Gunawan Wirosaroyo Meninggal Dunia, Keluarga Besar PDIP Berduka

Gunawan Saroyo menjadi sosok panutan, senior, dan guru kepartaian di Kabupaten Karanganyar.

 Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar, Bagus Selo, (tengah), bersama Wakil Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar, Rohadi Widodo, (kiri), berbincang dengan Ketua DPP PDIP periode 2000-2005, Gunawan Wirosaroyo, (kanan), beberapa waktu lalu. (Istimewa/Dok- Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar, Bagus Selo)

SOLOPOS.COM - Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar, Bagus Selo, (tengah), bersama Wakil Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar, Rohadi Widodo, (kiri), berbincang dengan Ketua DPP PDIP periode 2000-2005, Gunawan Wirosaroyo, (kanan), beberapa waktu lalu. (Istimewa/Dok- Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar, Bagus Selo)

Solopos.com, KARANGANYAR -- Ketua DPP PDIP periode 2000-2005, Gunawan Wirosaroyo, 75, meninggal di Rumah Sakit Kasih Ibu (RSKI) pada Sabtu (23/1/2021) pukul 18.20 WIB.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, Gunawan meninggal setelah menjalani perawatan karena sakit yang diderita. Informasi tersebut juga menyebutkan bahwa Gunawan meninggal dalam kondisi negatif Covid-19.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

Pemakaman akan dilaksanakan di Sasonoloyo Munggur, Karanganyar, pada Minggu (24/1/2021) pukul 11.00 WIB. Tokoh PDIP Gunawan Wirosaroyo meninggalkan seorang istri, Sriyunti, dan tiga orang anak. Dia juga memiliki tujuh orang cucu.

Ketua DPC PDIP Kabupaten Karanganyar, Bagus Selo membenarkan informasi perihal meninggalnya Gunawan Wirosaroyo senior di partai berlambang kepala banteng. "Iya betul. Meninggal karena usia [sudah tua]. Selain itu, beliau pernah mengeluh kaki mengalami pengapuran. Kaki sebelah kiri dan pernah operasi," ujar Bagus saat dihubungi Solopos.com, Sabtu.

Innalillahi, Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan RSUD Karanganyar Meninggal karena Covid-19

Dia mengingat momen terakhir bertemu Gunawan Wirosaroyo saat anjangsana ke rumah politikus PDIP itu dalam rangkaian HUT DPRD Kabupaten Karanganyar, Senin (11/1/2021). Pimpinan DPRD Kabupaten Karanganyar rutin mengunjungi mantan pimpinan DPRD Kabupaten Karanganyar yang masih hidup. Salah satunya, Gunawan.

Saat itu, mereka berbincang tentang politik, pemerintahan, dan lain-lain. Bagus menyebut ingatan mantan anggota DPR RI dua periode, yakni periode 1999-2004 dan 2004-2009 itu masih tajam dan komunikasi lancar.

"Kami tanya bagaimana kesehatannya, beliau menjawab baik. Hanya mengeluh kaki sebelah kiri mengalami pengapuran. Seperti itu saja. Tidak menceritakan penyakit lain. Tapi memang usia beliau sudah 75 tahun," ungkap dia.

Pemilik Toko Modern di Wonogiri Berharap Jam Operasional Boleh Maju Selama PPKM

Sosok Panutan

Bagus mengaku tidak tahu pasti kapan Gunawan dirawat di rumah sakit. Di mata Bagus, Gunawan menjadi sosok panutan, senior, dan guru kepartaian di Kabupaten Karanganyar. Gunawan Wirosaroyo menjadi salah satu senior di PDIP Kabupaten Karanganyar.

"Waktu saya masuk partai tahun 1998 itu beliau sudah menjabat Sekretaris DPD Jateng. Waktu itu pernah kejadian kantor DPC PDIP Kabupaten Karanganyar itu di rumahnya. Itu kali pertama saya ke sana [rumah Gunawan]. Dia guru bagi kader PDIP yang memberikan banyak pengalaman sejarah partai," ungkapnya.

Puluhan Orang Berjibaku Angkat Sampah di Dam Jetis Klenteng Sragen

Bagus mengungkapkan rasa kehilangan atas meninggalnya Gunawan. PDIP Kabupaten Karanganyar, kata Bagus, kehilangan guru tentang kepartaian di Kabupaten Karanganyar. Selain bergelut di bidang politik, Gunawan juga menekuni usaha di bidang perhotelan. Dia pemilik Taman Sari Hotel and Convention Center di Jalan Lawu Karanganyar.

"Beliau orang yang dikagumi, karena punya segudang pengalaman politik. Ya, kami DPC PDIP Kabupaten Karanganyar kehilangan Bapak Gunawan Wirosaroyo salah satu tokoh yang selama ini dituakan. Beliau ini guru partai," tutur Bagus.

 

 

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Soloraya Ladang Ranjau dan Aksi Peledakan Jembatan Pascakemerdekaan 

      + PLUS Soloraya Ladang Ranjau dan Aksi Peledakan Jembatan Pascakemerdekaan 

      Perjuangan mempertahankan kemerdekaan di wilayah Soloraya melahirkan aksi peledakan jembatan dan pemasangan ranjau di sejumlah lokasi, yang terkadang memakan korban dari bangsa sendiri.

      Berita Terkini

      Sambut HUT RI, Warga Krakitan Klaten Bikin Es Puter Merah Putih

      Warijo, 62, berjualan es puter di Dukuh Bugel, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Minggu (14/8/2022) siang.

      Fix! Lapangan Pringgodani Wonogiri Jadi Lokasi Upacara Kemerdekaan RI

      Pemerintah Kabupaten Wonogiri memastikan akan melaksanakan upacara peringatan detik-detik Kemerdekaan RI di Lapangan Pringgondani, Wonokerto, Wonogiri, Rabu (17/8/2022).

      Gara-Gara Internet! Dusun Jembul Wonogiri Tak Lagi Merasa Terpencil

      Sebanyak 84 keluarga di Dusun Jembul, Desa Pasekan, Kecamatan Eromoko, Wonogiri, setidaknya dapat bernafas lega.

      Puluhan Karyawan BUMN 3 Hari di Pura Mangkunegaran Solo, Ada Acara Apa?

      Karyawan BUMN berada di Pura Mangkunegaran Solo selama kurang lebih tiga hari untuk mengikuti berbagai kegiatan relawan bakti BUMN.

      Libur 17 Agustus, Ini 5 Wisata Alam Sukoharjo yang Cocok Dikunjungi

      Berikut wisata alam di Sukoharjo yang cocok dikunjungi saat libur Hari Kemerdekaan berdasarkan penelusuran Solopos.com.

      Raih Achmad Bakrie Award 2022, Dr Tonang UNS Solo Lakukan Inovasi ini

      Dokter Tonang Dwi Ardyanto dari UNS Solo meraih Achmad Bakrie Award 2022 yang merupakan penghargaan bergengsi semacam Nobel Prize versi Indonesia.

      Langgar Perda dan Rusak Jalan, Galian C di Sukoharjo Ditutup Satpol PP

      Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo menghentikan usaha penambangan tanah ilegal di Desa Sanggang, Bulu, Sukoharjo, Sabtu  (13/8/2022).

      Soloraya Ladang Ranjau dan Aksi Peledakan Jembatan Pascakemerdekaan 

      Perjuangan mempertahankan kemerdekaan di wilayah Soloraya melahirkan aksi peledakan jembatan dan pemasangan ranjau di sejumlah lokasi, yang terkadang memakan korban dari bangsa sendiri.

      Profil Singkat Ki Narto Sabdo yang Patungnya Ada di Klaten

      Ki Narto Sabdo merupakan dalang kondang di Tanah Air dari Kabupaten Klaten.

      Kasus Jual Beli Lahan Bong Mojo Solo, Tersangka Ditentukan Pekan Ini

      Penyidik Polresta Solo masih mendalami keterangan para saksi dalam kasus jual beli lahan makam Bong Mojo sebelum melakukan gelar perkara penentuan tersangka akhir pekan ini.

      Petugas Paskibraka Boyolali 2022 Dikukuhkan, Ini Daftarnya Lengkapnya

      Sebanyak 67 pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) Boyolali dikukuhkan pada Senin (15/8/2022). Pengukuhan dilakukan Bupati Boyolali, M. Said Hidayat, di halaman kantornya.

      Bidik Wisatawan Timur Tengah, Kuliner di Tawangmangu Baru Harus Halal

      Paguyuban kuliner bertekad mewujudkan Tawangmangu Baru sebagai destinasi wisata kuliner dunia. Mereka membidik wisatawan asal Timur Tengah yang menyukai alam pegunungan.

      Proyek Rumdin Bupati Karanganyar Rp20 M, Perbaikan Jalan Rp800 Juta

      Pemkab Karanganyar mengalokasikan hingga Rp20,5 Miliar untuk pembangunan rumah dinas bupati dan pendapanya. Sementara alokasi anggaran perbaikan jalan hanya Rp800 juta.

      Karang Taruna Karanganyar Ingin Dapat Dana 5 Persen dari APBDes

      Ketua Karang Taruna Karanganyar, Ilyas Akbar Almadani, ingin ada perda yang mengatur 5% APBDes untuk karang taruna. Ini agar karang taruna bisa berkegiatan.