Ingat-Ingat! Pemohon KTP dan KK di Kantor Kecamatan Wajib Pakai Masker

Hampir semua kecamatan memperketat penerapan protokol kesehatan untuk mencegah persebaran Covid-19.

SOLOPOS.COM - Pengunjung mencuci tangan di basement Gedung Kantor Kecamatan Sragen Kota, Sragen, Sabtu (5/12/2020). (Solopos-Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN — Pelayanan publik di kantor kecamatan semakin diperketat mengingat angka kasus Covid-19 Kabupaten Sragen menunjukkan grafik meningkat.

Hampir semua kecamatan memperketat penerapan protokol kesehatan untuk mencegah persebaran Covid-19. Salah satunya di Kecamatan Sragen Kota yang hanya melayani pemohon kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK) bermasker.

Pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) di Kecamatan Sragen Kota dilakukan di basement karena ruang pelayanan lantai I masih dalam proses renovasi. Pengunjung disediakan kursi sofa dengan jaga jarak yang ditandai dengan tanda silang.

Sampel Kian Banyak, Hasil Swab PCR Dua Pekan Belum Keluar

Pemohon masuk ruang pelayanan maksimal tiga orang secara bergantian untuk kepentingan jaga jarak dan keterbatasan ruangan. Sebelum masuk, pemohon diarahkan untuk cuci tangan, pengukuran suhu tubuh, dan penyemprotan hand sanitizer.

Camat Sragen Kota, Dwi Sigit Kartanto, saat dihubungi Solopos.com, Jumat (4/12/2020), menyampaikan sesuai protokol kesehatan semua pelayanan di Kecamatan Sragen Kota menerapkan prosedur protokol kesehatan secara ketat.

Sigit, sapaan akrabnya, menjelaskan pemohon wajib memakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak. Bila ada yang kurang sehat, ujar dia, petugas mengarahkan supaya istirahat di rumah.

Asrama Haji Donohudan Resmi Jadi Tempat Isolasi Pasien OTG

“Untuk pelayanan berjalan seperti biasa, tidak ada pembatasan. Ketika kapasitas di dalam ruang sudah penuh, pemohon lainnya dipersilakan menunggu di luar ruangan yang disediakan. Yang utama warga datang wajib pakai masker. Kalau ada warga yang tidak pakai masker, maka petugas akan memberi masker dan mengingatkan tentang pentingnya masker. Setelah pakai masker baru diperbolehkan masuk ke ruang pelayanan,” jelasnya.

Ruang Pelayanan Diperbaiki

Sigit menyampaikan rata-rata warga yang datang ke Kantor Kecamatan Sragen Kota sudah menggunakan masker. Sigit membenarkan bila untuk sementara pelayanan di Kecamatan Sragen Kota dilaksanakan di basement karena ruang pelayanan sedang diperbaiki.

“Proses renovasinya sudah selesai. Tinggal pembersihan dan pemindahan peralatan serta jaringan sistem informasi administrasi kependudukan (SIAK). Renovasi dilakukan sudah sebulan lalu. Selama perbaikan tak menganggu pelayanan,” ujarnya.

KPK Tangkap Pejabat Kemensos, Diduga terkait Bansos Penanganan Covid-19

Pengetatan penerapan protokol kesehatan juga dilakukan di Kantor Kecamatan Sidoharjo, Sragen.

Camat Sidoharjo Susilohono menyampaikan penerapan protokol kesehatan di Kecamatan Sidoharjo diperketat, yakni dengan wajib pakai masker, cuci tangan atau semprot hand sanitizer, jaga jarak, dan menghindari kerumunan.

Berita Terbaru

Halau Covid-19, Tak Sembarang Tamu Bisa Masuk Kejari Sragen

Solopos.com, SRAGEN -- Kejaksaan Negeri atau Kejari Sragen menerapkan tatanan baru dalam rangka mencegah penularan Covid-19. Sejumlah tempat cuci...

Patuhi Protokol Kesehatan Lur, Bed Isolasi Covid-19 di 3 RS Wonogiri Penuh!

Solopos.com, WONOGIRI — Tempat tidur di ruang isolasi pasien Covid-19 di tiga rumah sakit (RS) rujukan di Wonogiri nyaris...

Pabrik di Wonogiri Boleh Beroperasi Selama PPKM, Asal...

Solopos.com,WONOGIRI -- Pabrik di Wonogiri tidak mengurangi jam operasional selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Namun protokol kesehatan harus...

Satpol PP Karanganyar Minta Jogo Tonggo Ikut Awasi Pedagang

Solopos.com,  KARANGANYAR -- Satpol PP Karanganyar mengajak Satgas Jogo Tonggo untuk berkolaborasi mengawasi warung dan angkringan saat malam hari...

Warga Isolasi Mandiri Karena Covid-19 di Jetis Karanganyar Dapat Rp20.000 Per Hari

Solopos.com, KARANGANYAR -- Pemerintah Desa Jetis, Kecamatan Jaten, Karanganyar, memiliki strategi khusus merawat warga yang menjalani isolasi mandiri karena...

Deteksi Dini Penularan Covid-19 di Sukoharjo Makin Agresif

Solopos.com, SUKOHARJO – Upaya deteksi dini penularan Covid-19 di Sukoharjo kian agresif dengan melakukan uji swab dan rapid test....

Satgas Covid-19 Solo: Dampak PPKM Baru Bisa Dirasakan 2 Pekan Lagi

Solopos.com, SOLO -- Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani, mengatakan dampak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakata atau PPKM pada...

Langgar Prokes, 5 Pedagang Pasar Kebakkramat & Palur Dilarang Jualan

Solopos.com, KARANGANYAR -- Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi (Disdagnakerkop) dan UKM Karanganyar menyidak Pasar Kebakkramat dan Pasar Palur untuk...

Ini Temuan Satpol PP Selama Satu Pekan PPKM di Wonogiri

Solopos.com, WONOGIRI -- Satu pekan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM di Wonogiri, pusat perbelanjaan, warung makan dan...

Tim Ahli Satgas Klaten Usulkan Pasien Covid-19 Isolasi Mandiri Diberi Penanda Khusus

Solopos.com, KLATEN – Tim Ahli Satgas Penanganan Covid-19 Klaten, Ronny Roekmito, mengusulkan pemberian tanda khusus bagi warga terkonfirmasi positif...