Hasil Visum: Lesti Kejora Alami Luka Lebam Akibat Benda Tumpul

Lesti Kejora mengalami luka lebam di beberapa bagian akibat benturan benda tumpul.

 Lagu Sekali Sumur Hidup dinyanyikan Lesti Kejora (Youtube 3D Entertainment)

SOLOPOS.COM - Lagu Sekali Sumur Hidup dinyanyikan Lesti Kejora (Youtube 3D Entertainment)

Solopos.com, JAKARTA — Polda Metro Jaya mengungkapkan hasil visum menunjukkan ada beberapa luka yang diderita artis Lestiani alias Lesti Kejora akibat kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan suaminya, Muhammad Rizky alias Rizky Billar.

Lesti Kejora mengalami luka lebam di beberapa bagian akibat benturan benda tumpul.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

“Terdapat luka memar di telapak tangan belakang kanan disertai dengan bengkak, lebam dan nyeri serta tidak terdapat gangguan fungsi,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan saat dikonfirmasi, Rabu (5/10/2022).

Zulpan menambahkan, hasil visum menunjukkan adanya luka memar di siku kiri Lesti yang disebabkan benda tumpul.

Baca Juga: Keberadaan Lesti Kejora Dirahasiakan, Ini Alasannya

“Luka-luka atau kelainan tersebut disebabkan oleh karena kekerasan tumpul,” ujarnya, seperti dikutip Solopos.com dari Antara.

Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan telah melayangkan surat panggilan kepada Rizky Billar untuk menjalani pemeriksaan pada Kamis (6/10/2022) terkait kasus KDRT tersebut.

Selain memanggil Rizky, polisi juga akan memanggil dua saksi tambahan, yakni satu orang asisten rumah tangga (ART) dan satu orang sekuriti.

Baca Juga: Marak KDRT hingga Kalangan Artis: Selingkuh dan Budaya Patriarki Penyebabnya

Keduanya bekerja di rumah Lesti dan Rizky dan akan diperiksa pada Jumat (7/10/2022).

Kasus kekerasan yang dialami Lesti Kejora terjadi pada 28 September 2022 pukul 01.51 WIB dini hari di rumah mereka di Cilandak, Jakarta Selatan.

Berdasarkan laporan pengacara Lesti Kejora, Rizky melakukan kekerasan fisik dengan mendorong dan membanting korban ke kasur dan mencekik leher korban sehingga jatuh ke lantai.

Baca Juga: 33 Anak Meninggal dalam Tragedi Kanjuruhan, Terkecil Berusia 4 Tahun

KDRT tersebut kembali terulang pada pukul 09.47 WIB. Saat itu Rizky menarik tangan korban ke arah kamar mandi, kemudian membanting korban ke lantai dan dilakukan berulang kali.

Akibat kejadian tersebut Lesti kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi dan harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

Saat ini Lesti sudah diperbolehkan pulang untuk beristirahat dan pemulihan.

Sumber: Antara

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Bangunan 31 Ponpes NU Roboh akibat Gempa Cianjur, 30 Santri Wafat

      Rata-rata pondok pesantren dibangun menggunakan skema swadaya atau gotong royong santri atau alumni sehingga konstruksi bangunan tidak sesuai dengan spesifikasi dan rawan terhadap gempa bumi.

      Polisi Terduga Penganiaya Selebgram Farah Diba Ditahan Polda Kalsel

      Selebgram Farah Diba mengaku ditampar, ditendang hingga dijambak bahkan diancam untuk dibunuh ketika bertengkar dengan oknum polisi berinisial DM.

      Sembilan Gempa Guncang Indonesia Hari Ini, Termasuk Cianjur dan Sukabumi

      Sembilan kali peristiwa alam itu bisa dirasakan guncangannya oleh masyarakat yang tinggal di lokasi sekitar titik gempa.

      Menolak Dipayungi, Mensos Risma Hujan-hujanan di Lokasi Pengungsian Cianjur

      Mensos Risma menolak saat hendak dipayungi oleh seorang pengungsi ketika hujan mulai turun.

      Sebut Pemimpin Berambut Putih, Jokowi Dinilai Ingin Duetkan Prabowo-Ganjar

      Jokowi dianggap ingin menduetkan Ganjar Pranowo sebagai calon wakil presiden untuk Prabowo Subianto.

      Situs Purba Gunung Padang Selamat dari Gempa Cianjur

      Juru Pelihara (Jupel) Menghalit Gunung Padang, Nanang Sukamana, memastikan tidak ada kerusakan di situs tertua di dunia yang terletak di Kecamatan Campaka itu.

      Tragedi Berdarah Enam Karyawan di Virginia Dipicu Aksi Perundungan

      Berdasarkan analisis forensik karyawan Walmart, Bing yang berusia 31 tahun itu mengeluh rekan kerja mengucilkan dan memusuhinya, bahkan menertawakannya.

      Mengenal SATU Indonesia Awards, Tema Tulisan Anugerah Pewarta Astra 2022

      Tulisan jurnalis diharapkan mengisahkan harapan, optimisme, dan ajakan untuk bangkit bersama-sama dari 493 penerima SATU Indonesia Awards.

      Basarnas Evakuasi Jenazah WNA asal Inggris di Hutan Ternate

      Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ternate, Maluku Utara (Malut) mengevakuasi sesosok mayat warga negara asing (WNA) asal Inggris ditemukan di hutan Kastela dan Jambula, Kota Ternate.

      Dosen Farmasi UNS Beberkan 4 Cara Mudah Memastikan Keamanan Obat

      Jika obat dalam kondisi tidak baik atau rusak, sebaiknya tidak digunakan atau minta diganti.

      4 Jenazah Kembali Ditemukan, Korban Meninggal Akibat Gempa Cianjur Jadi 314

      Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan mengevakuasi empat jenazah korban gempa bumi di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (26/11/2022).

      Kasus Suap Rektor Unila, KPK Dalami Keterlibatan Politikus PDIP Utut Adianto

      KPK mendalami praktik penitipan calon mahasiswa baru di Universitas Negeri Lampung (Unila). Wakil Ketua Komisi I DPR Fraksi PDIP Utut Adianto turut diperiksa penyidik terkait dugaan penitipan calon mahasiswa baru.

      Solopos Hari Ini: Bebannya Besar Gajinya Kecil

      Masalah kesejahteraan guru termasuk kepastian status mereka sebagai aparatur sipil negara (ASN) masih membayangi peringatan Hari Guru Nasional tahun ini.

      Di Hadapan Relawan, Jokowi Singgung Pemimpin Rambut Putih yang Pikirkan Rakyat

      Di hadapan relawannya, Presiden Jokowi menyinggung soal pemimpin berambut putih yang memandakan pemimpin memikirkan rakyat.

      4 Alasan Bali Cocok Jadi Lokasi Event Internasional Menurut Pakar Wisata UNS

      Pakar Pariwisata Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Dr. Deria Adi Wijaya, S.ST.Par., membeberkan faktor-faktor yang membuat Bali cocok dijadikan lokasi acara tingkat internasional.