Hindari Kerumunan, Rakor MKKS SMP Se-Soloraya Terpaksa Ditunda
Ilustrasi pendidikan SMP. (Solopos/Wishnu Paksa)

Solopos.com, SOLO -- Rapat koordinasi atau rakor Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah atau MKKS SMP se-Soloraya yang sedianya diadakan Rabu (20/1/2021) ditunda.

Penundaan ini untuk menghindari kerumunan selama pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Ketua MKKS SMP Solo, Sutarmo, mengatakan rapat tersebut dijadwal ulang pada awal Februari.

Kapolresta Solo Temui Eks Politikus Hasan Mulachela, Ada Apa?

“Sejak jauh-jauh hari memang akan kami rencanakan untuk dilaksanakan 20 Januari. Tetapi kemudian ada kebijakan PPKM, sehingga kemudian Pak Wali [Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo] menyarankan kegiatan ini ditunda. Kami jadwal ulang, kemungkinan awal Februari bisa dilaksanakan,” ujarnya kepada Solopos.com, Sabtu (16/1/2021).

Gerebek Panti Pijat, Spa, dan Karaoke Bandel, Satpol PP Sukoharjo: Ada Yang Remang-Remang...

Sutarmo mengatakan nantinya rakor MKKS SMP tersebut akan berlangsung dengan kombinasi daring (dalam jaringan) dan luring (luar jaringan).

“Acara ini memang kombinasi, acara daring sebagian dikendalikan dari Solo. Sementara kepala-kepala sekolah se-wilayah Soloraya mengikuti bareng-bareng dari daerah mereka. Seperti nobar [nonton bareng],” ujarnya.

Tambah Terus, Positif Covid-19 Solo Hampir 7.000 Kasus, 331 Orang Meninggal

Mereka yang mengikuti rapat secara nonbar harus menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dengan ketat.

Sementara itu, agenda utama rakor nanti adalah webinar dengan tema peningkatan kompetensi manajerial kepala sekolah dalam meningkatkan pembelajaran, khususnya saat masa pandemi Covid-19.

Pasar Kota Sragen Direvitalisasi, Ini 4 Lokasi Pasar Darurat Untuk 854 Pedagang

Rencananya, webinar akan menghadirkan narasumber dari Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (Ditjen PAUD Dikdasmen).



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom