Suarakan Protes PPKM, Kelompok Pemuda Pati Gelar Pasar Gratis

Aksi ini merupakan bentuk protes para pemuda di Bumi Mina Tani atas kebijakan PPKM Darurat yang tidak memberikan solusi bagi pelaku usaha tradisional,

 Ilustrasi Food Bank di masa pandemi (Sumber:Freepik.com)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi Food Bank di masa pandemi (Sumber:Freepik.com)

Solopos.com, PATI — Meskipun kondisi sedang serba sulit karena masa pandemi, namun tetap saja ada aksi-aksi kemanusiaan yang memberikan bantuan secara nyata kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19, khususnya pada saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang berlangsung pada 3-20 Juli 2021 lalu.

Salah satu unggahan video di laman Instagram @patisakpore, Kamis (29/7/2021), menunjukan sejumlah pemuda di Kabupaten Pati membuka pasar gratis. Aksi ini merupakan bentuk protes para pemuda di Bumi Mina Tani atas kebijakan PPKM Darurat yang tidak memberikan solusi bagi pelaku usaha tradisional, seperti toko kelontong dan warung makan yang tidak bisa menuai hasil seperti biasanya.

Meskipun pemerintah memperbolehkan warung tetap buka, tetapi dengan sistem take away dianggap sangat menyulitkan dan akhirnya para pedagang memilih untuk tutup warung daripada harus berurusan dengan aparat. Karena itulah, sejumlah pemuda Pati menggelar pasar gratis sebagai bentuk protes.

Baca Juga : Kuliner Petis Kambing Runting Khas Pati, Berawal dari Daging Kambing Kurban yang Melimpah

Pasar gratis ini digelar di sebelah timur Jl. Kolonel Sunandar, tepatya di depan Gedung Olahraga Pesantenan, Kabupaten Pati. Menurut salah satu penggagas Pasar Gratis, Serly Luthfi, kegiatan yang dilakukannya dan teman-temannya ini bukan aksi bantuan sosial yang beberapa tidak tepat sasaran. Namun, kegiatan ini merupakan aksi sosial dan bentuk protes kepada pemerintah.

Pasar Gratis Pati
Pasar Gratis Pati (Instagram/@patisakpore)

Mereka menggelar tikar dan menjajakan berbagai barang di emperan, di antaranya makanan, sayuran hingga pakaian. Masyarakat dipersilahkan mengambil barang-barang secukupnya secara gratis. Dalam sekejap, warga yang lewat menyerbu makanan serta sayur-sayuran gratis ini. Lapak dibuka pada pukul 17.00 WIB dan dalam waktu 20 menit.

Selain mengambil barang secara gratis, masyarakat juga diperkenankan menyumbang barang-barangnya. Boleh makanan maupun pakaian yang sudah tidak terpakai. Diharapkan dengan gerakan semacam ini, sikap saling tolong menolong, gotong-royong antarmasyarakat terbentuk. Sehingga tidak ada berita dan cerita orang meninggal lantaran kelaparan atau sedang mengalami isolasi mandiri di rumah.

Baca Juga: Masjid Agung Pati Saksi Sejarah Bumi Mina Tani

Hingga saat ini, pemerintah pusat masih menerapkan kebijakan PPKM  dengan istilah PPKM Level 4. Melalui kebijakan ini, pemerintah memberikan kelonggaran, seperti diperbolehkan makan di warung atau rumah makan namun hanya dalam waktu 20 menit, toko-toko dan pasar nonesensial diperbolehkan buka dengan protokol kesehatan ketat.

Untuk pusat pembelanjaan modern, seperti mal masih tutup dan untuk berpergian harus menyertakan surat vaksin, surat kerja, dan surat keterangan negatif Covid-19 melalui uji usap PCR dengan minimal waktu 2 x 24 jam.

Kegiatan peribadatan di rumah ibadah masih ditiadakan dan segala macam bentuk seni pertunjukan juga dihentikan sementara. Rencananya, kebijakan ini akan berlangsung hingga 2 Agustus 2021.


Berita Terkait

Berita Terkini

Pengurus Baru IPHI Sidorejo Salatiga Dilantik, Ini Ketuanya

Setelah tertunda setahun akibat pandemi Covid-19, pengurus baru IPHI Sidorejo, Kota Salatiga, dilantik.

Beredar Video Tol Batang-Semarang Akan Ditutup Total, Ini Faktanya

PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) memberikan klarifikasi terkait beredar video yang menyebutkan Tol Batang-Semarang akan ditutup pada 25 Oktober hingga 4 November.

Ratusan Ribu Batang Rokok Disita Bea Cukai Kudus

Sebanyak 358.560 batang rokok ilegal disita Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kudus, Jawa Tengah.

Tak Kuat Tanjakan, Truk Kontainer Sebabkan Kecelakaan di Tol Semarang

Kecelakaan melibatkan truk kontainer dengan empat mobil terjadi di Tol Semarang, Jawa Tengah (Jateng).

Petani Di Grobogan Tewas Tersetrum Jebakan Tikus di Sawah

Warijo, 56, warga Desa Krangganharjo, Kecamatan Toroh, Grobogan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik jebakan tikus di sawahnya.

109 Objek Wisata Banyumas Buka Lagi, Pemerintah Wajibkan Ini

Sebanyak 109 objek wisata di Kabupaten Banyumas mulai buka kembali di tengah PPKM level dua, tetapi wajib memiliki aplikasi PeduliLindungi.

Mantap! Seniman Soloraya Dominasi Bhayangkara Mural Festival

Polda Jateng menggelar Bhayangkara Mural Festival 2021, di mana urutan 11 terbaik didominasi seniman dari wilayah Soloraya.

Tak Hanya di Salatiga, Gempa Juga Guncang Semarang & Temanggung

Gempa bumi di daratan atau gempa darat tidak hanya terjadi di Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng), tapi juga di wilayah Kabupaten Semarang dan Temanggung.

Waduh! Solar Kian Langka, Nelayan di Rembang Enggan Melaut

Nelayan di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah (Jateng) harus menghentikan aktivitas melaut menyusul solar langka.

Menikmati Night View Purwokerto dari Puncak Agaran, Syahdu...

Bukit Agaran ini berada di Desa Melung, Kecamatan Kedungbanten, atau sekitar 15 km dari Purwokerto menuju arah utara.

Jangan Panik! Rentetan Gempa Salatiga Tak Berpengaruh ke Merapi

BPPTKG menyebutkan rentetan 15 kali gempa bumi yang terjadi di Salatiga dan Ambarawa tak berpengaruh pada aktivitas Gunung Merapi.

Rentetan 15 Kali Gempa Terjadi di Salatiga & Ambarawa, Ini Kata BMKG

Sejak Sabtu (23/10/2021) dini hari hingga siang pukul 14.00 WIB, rentetan 15 kali gempa bumi terjadi di wilayah Kota Salatiga dan Ambarawa.

Salatiga & Ambarawa Diguncang Gempa, Netizen: Setiap 15 Menit Gempa

Rentetan gempa bumi yang terjadi di Salatiga, Ambarawa, dan sekitarnya membuat warganet panik.

Salatiga-Ambarawa Diguncang Gempa, BMKG: Dangkal, Warga Tak Perlu Panik

BKMG menyebut gempa yang terjadi di Kota Salatiga dan Ambarawa merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar lokal Merapi-Merbabu.

Istimewanya Lentog Tanjung, Perpaduan Opor dan Semur yang Nikmat

Lentog tanjung merupakan hidangan lontong dicampur dengan sayur lodeh tahu dan gori atau nangka muda.

2 Gempa Susulan Kembali Goyang Ambarawa

Gempa susulan pada 09.34 WIB berkekuatan Magnitudo 3.0 dan gempa kedua pada pukul 09.51 WIB berkekuatan Magnitudo 3.3.