Ini Tantangan Lulusan ITNY Menjelang Revolusi Industri 5.0

Mahasiswa lulusan ITNY menghadapi sejumlah tantangan dan peluang menjelang Revolusi Industri 5.0.

 Wisuda Daring Program Sarjana dan Diploma ITNY Periode II Tahun Akademik 2020/2021, Sabtu (25/9/2021). (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Wisuda Daring Program Sarjana dan Diploma ITNY Periode II Tahun Akademik 2020/2021, Sabtu (25/9/2021). (Istimewa)

Solopos.com, JOGJA – Rektor Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY), Dr. Ir. H. Ircham, MT mengatakan mahasiswa lulusan ITNY menghadapi sejumlah tantangan dan peluang menjelang Revolusi Industri 5.0.

“Saat ini kita berada di Revolusi Industri 4.0 dan segera memasuki Revolusi industry 5.0. Di mana perkembangan dunia digital memasuki semua lini kehidupan dan membawa perubahan yang sangat cepat di semua bagian,” kata Ircham saat Wisuda Sarjana dan Diploma ITNY Periode II Tahun Akademik 2020/2021, Sabtu (25/9/2021).

Menurutnya, driveless car, drone, artificial intelegence, dan high technologi telah menggeser bahkan hilangnya beberapa jenis pekerjaan. Namun, di sisi lain membuka lapangan pekerjaan baru yang lebih bersifat teknologi lanjut (shifting).

Baca juga: Kuliah Perdana ITNY : Generasi Z Harus Bisa Berkompetisi dalam Perkembangan Teknologi

“Hal ini merupakan tantangan sekaligus peluang bagi anak-anakku sekalian. Institusi [ITNY] telah membekali dengan hard skill maupun soft skill yang tidak dapat digantikan oleh robot. Inilah saatnya kalian mengembangkan potensi diri, mejawab tantangan jaman. Sekaligus berjuang meraih mimpi dan berbakti bagi nusa dan bangsa. Kalian harus menjadi orang yang bermanfaat bagi lingkungan dimanapun kalian berada,” ujar Ircham dalam sambutannya.

Sementara Ketua Panitia Wisuda, Andrea Sumarah Asih, S.T, menjelaskan, kegiatan Wisuda Sarjana dan Diploma III ITNY periode II tahun akademik 2020/2021 meluluskan sebanyak 265 mahasiswa. Dengan rincian lulusan jenjang Sarjana Strata 1 (S1) : Teknik Sipil 47 orang, Perencanaan Wilayah Kota 24 orang, Teknik Mesin 42 orang.

Kemudian Teknik Elektro 24 orang, Teknik Geologi 35 orang, dan Teknik Pertambangan 53 orang. Sedang lulusan jenjang Diploma III untuk prodi Teknik Mesin 30 orang dan Teknik Elektronika 10 orang.

Baca juga: Sambut Mahasiswa Baru, ITNY Gelar PPTMB 2021

Wisudawan ITNY Cumlaude

“Pada wisuda periode ini untuk jenjang Strata 1 IPK rerata 3,20 dengan masa studi rerata 5,01 tahun sedang jenjang Diploma III IPK rerata 3,66 dengan masa studi rerata 3,14 tahun,” kata Andrea.

Selain itu terdapat 76 wisudawan yang berpredikat cumlaude dengan perincian Teknik Sipil 7 orang, PWK 8 orang, Teknik Mesin 8 orang. Lalu Teknik Elektro 3 orang, Teknik Geologi 12 orang dan Teknik Pertambangan 5 orang. Untuk jenjang program Diploma III, Teknik Mesin 24 orang dan Teknik Elektronika 9 orang.

“Ada delapan wisudawan berpredikat cumlaude terpilih menjadi wisudawan terbaik Prodi. Di urutan pertama adalah Rizhal Wahyu Harwaka (Teknik Mesin DIII) yang meraih IPK 3,94 dengan lama studi 3,21 tahun,” jelas Andrea.

 


Berita Terkait

Berita Terkini

UU PDP Jaminan Kejelasan Hukum Korban Pinjol

UU PDP bisa mengatur dengan kekuatan hukum yang jelas tentang warga harus mengadu ke mana atau kepada siapa ketika menjadi korban kebocoran data pribadi.

Kehebohan Beragama Belum Menjadi Jalan Kebudayaan

Kehebohan beragama belum menjadi jalan pembebasan menuju kerja bersama seluruh elemen bangsa mewujudkan peradaban dan kehidupan yang lebih baik di semua aspek kehidupan.

10 Berita Terpopuler : Kera Serbu Rumah - Resepsi Boleh Ada Penyanyi

Serangan kera liar di permukiman warga Kebakkramat hingga aturan resepsi pernikahan di Solo masuk daftar 10 berita terpopuler Solopos.com pagi ini.

Cakupan Vaksinasi Tinggi, Inggris Masih Diamuk Corona

Amukan corona di negara ini memicu kekhawatiran terlebih Inggris menjadi salah satu negara yang cakupan vaksinasinya sudah termasuk tinggi.

Solo Gencarkan Digitalisasi Sistem Pendidikan Menuju Era Industri 4.0

Bidang pendidikan dituntut mengembangkan sistem pendidikan dengan mengintegrasikan nilai-nilai budaya Jawa berbasis TI menuju smart education.

Al Firdaus, Sekolah International Baccalaureate Pertama di Jawa Tengah

Al Firdaus World Class Islamic School saat memutuskan bekerja sama dengan International Baccalaureate (IB), yayasan pendidikan internasional asal Jenewa, Swiss. Tahun ini Primary Years Programme (PYP) untuk usia 3-12 tahun serta Middle Years Programme (MYP) untuk usia 11-14 tahun di Al Firdaus resmi terotorisasi IB.

Sukmawati Soekarnoputri Pindah Agama Hindu, Akan Jalani Sudhi Wadani

Putri Presiden Pertama RI, Diah Mutiara Sukmawati Soekarnoputri, pindah ke agama Hindu dan akan menjalani proses Sudhi Wadani di Bali.

Lereng Gunung Batur Di Gianyar Bali Terbakar

Kebakaran hutan kembali terjadi di lereng Gunung Batur, Kintamani, kabupaten Gianyar, Bali, Jumat (21/10/2021) sore.

Siap-Siap, Gerbong Mutasi Lanjutan Pejabat Sukoharjo

Saat ini, jabatan strategis yang masih kosong yakni Asisten II Setda Sukoharjo, Asisten III Setda Sukoharjo dan staf ahli bupati.

Sejarah Hari Ini : 23 Oktober 2011, Simoncelli Kecelakaan di Sepang

Berbagai peristiwa terjadi di dunia pada 23 Oktober terangkum dalam Sejarah Hari Ini.

Miris! Operator Call Center Basarnas Tewas Dibegal

Seorang pegawai Basarnas menjadi korban begal di Kemayoran, Jakarta Pusat. Korban meninggal dunia akibat dibacok kawanan begal.

Viktor Laiskodat Lulus Doktor UKSW, Angkat Disertasi Wisata NTT

Viktor Laiskodat membuat disertasi berangkat dari dari sebuah permasalahan mengapa masyarakat NTT masih miskin padahal wilayah itu kaya sumber daya alam.

Stok Vaksin Covid-19, Indonesia Kembali Terima Pfizer dan AstraZeneca

Selain menjaga ketersediaan, tambahan vaksin Covid-19 ini juga untuk mengejar target kekebalan kelompok hingga akhir 2021.

Dituding Aktor Utama, Amien Rais Ungkap Detik-Detik Gus Dur Lengser

Amien Rais menolak disebut sebagai aktor utama namun mengakui sebagai bagian dari lengsernya Gus Dur.

Gubernur NTT Viktor Laiskodat Raih Gelar Doktor dari UKSW Salatiga

Viktor meraih gelar Doktor Program Studi Pembangunan dari UKSW dengan nilai IPK 3,92.

Mega Korupsi Jiwa Sraya, 1.200 Aset Belum Laku!

PT Jiwasraya bahkan tercatat memiliki aset gedung di pengujung utara Indonesia, yakni di Pulau Sangihe yang berbatasan dengan Filipina.