Kategori: Wonogiri

H+1 Lebaran Jalanan Wonogiri Kok Ramai, Ternyata Ini Alasannya


Solopos.com/Rudi Hartono

Solopos.com, WONOGIRI — Arus lalu lintas di Wonogiri pada H+1 Lebaran atau hari kedua Lebaran, Jumat (14/5/2021) terpantau ramai lancar.

Pantauan Solopos.com, semua jalan raya di kawasan kota Wonogiri ramai, tetapi lancar. Jumlah kendaraan lebih banyak dari pada pada hari H Lebaran, Kamis (14/5/2021) kemarin. Jalan desa dan dusun turut ramai. Mayoritas kendaraan yang melintas berpelat nomor eks-karesidenan Surakarta, yakni AD.

Ada pula berpelat nomor B, AB, AG, H, dan pelat nomor luar Soloraya lainnya. Namun, hanya sebagian kecil. Hampir semua pengendara sepeda motor berboncengan. Ada sepeda motor yang mengangkut dua penumpang, tetapi tak sedikit pula yang mengangkut tiga penumpang atau bahkan lebih.

Baca Juga: Warga Wonogiri Diimbau Silaturahmi Virtual, Tapi Banyak yang Masih Tatap Muka

Itu karena banyak yang membawa satu atau dua anak kecil. Banyak mobil pribadi yang melintas dipenuhi penumpang. Diduga mereka bepergian untuk bersilaturahmi. Tradisi bersilaturahmi di Wonogiri dan sekitarnya kebanyakan dilaksanakan pada hari kedua Lebaran.

Kondisi itu seperti terjadi di ruas jalan Sukoharjo-Wonogiri ruas Kecamatan Selogiri. Sepeda motor maupun mobil rata-rata bisa melaju cukup kencang. Keramaian kendaraan lebih terlihat di rambu-rambu lalu lintas atau traffic light, seperti di simpang Krisak dekat Terminal Giri Adipura. Saat rambu lalu lintas berwarna merah jumlah kendaraan yang berhenti banyak. Antrean kendaraan mencapai lebih kurang 10 meter. Kondisi ini tidak terjadi pada hari H Lebaran, kemarin.

Kondisi serupa juga terjadi di rambu lalu lintas sisi barat atau di jalur dari arah Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo/Kabupaten Klaten. Bahkan, antrean kendaraan di lampu rambu lalu lintas di pertigaan Klampisan, Kelurahan Kaliancar, Selogiri dekat Pabrik Madurasa lebih panjang. Saat lampu rambu lalu lintas berwarna merah antrean kendaraan yang berhenti mencapai lebih kurang 20 meter. Itu karena jalan di lokasi itu tak selebar jalan di Krisak.

Jalan Desa Sendangijo-Desa Gemantar, Kecamatan Selogiri juga cukup ramai. Kendaraan yang melintas di jalan desa kebanyakan sepeda motor. Cukup banyak pengendara yang tak memakai helm.

Ruas jalan Wonogiri-Pacitan, Jawa Timur/Gunung Kidul, DIY melalui Pracimantoro juga ramai lancar. Kendaraan yang melintas berpelat nomor berbeda-beda, tetapi kebanyakan AD.

Kepala Urusan Pembinaan Operasional Satuan Lalu Lintas Polres Wonogiri, Iptu Darmin, saat ditemui Espos di Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri, mengatakan lalu lintas mulai meningkat sejak pagi. Menurut dia lalu lintas hari ini lebih ramai dibanding hari-hari sebelumnya. Dia menduga lalu lintas jalan di Wonogiri ramai karena Wonogiri merupakan perlintasan menuju daerah di Jawa Timur, seperti Ponorogo, Pacitan, dan daerah di DIY, yakni Gunung Kidul.

Baca Juga: Arus Lalu Lintas Solo Sepi Selama 2 Hari Lebaran

Masyarakat pada hari Lebaran kedua ini banyak yang pergi berwisata ke Pacitan dan Wonogiri sisi Selatan, seperti ke sejumlah pantai. Mereka ke lokasi tujuan melalui ruas Wonogiri-Pracimantoro. Sebaliknya, tak sedikit pula masyarakat dari wilayah selatan menuju utara.

Cukup banyak juga warga yang pergi ke tempat wisata di sejumlah wilayah di Wonogiri, seperti Wisata Waduk Gajah Mungkur atau WGM. Namun, mereka akhirnya kembali lagi lantaran semua tempat wisata di Wonogiri tutup hingga Minggu (16/5/2021) mendatang.

“Kalau dari analisis kami, selain masyarakat ingin berwisata tak sedikit juga yang bepergian untuk bersilaturahmi,“ kata Darmin mewakili Kepala Satuan Lalu Lintas, AKP Indra Hartono.

Share
Dipublikasikan oleh
Ahmad Baihaqi