Ini Jenis 4 Tanaman Hias yang Ditukar Mobil Jazz di Sukoharjo

Ternyata ini dia empat jenis tanaman hias yang ditukar mobil Honda Jazz di Pakuwon Mal Solo Baru, Sukoharjo, Jawa Tengah.

 Angga alias Godhong Suek berfoto bersama philodendron domesticum, satu dari empat tanaman hias yang dibarter dengan mobil Honda Jazz hitam miliknya di Pakuwon Mal Solo Baru, Sukoharjo, Minggu (23/5/2022). (Istimewa-dok pribadi)

SOLOPOS.COM - Angga alias Godhong Suek berfoto bersama philodendron domesticum, satu dari empat tanaman hias yang dibarter dengan mobil Honda Jazz hitam miliknya di Pakuwon Mal Solo Baru, Sukoharjo, Minggu (23/5/2022). (Istimewa-dok pribadi)

Solopos.com, SUKOHARJO — Pada acara Bursa dan Kontes Aroid Nusantara di Pakuwon Mal, Solo Baru, Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah, pengunjung dibuat heboh dengan empat tanaman hias yang ditukar dengan mobil Honda Jazz hitam milik Angga, warga Pasuruan, Jawa Timur.

Empat tanaman hias tersebut milik Solichin, kolektor tanaman hias asal Karanganyar, Jawa Tengah.

PromosiUMi Youthpreneur 2022 Bentuk Dukungan PIP Terhadap Wirausahawan Muda

Dari empat tanaman hias itu, salah satu jenisnya adalah Philodendron domesticum yang nilainya berkisar Rp90 juta.

Selain Philodendron domesticum, jenis tanaman hias lainnya yang ditukar mobil Jazz itu ada Monstera, Lobelia, dan stroberi.

Baca Juga:  Pembagian Zonasi PPDB 2022 SMA Negeri di Karanganyar, Cek Sekarang!

Angga yang dijumpai Solopos.com di sela-sela acara mengatakan telah sering melakukan barter tanaman hias termasuk yang di Sukoharjo itu. “Sudah sering melakukan barter biasanya juga barter pakai motor, mobil, dan lainnya. Kalau ini barter dengan Mas Solichin karena sudah kenal juga sering bertemu di kontes-kontes,” katanya.

Pria itu mengaku tertarik membeli empat tanaman hias milik Solichin itu dengan kisaran harga total Rp120 juta. Dia menyatakan berminat dengan tanaman Philodendron domesticum tersebut karena keistimewaannya.

Baca Juga: Gak Kaleng-kaleng, Ini yang Jadi Saksi Nikah Adik Jokowi & Ketua MK

Dia mengungkapkan tanaman itu banyak ditemukan di hutan. Namun, dari seribu tanaman cuma satu yang memiliki warna daun unik.

“Tanaman ini di hutan banyak sebetulnya, [tapi] dari seribu cuma satu yang ada [warna daun unik]. Umumnya warnanya hijau, cuma ini bisa keluar warna putih, kuning atau yang disebut dengan perubahan warna atau variegata. Makanya ini jarang-jarang orang yang tahu,” jelasnya.

Baca Juga: Ternyata Ini Letak Titik 0 KM Wonogiri, Bukan di Alun-alun!

Sementara itu, pemilik empat tanaman hias yang dibarter dengan mobil Jazz di Sukoharjo itu mengaku Philodendron domesticum merupakan tanaman kesayangannya.

“Ya ikhlas tidak ikhlas sih, namanya tanaman kesayangan tapi kan mas Angga itu juga teman dan ingin melanjutkan merawat ya sudah saya lepas. Tidak papa nanti takbikin [saya bikin] lagi,” katanya.

Baca Juga: SMA Tertua di Indonesia Ternyata ada di Jawa Tengah, Ini Lokasinya!

Sebagai informasi, Philodendron domesticum merupakan tanaman hias merambat dengan daun mengilat. Jika dibanding tanaman hias lain yang sudah lama jadi koleksi para penggemar tanaman hias skala rumahan, tanaman ini masih terbilang baru.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

PPDB Solo: 20 SD Negeri Kekurangan Murid, Ini Solusi Dari Disdik Solo

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Solo menyarankan solusi bagi sekitar 20 SD negeri di Kota Bengawan yang kekurangan pendaftar pada PPDB tahun ajaran 2022/2023.

Pameran Foto Solo Zaman Dulu di Monumen Pers Nasional, Lihat Yuk!

Masyarakat bisa melihat gambaran Solo sekitar tahun 1900an lalu, dalam Pameran Foto Solo Tempo Dulu secara gratis mulai 30 Juni 2022 nanti.

Wah! Mulai Uji Coba, PLTSa Putri Cempo Solo Segera Beroperasi Lur

PLTSa di TPA Putri Cempo, Mojosongo, Solo, memulai uji coba pengoperasian mesin pengolah sampah menjadi energi listrik pada Selasa (28/6/2022).

Prakiraan Cuaca Sragen Hari Ini: Berawan Tanpa Hujan

BMKG merilis prakiraan cuaca Sragen hari ini bakal cerah berawan tanpa hujan.

Sebelum Beraktivitas Simak Prakiraan Cuaca Karanganyar Hari Ini Lur

Prakiaan cuaca Karanganyar hari ini akan cerah berawan tanpa turun hujan.

Masih ada 34.000 RTLH di Sragen, Kemiskinan Struktural Jadi Penyebab

Jumlah rumah tidak layak huni (RTLH) di Sragen masih tinggi meski tiap tahun ada intervensi. Kemiskinan struktural disebut sebagai penyebab.

Prakiraan Cuaca Boyolali Hari Ini Rabu 29 Juni 2022 Potensi Berawan

Inilah prakiraan cuaca wilayah Boyolali sepanjang hari Rabu (29/6/2022) menurut informasi BMKG.

Bersahabat, Cek Yuk Prakiraan Cuaca Kota Solo Hari Ini Rabu 29 Juni

Prakiraan cuaca Kota Solo dari BMKG untuk hari ini, Rabu (28/6/2022), terpantau cukup bersahabat.

Pagi Cerah, Tengok Prakiraan Cuaca Sukoharjo Hari Ini Rabu 29 Juni 2022

Simak prakiraan cuaca wilayah Sukoharjo pada Rabu (29/6/2022) hari ini.

Prakiraan Cuaca Wonogiri Hari Rabu Ini: Cerah Berawan Pagi

Prakiraan cuaca Wonogiri hari ini Rabu 29 Juni 2022 tersaji dalam artikel ini secara lengkap.

Prakiraan Cuaca Klaten Hari Rabu Ini: Cerah Berawan Pagi

Prakiraan cuaca Klaten hari ini Rabu 29 Juni 2022 tersaji dalam artikel ini secara lengkap.

Ini 2 Kecamatan Dengan Tunggakan Pajak Kendaraan Tertinggi Di Solo

Tunggakan pajak kendaraan bermotor Kota Solo paling tinggi ada di dua kecamatan ini dengan nilai yang cukup fantastis.

Giliran Pajang Solo Dapat Pembagian Migor Dan Beras Henry Indraguna

Politikus Partai Golkar yang akan maju sebagai caleg DPR pada Pemilu 2024 Henry Indraguna bagi-bagi beras dan minyak goreng di Pajang, Laweyan, Solo.

Penduduknya Paling Sedikit, Kelurahan Laweyan Solo Hanya Punya 3 RW

Kelurahan Laweyan, Kecamatan Laweyan, yang memiliki jumlah penduduk paling sedikit di Solo hanya terdiri atas tiga RW dan 10 RT.

Suara Ungguli Gabungan 15 Parpol, Modal PDIP Solo Tatap Pemilu 2024

PDIP Solo memiliki modal kuat untuk menatap Pemilu 2024 mendatang jika melihat perolehan suara parpol tersebut pada Pemilu 2019 lalu.

Sempet Terkendala Cuaca, Detour Track Simpang Joglo Solo Sudah 80%

Proses pembuatan detour track atau jalur pengalihan kereta api di Simpang Joglo, Solo, saat ini sudah mencapai 80% meski sempat terkendala cuaca.