangun di banyak tempat dan banyak pulau di Indonesia.

Berita Terkini

KLHK Pantau Keberadaan Macan Tutul di Pegunungan Lasem Rembang

Selain dugaan keberadaan macan tutul, ada pula hewan terancam punah lainnya di Pengunungan Lasem Rembang.

Pemkab Grobogan Fasilitasi Swab Antigen Peserta Tes CPNS

Link pendaftaran swab antigen bagi peserta tes CPNS sudah diunggal melalui akun Instagram BKPPD Grobogan.

Fix! Dokter Cabul di Semarang yang Campurkan Sperma ke Makanan Istri Teman Idap Kelainan Jiwa

Dokter berinisial DP, 31, yang menjadi tersangka kasus asusila karena mencampurkan sperma ke makanan istri temannya di Semarang dinyatakan mengidap kelainan jiwa.

Bioskop di Kudus Dibuka Kembali, Ini Syarat Bagi Penonton

Berada pada PPKM level 2, Kabupaten Kudus mengizinken bioskop buka dengan protokol kesehatan ketat bagi penonton.

1.681 Ibu Hamil di Kendal Sudah Ikut Vaksinasi Covid-19

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kendal, Wynee Frederica meminta ibu hamil yang ada di wilayahnya untuk tidak takut vaksinasi.

Silaturahmi ke Kediaman Habib Luthfi Pekalongan, Airlangga: Beliau Orang Tua Kita

Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) Airlangga Hartarto sowan ke kediaman Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya atau Habib Luthfi.

Bikin Penasaran! Wisata Curug Sirawe Batang Tawarkan Pesona Aliran Air Panas dan Dingin Terjun Bersama

Wisata Curug Sirawer Batang memiliki keunikan yakni curug air panas yang bersuhu tinggi dan satu curug bersuhu sangat dingin mengucur bersamaan.

Sudah Punya 20, Kota Semarang Bakal Ketambahan 4 Rumah Sakit Anyar, Mana Saja?

Akan ada empat rumah sakit (RS) baru di Kota Semarang. Dengan tambahan rumah sakit ini diharapkan bisa mengakomodasi pasien Covid-19 yang banyak.

Istana Konglomerat Pertama Asia Tenggara di Semarang Kini Jadi Perkantoran, Ini Lokasinya!

Dahulu memiliki luas hingga 81 ha, istana konglomerat Asia Tenggara di Semarang kini berubah jadi perkantoran. Kira-kira di mana lokasinya?

Ganjar Sebut Jateng Segera Bentuk Brinda, Ini Fungsinya

Usulan pembentukan Brinda ini bahkan sudah masuk dalam pembahasan antara Pemprov Jateng dengan DPRD Jateng dalam rapat paripurna.

Hubungan Tak Direstui, Pemuda di Grobogan Nekat Gantung Diri

Cerita keluarga hubungan korban tidak direstui orang tua kekasihnya diduga itu yang membuat pemuda di Grobogan gantung diri.

JoMan Usung Ganjar Jadi Capres, Ini Reaksi Gubernur Jateng

Selama ini, Ganjar memang terkesan acuh setiap ditanya perihal dukungan sejumlah kelompok terkait pencalonannya sebagai presiden pada Pilpres 2024.

Innalillahi, 99 Anak Salatiga Kehilangan Orang Tua Gegara Covid-19

Catatan Pemkot Salatiga, sejak awal pandemi hingga Agustus 2021, sudah ada 99 anak di Salatiga yang kehilangan orang tuanya karena terpapar Covid-19.

Tim Basket Satya Wacana Saints Salatiga Umumkan Pergantian Pelatih

Mantan kapten tim SWSS musim 2010-2011 yaitu Jerry Lolowang terpilih sebagai pengganti Efri Meldi.

Rekonstruksi Pembunuhan Taruna PIP Semarang Digelar, Polisi Temukan Fakta Baru

Polisi menggelar reka ulang penganiayaan taruna PIP Semarang oleh senior yang berujung kematian. Ada sejumlah fakta baru yang terungkap.