Para pemain Persis Solo melakukan selebrasi. (Madiunpos.com-Abdul Jalil)

Solopos.com, SOLO - Persis Solo memang telah merekrut sejumlah pemain untuk memperkuat tim tersebut di Liga 2 Indonesia musim 2020. Namun, hingga kini jajaran manajemen di klub berjuluk Laskar Sambernyawa itu masih menjadi misteri.

Sejak musim 2019 berakhir, jajaran manajemen Persis dibubarkan. Meski sejumlah nama seperti mantan manajer, Langgeng Jatmiko, masih dilibatkan untuk membantu pembentukan tim.

Bos baru Persis, Vijaya Fitriyasa, pernah mengatakan kepada Solopos.com seluruh wewenang soal Persis telah ia serahkan kepada CEO, Azmy Alqamar. Selain membentuk tim, kata Vijaya, Azmy juga diserahi tugas mempersiapkan Persis Cup, kompetisi bagi tim-tim internal Persis. Turnamen itu rencananya digelar awal 2020.

Azmy Alqamar, saat ditemui Solopos.com di Stadion Sriwedari Solo, Jumat (6/12/2019) lalu, enggan membeberkan perkembangan Persis. Salah satu contohnya, lelaki yang akrab disapa Mimi itu tak mengungkapkan secara lugas perihal kejelasan kontrak pemain dan pelatih.

"Kontrak [pemain] tanya ke coach [Salahudin]. Mau seleksi sampai kapan? Nanti kontrak sama saya," ujarnya.

Terkait struktur manajemen Persis yang baru, Mimi juga tak mau terlalu banyak bicara. Apakah akan menggunakan orang-orang Jakarta, orang lokal, atau kombinasi. Ia justru mengatakan struktur manajemen akan diumumkan setelah pemain Persis lengkap.

"Kalau udah lengkap pemain, manajemen akan dilengkapi. Soal personel belum diputuskan," terangnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan lengkapnya pemain masih menunggu kompetisi Liga 1 Indonesia selesai. Menurutnya, para pemain Liga 1 baru lepas kontrak pada 22 Desember mendatang.

Kasak-kusuk soal kejelasan kontrak pemain sempat mengemuka. Namun, kebanyakan enggan menanyakan lebih lanjut dan memilih menunggu kejelasan dari manajemen, dalam hal ini CEO Persis.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten