Tutup Iklan
Hendak Jual Menu Berbuka, Warung di Jalan Purwodadi-Pati Hangus Terbakar
Petugas pemadam kebakaran memadamkan api yang membakar warung milik Murni, di Desa Jangkungharjo, Brati, Sabtu (9/5/2020) sore. (Istimewa)

Solopos.com, PURWODADI -- Sebuah warung jajanan di jalan raya Purwodadi-Pati, tepatnya di Desa Jangkungharjo, Kecamatan Brati, Grobogan, terbakar Sabtu (9/5/2020). Kebakaran warung yang berada di pinggir jalan antarkabupaten itu sempat menarik perhatian pengguna jalan.

Informasi yang dihimpun Solopos.com menyebutkan warung tersebut adalah milik Murni, 55, warga Jangkungharjo. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB tersebut.

492 PDP Covid-19 di Jateng Meninggal Dunia, 60-an dari Soloraya

Selama ini warung yang berada di pinggir jalan dekat jembatan tersebut buka malam hingga dini hari. Musibah kebakaran tersebut bermula ketika pemilik warung mempersiapkan makanan yang akan dijual.

Murni sempat memasak untuk persiapan berjualan. Sebelum warungnya terbakar, dia pulang ke rumah yang berada di belakang warung atau sekitar 20 meter dari jalan Purwodadi-Pati.

60 Karyawan Diisolasi, Indogrosir Sleman Tutup Total Online-Offline

Tak berselang lama beberapa pengendara yang lewat di depan warung berhenti. Mereka melihat asap tebal dari bagian atas warung dan segera memberitahukan ke warga sekitar.

“Iya pas lewat kok bagian atap warung keluar asap. Beberapa pengendara lainnya juga ikut berhenti dan memberitahu warga sekitar warung,” ujar Agus kepada wartawan.

60 Karyawan Diisolasi, Indogrosir Sleman Tutup Total Online-Offline

Begitu warga berdatangan, warung di tepi jalan Purwodadi-Pati yang terbuat dari kayu berukuran 4 meter x 5 meter itu mulai terbakar api. Warga pun berupaya memadamkan api namun usaha mereka tidak berhasil.

Api di warung baru bisa dipadamkan setelah dua mobil pemadam kebakaran dari Pos Induk Damkar Purwodadi datang ke lokasi. Namun, barang dagangan di warung habis terbakar.

Rekor Jumlah Kasus Baru 9 Mei, Grafik Covid-19 Indonesia Terus Menanjak

Api Kompor

Kapolsek Brati AKP Asep Priyana mengatakan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun, dugaan sementara, api penyebab kebakaran berasal dari kompor di dalam warung.

Setelah mempersiapkan masakan untuk jualan, pemilik langsung pulang ke rumah. Namun, lanjutnya, diduga pemilik warung lupa mematikan kompor yang digunakan untuk memasak. Karena lokasi warung yang terbakar terletak di tepi jalan Purwodadi-Pati, kebakaran itu cepat diketahui oleh para pengguna jalan.

Alumnus UII Bantah Pelecehan Seksual, Tantang Korban ke Jalur Hukum

“Sebelum membuka warung atau sebelum jualan, pemilik sempat menyalakan kompor untuk masak. Diduga lupa mematikan kompor saat ditinggal pulang. Kerugian akibat kejadian itu sekitar Rp 30 juta,” jelas Asep.

Sebelum warung di jalan Purwodadi-Pati itu terbakar, kebakaran di kecamatan lain di Grobogan juga terjadi pada Kamis (7/5/2020) malam. Rumah milik Narto, 40, warga Dusun Pulo, Desa Karanggeneng, Godong terbakar. Kebakaran tersebut diduga akibat korsleting dan sempat terdengar letupan dari atap rumah.

Rekor Jumlah Kasus Baru 9 Mei, Grafik Covid-19 Indonesia Terus Menanjak

“Pemilik rumah menderita kerugian sekitar Rp200 juta akibat kebakaran tersebut,” jelas Camat Godong Bambang Haryono.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom

Pasang Baliho