Harga Bawang Putih di Solo Rp50.000/Kg, Awas Inflasi!
Ilustrasi bawang putih. (Solopos-dok)

Solopos.com, SOLO -- Harga bawang putih naik signifikan di pasar tradisional Solo pada awal Februari ini. Indikasi kenaikan harga komoditas ini sudah tampak beberapa waktu sebelumnya lantaran stoknya berkurang.

Seorang pedagang di Pasar Legi, Sri Rahayu, mengatakan harga bawang putih jenis kating di lapaknya pada Senin (3/2/2020) sekitar Rp50.000/kg. "Sekarang Rp50.000/kg. Sudah sekitar tiga hari ini naik," kata dia saat ditemui Solopos.com, Senin.

Sedangkan bawang putih jenis sinchung sekitar Rp45.000/kg. Jika dibandingkan pada 29 Januari 2020, harga tersebut naik cukup signifikan. Pada tanggal tersebut harga bawang putih kating sekitar Rp31.000/kg dan bawang putih sinchung sekitar Rp27.000/kg.

Pengurus DPC PDIP Solo Dipanggil DPP ke Jakarta, Bahas Rekomendasi Cawali?

Dia mengatakan permintaan bawang putih saat ini juga cenderung berkurang. Sementara itu berdasarkan data yang diunggah di Sistem Informasi Harga dan Produksi Komoditi PIHPS Jawa Tengah, harga bawang putih kating di pasaran Solo pada Senin (3/2/2020) sekitar Rp51.000/kg. Sebelumnya pada 31 Januari 2020 hanya Rp37.000/kg.

Harga tersebut merupakan harga tertinggi di awal 2020 ini. Sedangkan pada 2019 lalu, harga komoditas tersebut mencapai harga tertinggi pada 3 Mei 2019 yaitu di harga Rp64.000/kg.

Bakul Ondhe-Ondhe Dibacok Dan Dirampas Motornya di Gatak Sukoharjo

Sebelumnya Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Solo, Bambang Pramono, mengatakan selain cabai, TPID Solo juga mewaspadai bawang putih yang mayoritas didatangkan dari Tiongkok. "Informasi yang kami dapat ada pengurangan stok. Kalau suplai kurang ada potensi ke harga. Kami akan koordinasi dengan pusat," kata dia belum lama ini.

Di sisi lain jumlah pasokan di Pusat Pergudangan Pedaringan mengalami penurunan pada Januari 2020 yakni hanya empat kontainer. Asisten Pengembangan Ekonomi Setda Solo, Agus Sutrisno, mengatakan pada Januari tahun ini hanya empat kontainer bawang putih yang datang di Pedaringan. "Biasanya satu bulan sekitar 20 kontainer, ini baru empat," kata dia belum lama ini.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom