Kepala Disporapar Jawa Tengah Sinoeng N. Rahmadi. (Antara-Achmad Zaenal M.)

Solopos.com, SEMARANG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) akan mengencarkan promosi wisata ke negara-negara di kawasan Timur Tengah (Timteng) pada 2020 nanti.

Hal itu dilakukan sebagai upaya mendorong minat wisatawan mancangera (wisman) asal Timteng untuk berkunjung ke Jateng.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jateng, Sinoeng N. Rachmadi, mengatakan saat ini tingkat kunjungan wisman asal Timteng ke Jateng tergolong rendah. Bahkan kalah dari dua negara di kawasan Asia Tenggara, Vietnam maupun Thailand.

“Padahal, secara logika sebagai negara muslim kita ini punya banyak potensi. Tapi, kenapa mereka [turis Timteng] lebih senang ke sana [Vietnam dan Thailand],” ujar Sinoeng saat diwawancarai Semarangpos.com di Semarang, beberapa waktu lalu.

Sinoeng menyebutkan saat ini kunjungan wisman asal Timteng ke Jateng masih terhitung sedikit. Data yang diperolehnya menyebutkan jumlah wisman asal Timteng hanya berkisar di angka 0,3% dari total wisman yang berkunjung ke Jateng.

“Jumlahnya masih sedikit, sekitar 0,3% dari seluruh wisman yang berkunjung. Kalau jumlah wisman kita sekitar 850.000, berarti kan baru sekitar 28.000-an. Target saya, kalau bisa 100.000 wisman,” terang mantan Kepala Satpol PP Jateng itu.

Menurut Sinoeng, untuk menarik kunjungan wisatawan asal Timteng, pihaknya akan lebih gencar melakukan promosi. Selain itu, konsep wisata halal harus lebih ditekankan guna menarik minat wisatawan ke negara-negara muslim tersebut.

“Kita akan kirim duta wisata, mereka akan bertugas mempromosikan potensi wisata yang kita miliki, terutama wisata halal. Ya, supaya masyarakat di sana lebih mengenal wisata di Jateng,” ujar Sinoeng.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten