Ilustrasi wanita menggunakan kosmetik. (Beautyhead.com)

Solopos.com, SOLO — Bagi kebanyakan wanita hamil, menjaga kesehatan janin yang dikandungnya menjadi hal yang diprioritaskan. Namun, para perempuan tentu ingin tetap tampil cantik saat mengandung si buah hati dengan merias wajah dan tubuh menggunakan kosmetik.

Tahukah Anda bahwa ada beberapa bahan kosmetik yang dianggap berbahaya bagi kesehatan janin? Dihimpun dari Liputan6.com, Senin (7/10/2019), berikut beberapa bahan kosmetik yang dianggap berbahaya bagi kesehatan janin:

1. Retinoid
Retinoid terkandung dalam obat jerawat. Retnoid merupakan senyawa kimia yang berasal dari vitamin A. Kandungan retinoid pada obat jerawat mampu mengurangi produksi sebum, sehingga bisa membantu proses penyembuhan jerawat.

Namun senyawa ini tak dianjurkan untuk digunakan wanita hamil. Retinoid bersifat teratogen, kondisi atau agen yang secara potensial membahayakan organisme prenatal. Penggunaannya bisa menyebabkan berbagai masalah seperti hidrosefalus, kecacatan daerah kepala dan wajah janin, kecacatan pada organ jantung, hingga kematian janin.

2. Benzoil Peroksida & Asam Salisilat
Benzoil peroksida dan asam salisilat juga sering ditemukan pada produk kosmetik bagi kulit berjerawat. Menurut penelitian, penggunaan kedua bahan tersebut masih dalam batas aman bagi perempuan hamil jika digunakan dengan pengawasan ketat dokter. Namun, penggunaan senyawa itu bisa meningkatnya risko perdarahan otak pada janin.

3. Hidrokuinon
Senyawa bernama hidrokuinon banyak terkndung pada pemutih kulit. Krim pemutih yang mengandung hidrokuinon, atau punya nama lain benzene-1, 4-diol, atau quinol, merupakan senyawa kimia yang mampu menghambat pembentukan melanin yang membuat kulit tampak hitam. Penggunaannya pada perempuan hamil tidak disarankan karena bisa masuk ke dalam plasenta dan menyebabkan pertumbuhan janin terganggu.

4. Paraben
Paraben merupakan salah satu bahan kimia yang sering digunakan sebagai bahan pengawet pada berbagai macam produk. Biasanya, paraben mudah ditemukan pada produk kecantikan seperti pelembap, produk perawatan rambut, dan produk cukur.

Paraben bagi perempuan hamil bisa mengakibatkan meningkatnya risiko keguguran, berat badan bayi lahir rendah, kegagalan perkembangan janin, dan gangguan tingkah laku pada perempuan hamil.

5. Phthalate
Phthalate adalah senyawa kimia yang juga sering digunakan pada cat kuku, hair spray, sabun, sampo, hingga parfum. Phthalate yang digunakan pada produk kecantikan ini dapat berupa turunannya seperti dibutylphthalate, dimetylphthalate, dan dietylphthalate. Senyawa ini bisa meningkatkan risiko penyakit jantung dan meningkatkan risiko anak terlahir dengan keterlambatan perkembangan bicara dan motorik.

Sumber: Liputan6.com


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten