Ini Profil Hartanto, Kandidat Penantang Jekek di Pilkada Wonogiri 2020

Hartanto maju sebagai cabup di Pilkada Wonogiri 2020.

SOLOPOS.COM - Hartanto (Istimewa)

Solopos.com, WONOGIRI -- Hartanto dan Joko Purnomo maju sebagai calon bupati dan wakil bupati pada pilkada Wonogiri 2020 dengan diusung oleh Partai Gerindra dan PKB.

Pasangan yang dikenal dengan sebutan Harjo tersebut bakal melawan calon yang diusung PDIP. PDIP kemungkinan besar mengusung calon petahana yakni Joko Sutopo.

Namun, melalui dua kendaraan partai tersebut mereka belum bisa mendaftarkan diri sebagai cabup dan cawabup. Karena syarat belum terpenuhi, harus ada satu partai lagi yang mengusung mereka.

81 Bidang Tanah Tergusur Tol Solo-Jogja, Desa di Klaten Lakukan Ini

Hartanto merupakan purnawirawan polisi 2019 dengan pangkat terakhir Ajudan Komisiaris Besar Polisi (AKBP). Ia memulai karir di Kepolisian
Republik Indonesia dari Sekolah Bintara 1983 dan dilanjutkan dengan Sekolah Instruktur POLRI 1985.

Pria kelahiran Wonogiri, 8 Desember 1959 tersebut berdinas di Kepolisian Wonogiri selama 15 tahun. Setelah di Wonogiri ia berpindah dinas ke Polda Jawa Tengah. Terakhir ia menjabat sebagai Kepala Advokat Bidang Hukum Polda Jawa Tengah.

Di sisi lain, pria yang berasal dari Kecamatan Slogohimo tersebut juga dikenal sebagai penceramah atau mubaligh. Ia sering mengisi pengajian dan kegiatan keagamaan diberbagai wilayah, khususnya Wonogiri.

Yayasan

Hartanto mempunyai yayasan yang bergerak di bidang pendidikan keagamaan dan bimbingan haji, yakni Yayasan Ar-Rahman. Di yayasan tersebut ada pendidikan dari tingkat Taman Kanak-Kanak hingga Tsanawiyah. Selain itu Hartono juga merupakan seorang pengusaha di beberapa bidang.

Hartanto mengatakan, ia maju sebagai calon bupati di Pilkada Wonogiri bukan atas kemauan sendiri, melainkan keinginan beberapa tokoh dan masyarakat. Ia mengaku ingin memanfaatkan umurnya setelah purna dari kepolisian untuk bermanfaat bagi masyarakat. Hal itu dijalani dengan maju sebagai calon bupati.

Tak Dipanggil Megawati ke Jakarta Bareng Gibran, Begini Kata Teguh Prakosa

Salah satu dasar ia maju menjadi cabup yakni tidak adanya lawan atau hanya paslon tunggal di pilkada Wonogiri 2020.

"Agar demokrasi berjalan cantik dan ada lawan saat pilkada, saya putuskan mau maju. Ini kan pilihan, kalau pilihan harus lebih dari satu. Kalau pilihan calonnya hanya satu ya kurang pas. Logikanya begitu," kata dia saat dihubungi Solopos.com, Rabu (5/8/2020).

Berita Terbaru

Bawaslu Boyolali: ASN Harus Netral!

Solopos.com, BOYOLALI -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Boyolali mengimbau kepada Aparatur Sipil Negara atau ASN maupun kepala desa dan...

2 Paslon di Pilkada Wonogiri Sama-Sama Gunakan Kata "Nyawiji" pada Alat Peraga Kampanye

Solopos.com, WONOGIRI -- Kedua pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Wonogiri telah meyerahkan desain alat peraga kampanye (APK)...

Diduga Tak Netral di Pilkada & Dipanggil Bawaslu, 4 Kades di Klaten Disuruh Klarifikasi

Solopos.com, KLATEN — Keempat kepala desa (kades) yang dipanggil Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Klaten lantaran dugaan tak netral di...

Catat! Ini Lokasi Lengkap Kampanye Calon Bupati & Wakil Bupati Klaten

Solopos.com, KLATEN — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klaten telah menetapkan lokasi untuk dijadikan sebagai tempat kampanye calon bupati dan...

Sudah Berjalan 4 Hari, Kampanye di Pilkada Klaten Masih Sepi

Solopos.com, KLATEN — Kampanye para pasangan calon (paslon) bupati-wakil bupati di Pilkada Klaten 2020 di Klaten dinilai masih sepi....

Laporan Awal Dana Kampanye Pilkada Wonogiri: Josss Rp1 juta, Harjo Rp100.000

Solopos.com, WONOGIRI -- Dua pasangan calon bupati dan wakil bupati Wonogiri telah membuat Laporan Awal Dana Kampanye (LADK). Berdasarkan...

Diduga Tak Netral di Pilkada Klaten, 4 Kades Dipanggil Bawaslu

Solopos.com, KLATEN — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Klaten kebanjiran laporan dugaan kepala desa (kades) yang tak netral di awal...

Bawaslu Solo Minta Paslon 01 Dan 02 Laporkan Agenda Kampanye

Solopos.com, SOLO -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Solo meminta pasangan cawali-cawawali dan tim pemenangannya tertib melaporkan setiap agenda...

116.723 Calon Pemilih Pilkada Solo 2020 Masih Lajang Loh...

Solopos.com, SOLO -- Sebanyak 116.723 orang, atau 28 persen dari total daftar pemilih sementara atau DPS Pilkada Solo 2020...

Laporkan Dana Awal Kampanye Pilkada Solo Nol Rupiah, Begini Penjelasan Tim Bajo

Solopos.com, SOLO -- Sekretaris tim pemenangan pasangan calon independen Pilkada Solo, Bagyo Wahyono-FX Supardjo alias Bajo, Danik Prawitasari, memberikan...