Tutup Iklan

Sambut Mahasiswa Baru, ITNY Gelar PPTMB 2021

Sebelum PPTMB ITNY digelar, ITNY telah mempersiapkan mahasiswa memasuki kehidupan di kampus dengan menggelar serangkaian webinar pengembangan diri bagi mahasiswa baru.

 Kegiatan PPTMB ITNY 2021 dibuka secara resmi oleh Rektor ITNY Dr. Ir. H. Ircham, M.T. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Kegiatan PPTMB ITNY 2021 dibuka secara resmi oleh Rektor ITNY Dr. Ir. H. Ircham, M.T. (Istimewa)

Solopos.com, JOGJA — Institut Teknologi Nasional Yogyakarta atau ITNY menggelar kegiatan Pengenalan Pendidikan Tinggi bagi Mahasiswa Baru (PPTMB) 2021 dalam rangka penyambutan mahasiswa baru Tahun Akademik 2021/2022.

Kegiatan ini berlangsung pada 20-22 September 2021 dan diikuti oleh seluruh mahasiswa baru ITNY. Seluruh rangkaian acara PPTMB ITNY 2021 dilaksanakan secara daring menggunakan media Zoom Meeting dan media pembelajaran daring ITNY (ELINAS).

PPTMB ITNY 2021 mengambil tema “Generasi Technopreneur: Bermoral, Tangguh, Kreatif, Adaptif”. Tema kegiatan PPTMB ITNY 2021 diambil dari visi dan tata nilai ITNY untuk menjadi perguruan tinggi yang unggul di bidang teknologi dan technopreneur, melalui pembentukan karakter mahasiswa yang bermoral, tangguh, kreatif, dan adaptif.

Baca Juga: Kuliah Perdana ITNY : Generasi Z Harus Bisa Berkompetisi dalam Perkembangan Teknologi

Selama kegiatan PPTMB ITNY 2021, mahasiswa baru mendapatkan materi mengenai bela negara, antiterorisme, etika bermedia sosial, antinarkoba, dan pengenalan sistem akademik, administrasi, serta kemahasiswaan di lingkungan ITNY.

Kegiatan PPTMB ITNY 2021 dibuka secara resmi oleh Rektor ITNY Dr. Ir. H. Ircham, M.T. Dalam sambutannya, Rektor ITNY menggaris bawahi perlunya ketangguhan pribadi bagi mahasiswa baru untuk menghadapi perubahan. Menghadapi era Revolusi Industri 4.0, perubahan yang ditandai oleh disrupsi teknologi menjadi hal yang tidak terelakkan.

“Anak-anakku sekalian mahasiswa baru ITNY harus peka terhadap perubahan itu dan bersama ITNY terus mengembangkan diri untuk menghadapi masa depan,” terang Rektor ITNY dalam sambutannya.

Baca Juga: Keren, Tim ITNY Juara 1 Paper Competition Geodefest 2021

Dalam kegiatan PPTMB ITNY 2021 ini mahasiswa baru juga mendapatkan materi motivasi untuk menjadi seorang longlife learner. Materi motivasi disampaikan oleh Erik Hadi Saputra, S.Kom., M.Eng. Dalam sesi motivasi tersebut, Erik menekankan perlunya sikap mental yang tangguh serta senantiasa berpikir positif sebagai modal untuk menjadi pembelajar sejati.

Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY).

Rangkaian kegiatan PPTMB ITNY 2021 diakhiri dengan pengenalan fakultas dan program studi di ITNY. Setelah mengikuti rangkaian kegiatan PPTMB ITNY 2021, mahasiswa baru ITNY TA 2021/2022 mengikuti kuliah perdana dengan tema “Merdeka Belajar di Era Pandemi”.

Menurut Ketua Panitia PPTMB ITNY 2021, Rizqi Muhammad Mahbub, S.T., M.T., kegiatan PPTMB ini merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan penyambutan bagi mahasiswa baru ITNY. Sebelum PPTMB ITNY digelar, ITNY telah mempersiapkan mahasiswa memasuki kehidupan di kampus dengan menggelar serangkaian webinar pengembangan diri bagi mahasiswa baru.

Baca Juga: Keren! 31 Mahasiswa ITNY Magang di Kementerian ATR/BPN

“Seluruh kegiatan ini dimaksudkan untuk menghantarkan mahasiswa baru dalam menempuh studinya di ITNY,” terang Ketua Panitia PPTMB ITNY 2021.


Berita Terkait

Espos Plus

Pembahasan RUU PDP Belum Rampung, Kominfo Fokus Sosialisasi dan Edukasi

+ PLUS Pembahasan RUU PDP Belum Rampung, Kominfo Fokus Sosialisasi dan Edukasi

Progres terbaru dari pembahasan RUU PDP adalah pembahasan format lembaga pengawas yang akan bertanggung jawab menangani perkara perlindungan data pribadi hingga kini belum final.

Berita Terkini

Sadis, 24 Penumpang Bus di Nigeria Hangus Dibakar Perusuh

Juru bicara kepolisian Negara Bagian Sokoto, Sanusi Abubakar menyebutkan ada 24 penumpang di dalamnya ketika bus itu dibakar oleh pelaku.

Suku Jawa & Melayu Cerai Gegara Penjajah Eropa?

Suku Jawa dan Melayu berasal dari rumpun yang sama, namun konon bercerai gegara peran penjajah Eropa.

Kapolres: Demi Pancasila, Turunkan Seluruh Atribut Ormas!

Dengan demikian, kata Kapolres, tidak ada kesan egosentris atau arogan antarormas yang bisa memberikan rasa tidak aman kepada warga sekitar.

Tegur Karaokean di Warung, Bidan Kena Siram Air Panas

Insiden itu terjadi ketika korban menegur pelaku yang tengah berkaraoke dengan volume kencang sehingga menimbulkan suara bising di sekitar lokasi

Mudik Tak Dilarang, Tetapi Tetap Bangun Kewaspadaan saat Nataru

Ginting menegaskan pemerintah tidak melarang mudik saat momen nataru, namun masyarakat tetap diminta waspada terhadap potensi penularan Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan.

Asal-Usul Ramalan Jayabaya

Inilah asal-usul Ramalan Jayabaya yang sampai saat ini masih dipercaya sebagian masyarakat Indonesia.

+ PLUS Pembahasan RUU PDP Belum Rampung, Kominfo Fokus Sosialisasi dan Edukasi

Progres terbaru dari pembahasan RUU PDP adalah pembahasan format lembaga pengawas yang akan bertanggung jawab menangani perkara perlindungan data pribadi hingga kini belum final.

2 Juta Buruh Ancam Mogok Nasional Jika UU Cipta Kerja Jalan Terus

Sebanyak 2 juta butuh dari seratusan pabrik mengancam melakukan mogok nasional jikan pemerintah nekat menjalankan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja.

Video Viral Tentara Usir Mertua dari Rumah Dinas

Video viral memperlihatkan seorang prajurit tentara mengusir ibu mertuanya yang duduk di kursi roda dari rumah dinasnya.

Dosen UNJ Diduga Kirim Chat Mesum ke Mahasiswi

Kasus dugaan pelecehan diduga terjadi di Universitas Negeri Jakarta, di mana seorang dosen dilaporkan mengirim chat mesum kepada beberapa mahasiswa.

+ PLUS Membaca Pilpres 2024 Tanpa Jokowi

“Artinya, kalau misalnya ketiga nama ini dapat tiket [Pilpres 2024], sepertinya dengan pola sekarang berdasarkan konstitusi--mereka yang menang satu putaran langsung dilantik sebagai presiden--tidak akan tercapai."

Ahli ITB Jelaskan Penyebab Gunung Semeru Erupsi

Ahli vulkanologi ITB menjelaskan penyebab Gunung Semeru mengalami erupsi, salah satunya curah hujan tinggi.

+ PLUS Penyelesaian Kasus Pelanggaran HAM Berat Terjebak Kegelapan

Upaya penyelesaian pelanggaran hak asasi manusia kategori berat makin rumit dan kompleks. Penyebab utama semua itu adalah dedikasi dan komitmen politik hukum penegakan hak asasi manusia yang lemah.

Arief Puyuono: Airlangga - Ganjar Capres Top Versi Ramalan Jayabaya

Arief Puyuono menyebut sosok Ganjar Pranowo dan Airlangga Hartarto adalah figur yang cocok menjadi presiden berdasarkan Ramalan Jayabaya.

Kasus Covid-19 Melonjak, Swiss dan Belanda Kerahkan Tentara

Pemerintah Swiss dan Belanda kembali mengerahkan 2.500 anggota tentara untuk membantu pemerintah daerah menangani pandemi virus corona.