Rektor UNS Solo Jamal Wiwoho berswafoto bareng wisudawan UNS Solo periode V/2019, Sabtu (19/10/2019), di Auditorium GPH Haryo Mataram. (Istimewa-Dok. Humas UNS)

Solopos.com, SOLO -- Kisah unik terjadi saat wisuda mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo periode V/2019, Sabtu (19/10/2019), di Auditorium GPH Haryo Mataram UNS Solo.

Rektor UNS Solo Jamal Wiwoho bernyanyi di depan para wisudawan, pejabat UNS, dan serta orang tua yang memadati ruangan tersebut. Pagi itu, Jamal menyanyikan lagi Rumah Kita milik God Bless. Jamal Wiwoho didampingi Sri Budi Hastuti, guru besar di Fakultas Pertanian.

Kejadian mengejutkan itu pun disambut suara riuh tepuk tangan semua peserta wisuda. Di pertengahan lagu, Jamal yang semula berada di depan peserta tiba-tiba meninggalkan mik dan menuju ke arah wisudawan untuk berswafoto.

Sedangkan sebagian wisudawan yang melihat rektor mengarahkan kamera ponsel ke arah mereka sebagai latar pun heboh dan berlari mendekat agar lebih jelas terlihat dalam bingkai kamera sang rektor.

Momen-momen meriah dan penuh keakraban ini terjadi seusai proses wisuda sesi pertama dari dua sesi yang ada.

Sementara itu, jumlah total mahasiswa UNS Solo yang diwisuda hari itu sebanyak 1.803 lulusan. Mereka terdiri atas 191 wisudawan lulusan pascasarjana, 19 wisudawan Pendidikan Dokter Spesialis, 1.075 Wisudawan sarjana dari 11 fakultas, 12 wisudawan Diploma IV dari Fakultas Kedokteran, 442 wisudawan Diploma III dari 8 fakultas, dan 64 wisudawan Diploma II dari dua fakultas.

Dalam pidatonya, Jamal mengatakan di era industri 4.0 saat ini, penetrasi dunia berlangsung dengan sangat dinamis dan cepat dengan kemajuan teknologi dan big data.

Tuntutan agar kelak menjadi manusia yang tangguh dan hebat dalam ilmu teknologi bukan hal yang mengada-ada. Karenanya Jamal mengajak para wisudawan untuk bergerak cepat dalam menghadapi era industri saat ini.

"Dunia telah berubah maju dengan cepat, dan kalau Saudara tidak siap dan sigap mengantisipasinya, maka Saudara akan ditinggalkan. Oleh karena itu, jangan berhenti belajar, karena kehidupan tidak pernah berhenti memberikan pelajaran," ujar Jamal.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten