Tutup Iklan

Tegakkan Aturan PPKM Darurat, Satpol PP Kota Semarang Janji Lebih Humanis

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang bertekad melakukan penegakan aturan PPKM darurat dengan lebih santun dan humanis.

 Satpol PP Kota Semarang semprot warung dengan air dari mobil damkar. Aksi ini viral di media sosial Instagram. (Instagram)

SOLOPOS.COM - Satpol PP Kota Semarang semprot warung dengan air dari mobil damkar. Aksi ini viral di media sosial Instagram. (Instagram)

Solopos.com, SEMARANG — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang bertekad menegakkan aturan PPKM darurat dengan lebih santun dan humanis.

Hal itu disampaikan Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto, dalam keterangan resmi melalui rekaman video, Senin (19/7/2021).

Fajar mengaku telah menginstruksikan kepada seluruh anggotanya untuk bersikap tegas dalam penegakkan aturan PPKM darurat. Kendati demikian, ia meminta para anggota untuk menjunjung sikap santun, sopan, dan humanis kepada masyarakat.

“Perkembangan PPKM darurat seperti ini. Maka saya minta kalian [anggota Satpol PP] tegas, santun, dan humanis,” kata Fajar dalam video berdurasi 1 menit 29 detik.

Baca juga: Ajak Warga Tetap di Rumah, Pemuda Salatiga Bagikan Bibit Sayuran

Fajar meminta anggota Satpol PP Kota Semarang mengubah pola penegakkan aturan PPKM Darurat. Jika dulu, praktik penegakkan kerap bersinggungan dan menimbulkan gesekan dengan masyarakat, pola tersebut harus diubah.

“Jangan sampai apa yang kita lakukan dipersepsikan tidak pas. Sesuaikan dengan SOP terbaru, sehingga kita bisa nyaman menjalankan tugas,” tutur Fajar.

Fajar juga meminta kepada anggotanya jika akan melakukan penyitaan barang berkomunikasi dulu dengan pemilik. Selain itu, pihak pemilik barang harus mendapatkan tanda bukti penyitaan. Agar tidak terjadi permasalah di markas Satpol PP Kota Semarang.

“Kemudian kalau ada operasi yustisi di tingkat kecamatan. Jika itu tidak berkaitan dengan PPKM mikro, maka minta laporan dulu ke pihak kecamatan untuk memberikan teguran ke pelanggaran sebanyak tiga kali. Kalau itu sudah dilakukan baru kita bisa turun tangan,” tuturnya.

Baca juga: Penjual Ikan Pesan 1 Kg Sabu-Sabu dari Malaysia, Terbongkar di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang

Teguran Satpol PP Kota Semarang

Fajar menambahkan untuk sanksi bagi pelanggar PPKM Darurat akan lebih dulu diberikan teguran secara lisan. Kemudian tertulis dari kecamatan dan kelurahan.

Jika pelanggar masih membandel, petugas Satpol PP  akan membubarkan kegiatan. Penutupan sementara berlaku bagi kegiatan olahraga, toko modern, kafe, restoran, dan karaoke.

Baca juga: Salut! Pengusaha Restoran di Pekalongan Ini Suplai Makanan untuk Warga Isoman

Penyitaan sarana usaha dan kartu identitas oleh petuga Satpol PP berlaku bagi pedagan kaki lima (PKL). Juga pemilik toko modern, kafe, restoran, dan tempat karaoke.

“Seluruhnya harus didahului teguran lisan dan tertulis. Jika masih bandel, baru dilakukan tindakan,” tutur Fajar.

Sebelumnya, Satpol PP Kota Semarang kerap menerima kritik dan hujatan. Hal itu dikarenakan sikap dalam penegakkan aturan PPKM darurat yang dianggap arogan. Seperti melakukan penyemprotan air ke pemilik tempat usaha dan penyitaan sarana usaha.

 

 


Berita Terkait

Espos Plus

Data Jadi Urat Nadi Ekonomi Digital, Kepercayaan adalah Jantungnya

+ PLUS Data Jadi Urat Nadi Ekonomi Digital, Kepercayaan adalah Jantungnya

Bagi perusahaan siber, privasi, keberlanjutan, perlindungan hukum, dan keamanan fisik berjalan beriringan dengan kepercayaan karena semuanya saling berhubungan.

Berita Terkini

Hidden Canyon, Mutiara Tersembunyi di Kaki Pegunungan Muria

Alasan penamaan tersebut karena ngarai tersebut berada di tempat tersembunyi dan memang belum banyak diketahui keberadaanya oleh banyak orang karena akses jalannya yang sulit.

Januari 2022 Puncak Musim Hujan, Jateng Siaga Banjir

BMKG memprediksi puncak musim hujan terjadi pada Januari 2022 dan mengingatkan warga Jateng waspada karena termasuk wilayah siaga banjir.

Saung Diterjang Banjir, Kakek di Brebes Terseret Arus Sungai Pemali

Seorang kakek di Brebes, Jawa Tengah (Jateng), dikabarkan hanyut akibat banjir yang melanda Sungai Pemali.

Innalillahi! Bus Rombongan Warga Toroh Grobogan Nyemplung ke Sungai

Bus rombongan warga Desa Genengadal, Kecamatan Toroh terguling dan masuk sungai di Desa Jeketro, Kecamatan Gubug, Grobogan.

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Bus Sudiro di Tol Semarang-Solo

Bus PO Sudiro Tungga Jaya jurusan Jakarta-Yogyakarta mengalami kebakaran di tol Semarang-Solo, Bergas, Kabupaten Semarang.

Angkut 30 Penumpang, Bus Sudiro Tunggal Kebakaran di Tol Semarang-Solo

Gangguan mesin menyebabkan bus PO Sudiro Tunggal mengalami kebakaran saat melintasi tol Semarang-Solo, tepatnya di Kabupaten Semarang.

PLN Bagikan Gerobak Molis kepada UKM Jateng, Dorong Produktivitas Usaha

PLN memberikan bantuan gerobak motor listrik (molis) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada pelaku UKM di Jateng untuk meningkatkan produktivitas usaha.

Polres Kudus Gerebek Tempat Produksi Minuman Keras Jenis Arak

Jajaran Polres Kudus menggerebek tempat produksi minuman keras atau miras di sebuah gudang, di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus.

Sidak Wali Kota Semarang Viral, Warganet Ramai Ikutan Usul Ini

Unggahan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat melakukan sidak di Kantor Kelurahan Bulusan, di akun instagram pribadinya mendadak viral.

Sejarah Vihara Buddhagaya Semarang

Vihara Buddhagaya di Semarang, Jawa Tengah, memiliki sejarah panjang karena didirikan sejak 500 tahun lalu, tepatnya saat keruntuhan Majapahit.

Indahnya Sunrise di Taman Posong Lereng Sindoro Temanggung

Wilayah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, memiliki pesona wisata alam yang indah dan masih baru seperti Taman Posong.

Wisata Makam Apung di Pantai Sayung, Tak Tersentuh Air Laut

Demak memiliki objek wisata religi berupa makam apung milik Mbah Mudzakir yang konon tidak pernah terendam air laut meski terjadi gelombang tinggi.

Tragedi Berdarah! 5 Warga Slawi Tewas Diracun Dukun Pengganda Uang

Kisah tragis kali ini tentang tragedi berdarah yang merenggut lima nyawa warga Slawi akibat ulah dukun pengganda uang.

Banyak Tambang Ilegal di Merapi Rusak Lingkungan, Ganjar Pranowo Pusing

Gubernur Ganjar Pranowo meminta pemerintah pusat tidak sembarangan menerbitkan izin usaha penambangan karena banyak yang merusak lingkungan dan membuatnya pusing.

Kontroversi Gelar Kartini, Mestinya R. Ay Bukan RA, Begini Ceritanya

Gelar RA yang disematkan kepada Kartini sebagai tokoh emansipasi wanita di Indonesia kurang tepat, karena dalam budaya Jawa gelar Kartini mestinya R.Ay.

Wisata Seru ke Wonosobo: Romantis, Eksotis & Magis

Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, memiliki sederet objek wisata alam yang romantis, eksotis, dan magis.