Jangan Asal Ketik dan Ucap, Selalu Ingat dan Perhatikan Etika Berinternet Ini
ilustrasi (Freepik)

Solopos.com, SOLO--Internet adalah sebuah jaringan yang menghubungkan kita dengan orang lain tanpa batas waktu dan tempat. Tentunya, ini sangat membantu kebutuhan manusia dalam berkomunikasi dengan yang lain, membantu pekerjaan lebih mudah, dan masih banyak lagi.

Meskipun mempermudah pekerjaan atau kebutuhan manusia, Internet juga bisa disalahgunakan untuk melakukan kejahatan atau yang disebut sebagai Cyber Crime.

Hal ini biasanya dilakukan di media sosial karena di media sosial banyak sekali berbagai tipe orang, karakter, gaya hidup, dan tujuan mereka yang berbeda. Namun kadang motif orang lain dalam menggunakan Internet atau media sosial tak selalu terlihat.

Untuk itu, perlu adanya etika dalam penggunaan Internet ataupun teknologi, yang dikenal dengan Cyber Ethics (Etika Cyber). Ini merupakan aturan dan etika dalam menggunakan teknologi atau Internet.

Enggak Jadi Menteri, Rudy Wali Kota Solo: Saya Juga Tidak Mau!

Selain itu, kita juga perlu mengetahui tentang netiket atau Nettiquette. Istilah ini berarti etika dalam berkomunikasi menggunakan Internet seperti mengirim surat, menggunakan media sosial, dan sebagainya.

Pada dasarnya netiquette merupakan panduan untuk bersikap dan berperilaku sesuai dengan kaidah normatif di lingkungan Internet. Dengan mematuhi peraturan ini, tentunya akan sangat bermanfaat dan membantu dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain, tanpa harus mengalami masalah atau salah pengertian dengan orang lain.

Merangkum dari suara.com dan sumber lain belum lama ini, berikut beberapa contoh etika berinternet yang ditetapkan oleh IETF (The Internet Engineering Task Force).

One to one communications

One to one communications adalah komunikasi yang terjadi pada satu individu denga individu lainnya. Misalnya, ketika dua individu bercakap atau mengirim email.

Ingatlah untuk tetap berbicaralah sopan layaknya saat kalian berkomunikasi di dunia nyata. Kemudian, perlakukan akun email ataupun sosial media, seperti pribadimu sendiri dan tidak mengumbar password sebagai barang publik.

Dalam penulisan kata, berhati-hatilah saat menggunakan huruf kapital, karena bisa menyebabkan orang salah paham. Lalu, Jawablah pertanyaan lawan bicara dengan baik dan mudah dimengerti. Kalian juga bisa menjadi pendengar yang baik serta saling memberi respons yang positif.

Tangguh! Ibu-Ibu Teknisi Bengkel Di Sragen Ini Mampu Sekolahkan 2 Anaknya Jadi Perawat

One to many communications

Konsep komunikasi one to many communications adalah komunikasi yang terjadi antar individu dengan beberapa orang atau kelompok atau sebaliknya. Hal ini seperti pola komunikasi pada blog, komunitas, situs web dan lain-lain.

Dalam konsep ini, kalian dituntut untuk membaca dengan teliti dan memahami bacaan yang dibaca. Kemudian, berhati-hatilah dengan kata-kata yang akan ditulis ataupun diucapkan, karena bisa saja hal itu menyinggung seseorang.

Jangan mengirim sebuah artikel atau teks berbau pemalsuan, SARA, pornografi, ataupun sejenisnya yang merugikan banyak pihak. Ingatlah bahwa di Internet banyak orang yang memiliki kebudayaan dan keyakinan yang berbeda-beda

Jika tidak setuju dengan seseorang yang berujung menjadi perselisihan di sebuah forum atau perdebatan yang melibatkan banyak orang, lebih baik diselesaikan secara pribadi.

Internet dihuni oleh beragam orang  dengan latar kehidupan yang berbeda-beda,  sehingga mengetahui etika berinternet adalah cara terbaik agar tidak terjadi perselisihan. Dengan kata lain disimpulkan cyber ethics merupakan adopsi dari konsep etika tradisional yang diterapkan pada penggunaan teknologi komputer dan jaringan Internet.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom