Ini Video Detik-detik Tabrak Lari di Jalan Sriwijaya Semarang

Rekaman video yang memperlihatkan detik-detik kecelakaan tabrak lari di Jalan Sriwijaya, Kota Semarang, beredar di media sosial.

 Ilustrasi tabrak lari. (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi tabrak lari. (Freepik)

Solopos.com, SEMARANG — Video detik-detik kecelakaan atau tabrak lari di Jalan Sriwijaya, Kota Semarang, beredar di media sosial. Video itu pun viral di media sosial setelah dibagikan sejumlah akun Instagram.

Salah satu akun yang mengunggah video tersebut adalah @hery_jbrik. Dalam video itu terlihat korban yang tengah berolahraga dengan lari-lari kecil tertabrak mobil jenis Toyota Yaris yang dikendarai pelaku.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Dalam unggahan tersebut, akun @hery_jbrik juga menuliskan keterangan terkait pengungkapan kasus tabrak lari oleh aparat Resmob Polrestabes Semarang.

Team LIBAS @resmob_polrestabessemarang berhasil ungkap kasus penemuan mayat TKP kali(sungai) didepan Perpustakaan wilayah Jl. Sriwijaya Kota Semarang,” tulis akun @hery_jbrik itu.

Dalam unggahannya, akun tersebut juga menyebutkan jika polisi telah mengamankan pelaku tabrak lari itu, yang berinsial GO, 28, warga Palebon, Pedurungan, Kota Semarang. Pelaku menabrak korban dengan mengendarai mobil Toyota Yaris berpelat nomor H-9476-LM berwarna perak.

Baca juga: Mayat di Jalan Sriwijaya Semarang Korban Tabrak Lari, Ini Pelakunya

 

View this post on Instagram

 

A post shared by ???? ?????? (@hery_jbrik)

Video yang diunggah akun @hery_jbrik di Instagram ini pun langsung mematik reaksi netizen. Banyak netizen yang menghujat perbuatan pelaku tabrak lari yang diketahui berprofesi sebagai pengacara itu.

Rag ndue perasaan blasss ?,” tulis akun @infokriminalsemarang.

Tidak ada celah untuk untuk kejahatan, pasti bisa diungkap. Josss, ?,” imbuh akun @nathanael_asj.

Nahh kan bener tabrak lari ?? mantap pak,” tulis akun @_novandk7.

Baca juga: Ini Pengakuan Pelaku Tabrak Lari di Jalan Sriwijaya Semarang

Diberitakan Solopos.com sebelumnya, terungkapnya kasus tabrak lari ini berawal dari penemuan mayat laki-laki berusia 59 tahun di saluran air Jalan Sriwijaya, Kota Semarang, atau depan Perpustakaan Daerah Jateng, Kamis (11/8/2022) sore.

Setelah ditelusuri, jasad laki-laki yang diketahui bernama Hendro Margono Raharjo, 59, warga Wonotingal, Kecamatan Candisari itu merupakan korban tabrak lari. Polisi mengetahui hal itu setelah melihat rekaman CCTV yang ada di sekitar lokasi kejadian.

Polisi pun langsung meringkus pelaku bernama Giant Permana, 28, warga Pedurungan, Kota Semarang, yang berprofesi sebagai pengacara.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Brutal, Pemandu Karaoke Sunan Kuning Semarang Dikeroyok Rekan Seprofesi

      Aksi pengeroyokan dilakukan tiga pemandu karaoke atau PK Sunan Kuning Semarang terhadap satu rekan seprofesinya.

      Ternyata, Warga Argomulyo Salatiga Kesulitan Air Bersih Sejak Agustus

      Sejumlah warga di Kelurahan Randuacir, Kota Salatiga, mengeluhkan sulitnya mendapatkan kebutuhan air bersih sejak Agustus 2022 atau saat musim kemarau.

      Beli Jenglot Pakai Uang Palsu di Banjarnegara, Kakek asal Purworejo Ditangkap

      Seorang kakek asal Purworejo berniat membeli jimat berbentuk jenglot di Banjarnegara dengan menggunakan uang palsu.

      Gubernur Ganjar Terbitkan SE, Kepala Daerah di Jateng Harus Gunakan Aspal Buton

      Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menerbitkan SE yang meminta kepada kepala daerah di seluruh Jateng untuk menggunakan aspal Buton.

      Inspiratif, Pemuda Tuntang Semarang Bawa Kerajinan Eceng Gondok ke Pasar Eropa

      Kisah inspiratif datang dari pemuda asal Tuntang, Kabupaten Semarang, yang menyulap eceng gondok Rawa Pening menjadi kerajinan bernilai tinggi dan diminati pasar Eropa.

      Srintil Sang Primadona, Mahal dan Satu-Satunya di Dunia

      Srintil adalah nama tembakau khas dan satu-satunya di dunia yang berasal dari Temanggung yang harga per kilogramnya hampir setara dengan emas 24 karat.

      Sosok Moetiah Korban G30S/PKI Kebal Ditembak di Kuburan Massal Plumbon Semarang

      Cerita korban G30S/PKI, Moetiah, yang kebal saat ditembak dan dimasukkan hidup-hidup ke dalam kuburan massal di Plumbon, Semarang, Jawa Tengah.

      Bandara Ngloram Diminta Buka Penerbangan Komersial Lagi, Ini Kata Bupati Blora

      Bandara Ngloram di Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah (Jateng), diminta untuk kembali melayani penerbangan komersial.

      Cuaca Ekstrem Landa Jateng dalam 3 Hari ke Depan

      BMKG memprakirakan sejumlah wilayah di Jateng akan mengalami cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi selama tiga hari ini.

      Kamp Plantungan Kendal: Dulu Penjara bagi Gerwani, Kini Pemandian Air Panas

      Pemandian air panas Tirta Assyifa di perbatasan Kabupaten Kendal dan Batang di Jawa Tengah menyimpan kepingan peristiwa tahun 1965, yakni terkait Kamp Plantungan.

      Jadi Tersangka Kasus Suap, Pengacara Semarang Ngaku Tak Kenal Hakim MA

      Pengacara Semarang, Yosep Parera, yang ditangkap KPK atas dugaan kasus suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA) mengaku tidak kenal dengan hakim agung.

      Kasus Pembunuhan PNS Semarang Belum Terungkap, 3 Saksi Minta Perlindungan LPSK

      LPSK mengungkap ada tiga saksi dalam kasus pembunuhan PNS Kota Semarang, Iwan Boedi, yang mengajukan permohonan perlindungan.

      Pengacara Semarang Tersangka Suap MA Beri Pernyataan Tertulis, Begini Isinya

      Pengacara asal Semarang, Yosep Parera, yang menjadi tersangka kasus dugaan suap hakim agung Mahkamah Agung (MA) memberikan pernyataan tertulis atas kasus yang tengah menjeratnya.

      Pandemi Melandai, Kunjungan Wisatawan Candi Borobudur Penuhi Target

      Jumlah wisatawan yang berkunjung ke Candi Borobudur pada tahun 2022 ini diklaim telah memenuhi target, yakni 1,2 juta orang.

      Kuburan Massal Terduga PKI di Grobogan, Lokasinya Ada di Hutan Gundih

      Kuburan massal yang dipercaya merupakan tempat pembantaian anggota PKI berada di Hutan Gundih, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan.