Kategori: Klaten

Hujan Deras 3 Jam, Tanggul Sungai Gamping Burikan Klaten Jebol di 2 Tempat


Solopos.com/Ponco Suseno

Solopos.com, KLATEN -- Tanggul Sungai Gamping, Desa Burikan, Kecamatan Cawas, Klaten, jebol pada dua tepat setelah hujan deras selama tiga jam, Rabu (6/1/2021) pukul 13.30 WIB-16.30 WIB.

Akibat jebolnya tanggul tersebut, areal pertanian seluas 40 hektare terendam luapan air Sungai Gamping. Berdasarkan informasi yang Solopos.com himpun, hujan deras mulai mengguyur kawasan Burikan, Cawas, pukul 13.30 WIB.

Hujan deras itu mengakibatkan volume air Sungai Gamping meningkat drastis. Pada sisi lain, kondisi tanggul sebelum hujan deras memang banyak lubang kecil karena ulah tikus.

Solo Great Sale 2021 Ditunda, Event Lain Masih Dipertimbangkan

Derasnya aliran air Sungai Gamping Klaten membuat tanggul jebol pada dua lokasi. Kali pertama, tanggul jebol pada sisi selatan jembatan Burikan. Tanggul itu jebol sepanjang 30 meter-35 meter.

Tak berselang lama, giliran tanggul sisi utara jembatan yang sama yang jebol. Kali ini, tanggul jebol sepanjang 20 meter-25 meter.

"Jebolnya tanggul itu bertahap. Jadi, tidak langsung jebol begitu saja. Awalnya, tanggul yang jebol sedikit, lama-lama besar. Yang selatan jembatan itu lokasinya tempukan dua sungai. Saking derasnya arus, tanggul bisa jebol. Selain itu, ada beberapa lubang kecil karena digogosi tikus. Ini juga terjadi pada sisi utara jembatan," kata Camat Cawas, M Prihadi, kepada Solopos.com, Rabu (6/1/2021) petang.

Kades Karangtengah Wonogiri Tak Jadi Dipenjara Dalam Kasus Perzinaan, Kok Bisa?

Areal Pertanian Terendam

Prihadi mengatakan luapan air Sungai Gamping Klaten karena tanggul jebol tersebut mengakibatkan areal pertanian seluas 40 hektare terendam air. Tanaman padi yang terendam rata-rata sudah berusia 50 hari. "Tanaman yang terendam sudah mau keluar padinya," katanya.

Prihadi langsung mengecek lokasi begitu mendapat informasi jebolnya tanggul Sungai Gamping. Pemerintah Kecamatan Cawas telah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Burikan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo, dan sukarelawan juga diajak berkoordinasi terkait tanggul sungai jebol itu.

Masjid Agung Karanganyar Bakal Dilengkapi Lift Menuju Puncak Menara

"Sembari menunggu kondisi air surut, kami sudah koordinasi dengan yang lainnya. Tanggul yang jebol segera kami perbaiki. Kami juga sudah minta bantuan beronjong," katanya.

Selain Cawas, hujan deras juga melanda beberapa daerah Kabupaten Bersinar. Jalan Solo-Jogja bahkan tergenang pada beberapa bagian lantaran drainase tak optimal. Jalan yang tergenang itu masuk perbatasan kota, yakni Jetis, Kecamatan Klaten Selatan.

Share
Dipublikasikan oleh
Suharsih