Ini Pentingnya Jujur terhadap Status Positif Covid-19 yang Dialami

Pasien Covid-19 diminta jujur terhadap status positif virus corona yang menyerang imunitas tubuh penderita itu.

SOLOPOS.COM - Ilustrasi Covid-19. (Istimewa/Freepik)

Solopos.com, JAKARTA -- Pasien Covid-19 diminta jujur terhadap status positif virus corona yang menyerang imunitas tubuh penderita itu.

Psikolog Anak dan Keluarga Mira Amir menegaskan pasien Covid-19 perlu terbuka dan menerima dengan lapang dada setelah dinyatakan terpapar Covid-19.

"Kalau kita menutupi berarti sedih sendiri. Sebaliknya kalau kita jujur dan senang itu setengah menuju kesembuhan," ujar Mira Amir dalam talkshow Menghapus Stigma Pasien Covid-19 di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Graha BNPB Jakarta pada Jumat (9/10/2020) siang.

Dari 95 Peserta Demo di Jogja yang Ditangkap, Satu Orang Dinyatakan Reaktif

Dikutip dari laman covid19.go.id, Mira juga menyinggung soal stigma dari masyarakat terhadap pasien positif Covid-19. Stigma itu di luar kontrol. Lebih baik fokus pada sesuatu yang bisa diubah atau mengatur ulang daripada memikirkan pernyataan negatif yang menambah beban.

"Jadi bukan memikirkan ini-itu karena kita nggak bisa ubah kondisi tersebut. Tapi kita bisa atur bagaimana bisa membuat kondisi nyaman dan bahagia," kata Mira.

Siap-Siap, Ada 50 Kampanye Tatap Muka di Sukoharjo Dalam Sehari

Kisah Penyintas Covid-19

Penyintas Covid-19 Albert Ade mengatakan dirinya sempat menolak saat dinyatakan menjadi pasien positif Covid-19. Apalagi gejala yang dialaminya menyerupai demam berdarah.

Saat dinyatakan positif pikiran berubah kosong. "Pikiran langsung kosong dan hanya teringat keluarga saat dinyatakan Covid," ungkap dia.

Ade menegaskan dirinya langsung menghubungi keluarga dan lingkungan tempat tinggal soal status barunya itu. Jurnalis televisi swasta ini pun mengakui kalau sebagian tetangga rumahnya banyak yang menolak dengan status dirinya sebagai pasien Covid-19 itu. Ade mengganggap hal itu wajar. "Ada juga warga yang ketakutan, ya, wajar saja," kata Ade.

Beasiswa Mahasiswa Berprestasi Wonogiri Berakhir Tahun Ini Tapi...

Penyintas Covid-19 Putri Octaviani sempat panik saat mengetahui kali pertama dirinya menjadi pasien positif Covid-19. Namun, dirinya berpikir langkah apa yang perlu dilakukan ke depannya.

Meski bukan pasien positif pertama di lingkungan rumah, kata dia, masyarakat sekitar belum sepenuhnya paham tentang Covid-19.

"Sebelumnya sudah ada yang kena sebelum saya dan lingkungan rumah masih ada yang belum paham dengan penyakit ini," ujar Putri. Sikap jujur, terbuka, dan menerima terhadap status positif Covid-19 akan membuat proses kesembuhan menjadi lebih cepat.

Berita Terbaru

Satgas Covid-19: Masyarakat Wajib Disiplin 3M Saat Libur Panjang

Solopos.com, JAKARTA - Satgas penanganan Covid-19 nasional mengingatkan masyarakat untuk disiplin penerapan protokol kesehatan saat libur panjang pada Desember...

Inilah Dampak Negatif Pendidikan Jarak Jauh Menurut Kemendikbud

Solopos.com, JAKARTA — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengungkap dampak negatif pendidikan jarak jauh (PJJ) pada siswa. Kenyataan pahit...

Kiprah Sukarelawan Memutus Penularan Corona

Solopos.com, SOLO--Peran sukarelawan baik medis maupun nonmedis penting dalam membantu memutus penularan virus corona. Mereka bergabung dari pelosok-pelosok tanah...

Pakar Imunisasi: Rantai Distribusi Vaksin Covid-19 Telah Siap Hingga Puskesmas

Solopos.com, SOLO -- Rantai distribusi vaksin Covid-19 diklaim telah siap hingga level daerah atau Puskesmas. Hal ini membuktikan keseriusan...

Menekan Covid-19 dari Klaster Keagamaan

Solopos.com, SOLO--Klaster keagamaan menjadi klaster yang cukup besar di Indonesia. Data Dinas Kesehatan DKI Jakarta memperlihatkan dari 17 klaster...

Mahfud MD Ikut Komentari Sikap Rizieq Syihab soal Tes Covid-19

Solopos.com, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD kembali mengomentari Muhammad Rizieq Syihab secara pribadi....

Ingat! Kerumunan Bisa Memicu Munculnya Klaster Baru Covid-19

Solopos.com, SOLO - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, mengingatkan masyarakat agar menghindari kerumunan selama pandemi Covid-19. Pasalnya,...

Kiprah Petani Milenial Sukses di Tengah Pandemi

Solopos.com, SOLO--Sektor pertanian menjadi salah satu sektor yang terus tumbuh di tengah pandemi. Pada kuartal I 2020 sektor pertanian...

Pemerintah Mengejar Target Pemeriksaan Covid-19, Bagaimana Hasilnya?

Solopos.com, SOLO--Pemerintah Indonesia terus mengejar ketertinggalan target jumlah pemeriksaan (testing) sebagaimana disyaratkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Hasil itu perlahan-lahan...

Hentikan Penularan Covid-19, Jangan Takut 3T!

Solopos.com, SOLO--Tracing (pelacakan), testing (pemeriksaan) dan treatment (perawatan) atau biasa disingkat 3T penting untuk menghentikan penularan Covid-19. Masyarakat diminta...