Ini Alasan Pemuda Wonogiri Rikho Jerikho Teliti Ikan Hingga Sumbangkan Koleksi ke LIPI
emuda asal Wonogiri, Rikho Jerikho, 25, saat meyerahkan koleksi ikan ke LIPI, beberapa waktu lalu. (Istimewa)

Solopos.com,WONOGIRI -- Pemuda asal Wonogiri, Rikho Jerikho, 25, menjadi sosok yang memberi banyak sumbangan terhadap dokumentasi kekayaan ikan di Indonesia.

Berkat kegigihannya meneliti aneka jenis ikan, dengan inisiatif dan biaya sendiri, publik kini bisa melihat berbagai penampakan ikan yang berada di sekitar mereka. Rikho dikenal setelah melakukan penelitian terhadap jenis ikan asli dan asing alias “alien” di Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri.

Dokumentasi dan koleksi pemuda Wonogiri pencinta ikan ini bahkan pernah dihibahkan kepada Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Ngebut Picu Kecelakaan di Selatan Jembatan Bacem, 1 Nyawa Melayang

Menurut Rikho, hingga saat ini ada sekitar 70 spesies, baik asing maupun asli Indonesia, yang sudah didokumentasi lewat fotografi. Sebagian sudah diteliti dan publikasikan.

“Ini kerja tim, penelitian kami paparkan atau serahkan ke institusi lain. Saya antar ke LIPI. Saya tidak dibayar karena niat saya memang untuk dihibahkan,” kata dia saat dihubungi Solopos.com, Sabtu (19/9/2020).

Rikho mengaku keseriusannya meneliti ikan berawal dari kecintaannya pada ikan. Pemuda Wonogiri ini senang bukan main saat melihat ikan.

13 Warga Ponorogo Positif Covid-19 Usai Tilik Orang Sakit

Mungkin Dianggap Aneh

“Saat ada klebatan sisik ikan di sungai, saya merasa senang sekali. Jika berurusan dengan ikan, ada tempat yang khusus di hati saya. Jika tidak melihat ikan atau mengerjakan sesuatu tentang ikan, rasanya kurang pas dalam hari saya,” kata dia.

Menurut Rikho, bagi sebagian orang mungkin perilakunya itu dianggap aneh dan berlebihan. Namun, itulah fakta yang terjadi pada pemuda yang tinggal di Jl. Diponegoro No. 87 Wonogiri itu. Kesukaan dan kepekaan terhadap ikan sudah muncul di dalam dirinya sejak kecil.

Saat itu ia diberi buku oleh budhe-nya yang berjudul Ensiklopedia Ikan di Dunia. Setelah membuka buku itu ia melihat banyak jenis ikan di dunia dan mendapatkan informasi seputar ikan. Sejak saat itu rasa cintanya kepada ikan mulai tumbuh.

Pelaku Seni Minta Hajatan Dibolehkan Lagi, Ini Jawaban Bupati Sragen

Setiap pulang dari sekolah ia selalu mampir di salah satu penjual ikan di Pasar Kota Wonogiri. Sekadar untuk melihat maupun membeli ikan. Kecintaan pemuda Wonogiri ini terhadap ikan didukung dengan kondisi sosial di sekitarnya.

Orang di sekitarnya dan dirinya sendiri mempunyai hobi memancing. Ia sering bertanya-tanya dan menggali informasi soal ikan. Pada akhirnya, setelah lulus dari SMA, ia melanjutkan kuliah di Departemen Sumber Daya Perairan, Fakultas Perikanan, Institut Pertanian Bogor pada 2013.

Pemuda Wonogiri ini berkeinginan mendalami dan melakukan penelitian tentang ikan. “Seakan hidup saya ini sudah tertata untuk menggeluti dan berdampingan dengan ikan,” kata dia.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom