Ini 4 Negara yang Eksis Komunis

Komunis adalah salah satu ideologi yang diterapkan di beberapa negara. Hingga kini, eksistensi negara komunis masih ada.

 Bendera Korea Utara (Reuters)

SOLOPOS.COM - Bendera Korea Utara (Reuters)

Solopos.com, JAKARTAKomunis adalah salah satu ideologi yang diterapkan di beberapa negara. Hingga kini, eksistensi negara komunis masih ada.

Simak ulasan berikut untuk dapatkan informasi seputar negara-negara yang menganut ideologi komunis. Berikut ini daftar negara komunis di dunia.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Negara komunis adalah negara yang menerapkan ideologi ekonomi dan politik tanpa kelas. Artinya, semua warga negara memiliki hak dan kewajiban yang sama.

Baca Juga LDII Ingatkan Komunisme Tak Selaras dengan Bangsa

Jika dilihat dari segi ekonomi, pemerintah di negara komunis memastikan seluruh masyarakat memiliki kekayaan yang sama. Berdasarkan keterangan di situs World Population Review, berikut ini beberapa negara yang memiliki ideologi komunis.

1. Korea Utara

Negara Korea Utara merupakan salah satu negara yang menganut paham komunis. Ideologi komunis di negara ini dikenal dengan sebutan juche. Ideologi juche resmi menjadi ideologi di Korea Utara pada sekitar tahun 1970 dan dilanjutkan hingga kini.

Ideologi tersebut membuat negara ini mempunyai otoritas penuh atas sistem ekonomi di negaranya. Maka dari itu, tak heran jika negara yang berbatasan langsung dengan Korea Selatan ini terisolasi dengan dunia luar.

Baca Juga AirAsia Ride Segera Mengaspal di Indonesia

Tak hanya itu, masyarakat Korea Utara juga diketahui hidup di bawah pimpinan Kim Jong-Un yang terkenal otoriter. Bahkan, warga Korea Utara tidak mempunyai akses untuk bisa berhubungan langsung ke dunia luar.

2. Vietnam

Negara ini sudah menganut ideologi komunis sejak tahun 1975 saat negara tersebut bersatu kembali setelah terjadinya Perang Vietnam. Kemudian pada 1986, negara ini mengenalkan kebijakan yang disebut sebagai Doi Moi. Kebijakan ini yang mengubah sistem perekonomian vietnam dari komunis yang terpusat menjadi ekonomi kapitalis dan diatur oleh pasar.

Setelah reformasi ekonomi berlangsung, ekonomi dalam negeri Vietnam bertumbuh dengan baik. Meskipun demikian, Partai Komunis Vietnam masih melakukan monopoli kekuasaan di negara itu.

Baca Juga Lukas Enembe Beralasan Sakit

Pemerintah Vietnam bahkan dituduh membatasi kehidupan warganya. Media di sana sangat dijaga dengan ketat dan yang melawan rezim akan dipenjara. Secara resmi, Vietnam memang negara komunis, namun secara ideologi sebenarnya paham komunis sudah ditinggalkan.

3. Laos

Laos juga termasuk negara komunis yang ada di dunia. Negara ini sudah dipimpin rezim komunis dari tahun 1975. Partai komunis di negara ini memiliki nama Partai Revolusi Rakyat Laos atau LPRP.

Baca Juga Bupati Boyolali yang Dieksekusi Mati karena PKI

Walaupun demikian, pemerintah Laos tidak secara terbuka menyebut komunis sebagai ideologi negaranya. Akan tetapi, kehidupan politik di negara ini terkenal sangat tertutup tanpa ada seorangpun yang mengetahui hal yang sedang terjadi di jalur kekuasaan negara tersebut.

Sama halnya dengan Vietnam, Laos juga telah melakukan perubahan ekonomi. Mereka mereformasi sistem ekonomi pada tahun 1986 dan sejak saat itu, ekonomi Laos semakin meningkat dan tingkat kemiskinannya menurun.

Tahun 1991, Laos menggunakan konstitusi yang menjamin HAM. Akan tetapi, beberapa hal seperti hak hidup, kebebasan untuk berekspresi, dan berkumpul tidak ada dalam konstitusi yang mereka buat.

Baca Juga Berondongan Tembakan Akhiri Hidup Orang PKI

Sama halnya dengan negara komunis lainnya, negara Laos juga mengatur media secara ketat. Pemerintah memiliki kendali atas konten yang diunggah masyarakat Laos lewat sosial media.

4. Kuba

Negara lain yang juga menganut paham komunis yaitu Kuba. Negara ini sudah dikuasai oleh rezim komunis sejak tahun 1959. Setelah komunis berkuasa, negara ini justru memiliki sejumlah perkembangan mulai dari infrastruktur yang semakin baik, fasilitas kesehatan semakin memadai, hingga pendidikan gratis.

Dari segi ekonomi juga mengalami perubahan. Perusahaan swasta mulai dinasionalisasikan. Sayangnya, kebebasan pendapat di negara ini terbatas bahkan bisa dikatakan tidak ada toleransi atas perbedaan pendapat.

Itulah negara komunis yang masih eksis hingga saat ini, semoga dapat bermanfaat untuk anda.

 

Berita ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul Simak 4 Negara Komunis yang Masih Eksis, Ada Korea Utara

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Mendag Gagas Operasi Pasar di Cianjur Seusai Gempa

      Operasi pasar khusus di Cianjur seusai gempa dilakukan agar harga kebutuhan pokok tidak naik signifikan sehingga membuat warga Cianjur kesulitan berbelanja.

      Orang dengan Satu Nama bakal Dilarang Masuk Uni Emirat Arab

      Semua pengunjung yang bepergian masuk dan keluar dari UEA harus memiliki nama utama dan sekunder di paspor mereka agar diizinkan bepergian.

      KAHMI Muda Deklarasi Erick Thohir sebagai Cawapres 2024

      Koordinator Nasional Presidium KAHMI Muda Indonesia Basri mengatakan Indonesia harus memilih pemimpin yang memiliki wawasan pengalaman aktif di ekonomi dan percaturan politik dunia.

      Ramai Kode Rambut Putih dari Jokowi, Ganjar Unggah Foto Rambut Hitam

      Setelah ramai kode rambut putih dari Presiden Jokowi, Ganjar Pranowo mengunggah foto dirinya dengan rambut hitam.

      Ramai Disinggung Jokowi, Ini Daftar Pemimpin Berambut Putih di Indonesia

      Disinggung Presiden Jokowi di acara Nusantara Bersatu, berikut ini daftar pemimpin berambut putih di Indonesia.

      Peran Tak Optimal, Komisi Informasi Publik Perlu Dievaluasi

      Peran KIP hingga saat ini belum dirasakan oleh publik dan kinerjanya nyaris tak terdengar publik.

      Kondisi Jenazah Rusak Jadi Kendala Tim DVI Polri Identifikasi Korban Gempa

      Secara teknis DVI Polri memiliki sumber daya manusia yang didukung Inafis, dua dokter forensik Polri, tiga dokter forensik setempat, dan teknisi.

      DVI: Korban Jiwa Gempa Cianjur 27 Anak Balita, 15 Anak-Anak Teridentifikasi

      Sejak Jumat (25/11/2022) sore hingga Sabtu (26/11/2022) 2022 telah diterima total 13 kantong jenazah. DVI Polri telah menerima 155 kantong jenazah berisi jenazah utuh dan tiga kantong jenazah berisi bagian tubuh.

      Indonesia Tua di Situs Megalitikum Gunung Padang Digoyang Gempa Cianjur

      Situs Gunung Padang yang dikenal sebagai Indonesia Tua tak mengalami kerusakan akibat Gempa Cianjur, beberapa waktu lalu.

      Bangunan 31 Ponpes NU Roboh akibat Gempa Cianjur, 30 Santri Wafat

      Rata-rata pondok pesantren dibangun menggunakan skema swadaya atau gotong royong santri atau alumni sehingga konstruksi bangunan tidak sesuai dengan spesifikasi dan rawan terhadap gempa bumi.

      Polisi Terduga Penganiaya Selebgram Farah Diba Ditahan Polda Kalsel

      Selebgram Farah Diba mengaku ditampar, ditendang hingga dijambak bahkan diancam untuk dibunuh ketika bertengkar dengan oknum polisi berinisial DM.

      Sembilan Gempa Guncang Indonesia Hari Ini, Termasuk Cianjur dan Sukabumi

      Sembilan kali peristiwa alam itu bisa dirasakan guncangannya oleh masyarakat yang tinggal di lokasi sekitar titik gempa.

      Menolak Dipayungi, Mensos Risma Hujan-hujanan di Lokasi Pengungsian Cianjur

      Mensos Risma menolak saat hendak dipayungi oleh seorang pengungsi ketika hujan mulai turun.

      Sebut Pemimpin Berambut Putih, Jokowi Dinilai Ingin Duetkan Prabowo-Ganjar

      Jokowi dianggap ingin menduetkan Ganjar Pranowo sebagai calon wakil presiden untuk Prabowo Subianto.

      Situs Purba Gunung Padang Selamat dari Gempa Cianjur

      Juru Pelihara (Jupel) Menghalit Gunung Padang, Nanang Sukamana, memastikan tidak ada kerusakan di situs tertua di dunia yang terletak di Kecamatan Campaka itu.