Tutup Iklan

Hore! Kabupaten Madiun Level 2, Sudah Boleh Piknik?

Pemkab Madiun belum mengizinkan tempat wisata beroperasi padahal Kabupaten Madiun masuk daerah yang menerapkan PPKM Level 2.

 Salah satu objek wisata andalan di Kabupaten Madiun, Umbul Square. (Istimewa/Madiun Umbul Square)

SOLOPOS.COM - Salah satu objek wisata andalan di Kabupaten Madiun, Umbul Square. (Istimewa/Madiun Umbul Square)

Solopos.com, MADIUN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun belum mengizinkan tempat wisata beroperasi atau buka. Padahal Kabupaten Madiun masuk daerah yang menerapkan PPKM Level 2 sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri.

Wakil Bupati Madiun, Hari Wuryanto, mengatakan Kabupaten Madiun sudah termasuk PPKM Level 2. Tetapi, kata dia, Pemkab belum membuka tempat wisata. Hari menyampaikan masih harus menunggu instruksi Bupati Madiun.

Baca Juga : Viral! Bupati Jember-Istri Nyanyi dan Joget di Pesta Pernikahan

Dia menjanjikan tempat wisata sudah boleh buka pekan depan. Namun, ada berbagai persyaratan yang harus dipenuhi. “Kami akan membahas terlebih dahulu. Tentu sesuai ketentuan di level 2. Kemungkinan pekan depan [boleh buka],” kata Hari, Kamis (21/10/2021).

Sesuai Inmendgari, daerah yang berada di PPKM Level 2 diperbolehkan membuka tempat wisata dengan kapasitas maksimal 25%. Selain itu, tempat wisata yang buka harus mengikuti protokol kesehatan.

Selain menerapkan protokol kesehatan, pengunjung dan pegawai tempat wisata wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk melakukan screening. Syarat lain, anak di bawah 12 tahun diperbolehkan masuk ke tempat wisata yang sudah menggunakan aplikasi PeduliLindungi dengan syarat didampingi orang tau.

Baca Juga : Persoalan Uang Bulanan Atlet Kota Madiun Bergulir, Jadi Perdebatan?

Pemerintah juga akan menerapkan ganjil genap di sepanjang jalan menuju dan dari lokasi tempat wisata mulai Jumat pukul 12.00 WIB sampai Minggu pukul 18.00 WIB. “Tempat wisata kalau boleh buka, harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” kata dia.

Selain wisata, Hari menyampaikan bidang pendidikan, terkait pembelajaran tatap muka (PTM) akan diperluas. Dia menyebut PTM sudah diselenggarakan di sejumlah sekolah dengan kuota terbatas. “Untuk PTM, akan ditingkatkan. Mulai dari jumlah murid yang masuk maupun jamnya,” ujar Hari.

Baca Juga : 2 Hari, 2 Rumah di Ponorogo Terbakar, Ini Penyebabnya

Sesuai Inmendagri, daerah yang berada di level 2 diperbolehkan melaksanakan PTM dengan kapasitas 50%. Untuk SDLB, MILB, SMPLB, SMALB, dan MALB maksimal 62% sampai 100% dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal lima peserta didik. Untuk jenjang PAUD, maksimal 33% dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal lima anak.


Berita Terkait

Berita Terkini

Ini Alasan Pria Pengangguran di Madiun Sering Dolan ke Gudang Ekspedisi

Satreskrim Polres Madiun Kota menangkap pria pengangguran, ANH, 36, yang kerap berkunjung ke gudang perusahaan ekspedisi karena diduga mencuri puluhan handphone dari gudang tersebut.

Periksa Teman Novia Widyasari, Ini Kata Polisi Soal Dugaan Pemerkosaan

Polisi memeriksa teman Novia Widyasari Rahayu, mahasiswi Mojokerto yang ditemukan meninggal diduga bunuh diri, tetapi polisi belum mau banyak bicara soal dugaan pemerkosaan terhadap Novia.

Erupsi Semeru, Ibu-Anak Ditemukan Meninggal Berpelukan di Reruntuhan

Korban Rumini, 28, dan ibunya, Salamah, ditemukan meninggal dalam kondisi berpelukan di reruntuhan rumah mereka Desa Curah Kobokan, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Minggu (5/12/2021).

Update! 15 Orang Meninggal & 27 Hilang Akibat Erupsi Gunung Semeru

Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB memperbarui data korban jiwa maupun korban yang hilang akibat erupsi Gunung Semeru.

Musim Tanam Padi di Madiun, Pembelian Pupuk Bersubsidi Malah Dibatasi

Petani di Kabupaten Madiun mengeluhkan ketersediaan pupuk bersubsidi dan pembatasan pembelian per petak sawah per petani karena dinilai tidak sesuai kebutuhan.

Korban Meninggal Erupsi Semeru Bertambah, BNPB Terus Perbarui Data

BNPB akan terus melakukan pemutakhiran data korban meninggal dalam bencana letusan Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kali terakhir tercatat 14 orang meninggal.

Viral Surat Ibu Novia Widyasari ke Kapolres Mojokerto, Ini Isinya

Ibunda Novia Widyasari mengirim surat kepada Kapolres Mojokerto yang isinya menegaskan anaknya depresi dan menolak jasadnya diautopsi.

Ibu Novia Tolak Autopsi, Kasus Bunuh Diri Anaknya Dianggap Musibah

Ibu Novia Widyasari, mahasiswi Mojokerto yang bunuh diri di makam sang ayah, sudah ikhlas menerima kasus kematian anaknya sebagai musibah.

Kasus Novia Bunuh Diri, Ini Pengakuan Ibunya

Ibunda Novia Widyasari, mahasiswi Mojokerjo, Jatim, yang bunuh diri di kuburan ayahnya menolak jasad anaknya diautopsi dan meminta kasus tersebut tidak dibesar-besarkan.

Catatan Erupsi Gunung Semeru Sejak 1818-2021

Gunung Semeru memiliki catatan sejarah erupsi yang panjang sejak 1818 sampai sekarang.

Misteri Gunung Semeru: Paku Bumi Jawa Ditancapkan Para Dewa

Gunung Semeru menyimpan sederet kisah misteri, termasuk asal-usulnya yang disebut sebagai paku bumi Jawa yang dibawa para dewa.

Gunung Semeru Erupsi, Masyarakat Lumajang Diminta Jauhi DAS

Gunung Semeru yang berada di Kabupaten Lumajang mengalami peningkatan aktivitas pada Sabtu (4/12/2021) sore.

Seluruh Rumah Warga di Satu Dusun Hancur Akibat Erupsi Gunung Semeru

Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati, melaporkan hampir seluruh rumah di satu dusun hancur akibat erupsi Gunung Semeru.

Potensi Erupsi Susulan Gunung Semeru, Ini Kata PVMBG

PVMBG mengaku terus memantu potensi terjadinya erupsi susulan di Gunung Semeru, Jawa Timur (Jatim), yang baru saja meletus dan mengeluarkan abu vulkanik.

Lewat Siaga Kita, Pekerja Informal di Madiun Terima Perlindungan Sosial

Pemkot Madiun memberikan jaminan sosial bagi pekerja informal melalui program Siaga Kita, yakni jaminan kecelakaan kerja dan kematian.