Jateng Butuh 2 Juta Vaksin per Pekan Untuk Capai Herd Immunity

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) sedang mengajukan alokasi vaksin sekitar 2 juta dosis per pekan untuk capai Herd Immunity.

 Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, saat memimpin rapat koordinasi penanganan Covid-19 di kantornya, Senin (5/7/2021). (Semarangpos.com-Humas Pemprov Jateng)

SOLOPOS.COM - Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, saat memimpin rapat koordinasi penanganan Covid-19 di kantornya, Senin (5/7/2021). (Semarangpos.com-Humas Pemprov Jateng)

Solopos.com, SEMARANG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) sedang mengajukan alokasi vaksin sekitar 2 juta dosis per pekan. Dengan alokasi itu, Jateng pun menargetkan bisa memenuhi target herd immunity pada akhir tahun nanti.

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, mengaku saat ini tengah melakukan percepatan vaksinasi Covid-19 di Jateng. Meski demikian, upaya itu terkendala minimnya alokasi vaksin yang diterima Jateng. Dari target 28 juta masyarakat yang divaksin, hingga kini baru menerima seperlimanya.

“Vaksinasi kami siap melakukan percepatan, bahkan kami sudah desiain percepatan sampai 300 persen. Tapi, rupanya kalau kita hitung, baru dapat alokasi seperlima vaksin dari target,” ujar Ganjar seusai menggelar rapat penanganan Covid-19 di kantornya, Senin (19/7/2021).

Baca juga: Tegakkan Aturan PPKM Darurat, Satpol PP Kota Semarang Janji Lebih Humanis

Untuk itu, pihaknya sudah meminta Menteri Kesehatan dan Menteri Koordinator Maritim dan Investasi agar dilakukan penambahan alokasi vaksin untuk Jateng. Setidaknya lanjut dia, alokasi yang dibutuhkan Jateng adalah dua juta dosis vaksin dalam sepekan.

“Kalau kita mendapaatkan alokasi sepekan dua juta, maka kita akan mencapai target lebih cepat untuk vaksinasi. Dan ini tentu akan mempercepat pencapaian herd immunity sampai akhir tahun sebesar 70 persen,” imbuhnya.

Semangat vaksinasi di Jateng lanjut Ganjar sangat tinggi. Bahkan setiap rapat dengan bupati dan wali kota di Jateng, semuanya meminta tambahan vaksin karena selalu kehabisan.

“Banyak yang kehabisan, sehingga capaian vaksinasi kurang. Kecuali tiga kota besar yang sudah mencapai target lebih, yakni Solo, Salatiga dan Magelang,” ucapnya.

Baca juga:

Wilayah Jateng Masih Butuh Vaksin

Daerah lain lanjut Ganjar masih belum mencapai target. Apalagi daerah dengan luas wilayah besar dan penduduk cukup banyak. “Banyumas, Brebes, Grobogan dan Cilacap itu perlu dibantu. Penduduknya banyak sekali. Jadi kami berharap alokasi bisa diberikan lebih banyak,” imbuhnya.

Ia berharap dalam waktu dekat tambahan vaksin untuk Jateng akan segera didapat. Meski semua daerah semangat dalam melakukan vaksinasi, Ganjar tetap mengingatkan agar lansia menjadi prioritas.

Sementara itu, Pj Sekda Jateng, Prasetyo Aribowo, saat rapat memaparkan target vaksinasi di Jateng total ada 28 juta. Dari target itu, yang sudah mendapatkan suntikan vaksin pertama di Jateng sampai saat ini baru 4,4 juta atau 15,39 persen dari target.

“Sementara yang sudah mendapat vaksin suntikan kedua baru 2,2 juta orang atau sekitar 7,82 persen dari target,” katanya.

 

 


Berita Terkait

Espos Premium

Berita Terkini

Wringin Seto, Kepercayaan Asli Warga Blora Lahir di Solo

Ajaran Kekandangan Wringin Seto pertama kali disebarkan oleh Eyang Amiseno dan Amiluhur. Kedua eyang tersebut adalah saudara kembar yang hidup dalam rentang tahun 1818-1915.

Indahnya Wisata Alam Guci di Bumi Bahari Tegal

Wisata Guci terletak di lereng Gunung Slamet dengan ketinggian 1.050 – 1250 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan memiliki luas 20 hektare terkenal dengan air terjun dan pancuran air panas.

Seleksi CASN Kemenkum HAM Transparan & Bebas KKN, Jangan Percaya Calo!

Peserta seleksi CASN Kementerian Hukum dan HAM diimbau tidak percaya oknum atau orang yang tidak bertanggungjawab, yang menjanjikan bisa membantu atau meluluskan.

Kraca, Kuliner Khas Banyumas dari Keong

Kraca merupakan kuliner khas Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah yang bahan dasarnya berupa keong sawah.

Tak Bisa Renang, Bocah asal Grobogan Tenggelam di Saluran Irigasi

Lutfia Fadilla, 11, tenggelam di saluran irigasi Dusun Tuwung, Desa Suru, Kecamatan Geyer, Selasa (19/10/2021) karena tidak bisa berenang.

Dulu Sinyal Susah, Ganjar Datang Kini Internet di Desa Ini Ngebut

Peningkatan layanan Internet di desa itu sangat berpengaruh positif terhadap keberlangsungan pendidikan dan ekonomi warga.

Jateng Borong Penghargaan Proklim 2021 dari KLHK

Selain Pemprov Jateng, dua desa di Jateng yakni Sruni di Kabupaten Boyolali dan Sambak di Kabupaten Magelang memperoleh penghargaan tertinggi.

Penagih Pinjol Pakai Foto Porno Gajinya Rp3 Jutaan

Penagih pinjaman online yang dibekuk Polda Jateng mengaku mendapat gaji Rp3 juta hingga Rp4 juta per bulan.

Jalan Rusak di Banjarnegara Parah Banget: Brocel Kayak Sungai Kering

Kondisi jalan rusak di kawasan Krungrungan Asinan, Kecamatan Kalibening, Banjarnegara, dikeluhkan warganet karena wujudnya seperti sungai kering yang brocel-brocel.

Tedak Siten, Tradisi Jawa yang Kian Meredup

Tedak Siten adalah bahasa simbolik yang mengajarkan tentang kearifan hidup, seperti bagaimana hubungan manusia, alam dan Tuhan secara harmoni.

Pinjol Ilegal Bunga Rp100.000/Hari, Nagih Pakai Foto Porno

Perusahaan pinjaman online ilegal di Jogja terbongkar, bunganya mencapai Rp100.000 per hari.

Sempat Dilaporkan Hilang, Pendaki Gunung Andong Ditemukan Selamat

Seorang remaja yang dilaporkan hilang saat mendaki Gunung Andong, Kabupaten Magelang, sejak Minggu (17/10/2021) sore, dikabarkan telah ditemukan.

Sedih! SKTM Ditolak, Pasutri di Brebes Tak Bisa Ambil Bayi di RS

Kisah sedih dialami keluarga di Brebes yang tidak bisa membawa pulang bayinya dari rumah sakit setelah pengajuan SKTM ditolak.

Lakukan Pendakian di Gunung Andong, Remaja Magelang Hilang

Seorang remaja dikabarkan hilang saat melakukan pendakian di Gunung Andong, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah (Jateng).

Begini Awal Terungkapnya Perbuatan Bejat Pelatih Voli di Demak

Perbuatan pelatih voli di Kabupaten Demak, yang mencabuli belasan atlet atau anak didiknya yang masih di bawah umur terungkap setelah salah satu korbannya hamil.

Hadapi Era Industri 4.0, UKSW Gandeng PT SCI Gelar Webinar

Guna mempersiapkan lulusan perguruan tinggi memasuki dunia industri 4.0, UKSW bekerja sama dengan PT SCI menggelar webinar dan rekruitmen.