Gugat Bupati Wonogiri, Bambang Daryono Minta Cabut SK Pemecatan Kades

Selain menggungat Bupati Wonogiri Rp1 miliar, Bambang Daryono meminta SK pemberhentiannya sebagai Kades Karangtengah dicabut.

 Bupati Wonogiri, Joko Sutopo (tengah) saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kompleks Sekretariat Daerah Kabupaten Wonogiri, Senin (13/7/2021). (Solopos.com/M. Aris Munandar)

SOLOPOS.COM - Bupati Wonogiri, Joko Sutopo (tengah) saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kompleks Sekretariat Daerah Kabupaten Wonogiri, Senin (13/7/2021). (Solopos.com/M. Aris Munandar)

Solopos.com, WONOGIRI—Mantan Kepala Desa (Kades) Karangtengah, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Wonogiri, Bambang Daryono, 48,  meminta Bupati Wonogiri, mencabut SK pemberhentiannya sebagai Kades Karangtengah dicabut.

Selain itu, Bambang Daryono meminta kepada hakim menghukum Bupati Wonogiri membayar ganti rugi material senilai Rp59 juta dan immaterial Rp1 miliar.

Bambang Daryono yang merupakan  Kades Karangtengah periode 2016-2022, dipecat karena terjerat kasus perzinaan. Menurut dia pemecatan itu menyalahi aturan.

Baca Juga: Pecat Kades Karangtengah, Bupati Wonogiri Digugat Rp1 Miliar

Oleh karena itu, dia melalui kuasa hukumnya dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Soloraya mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang, belum lama ini.  Gugatan itu teregister No. 3/G/2022/PTUN.SMG.

Kuasa Hukum Bambang, I Gede Sukadenawa Putra, kepada Solopos.com, Jumat (14/1/2022), menyampaikan kasus perzinaan yang dihadapi membuat Bambang Daryono malu dan stres berlarut-larut. Bahkan kliennya jatuh sakit, baik fisik maupun mental.

Bambang Daryono juga menjadi objek perundungan di media sosial. Bambang Daryono bahkan pernah bermalam di permakaman karena sangat stres. Kliennya itu pun sempat berniat bunuh diri.

Baca Juga: Rp1,2 Triliun UGR Tol Solo-Jogja Dicairkan untuk Warga Klaten

“Sesuai ketentuan, sebelum mengajukan gugatan ke PTUN kami menempuh upaya administrasi terlebih dahulu. Surat keberatan atas pemberhentian Pak Bambang kami kirim kepada Bupati, 21 Desember 2021 dan diterima bagian TU [Tata Usaha]. Intinya kami minta Bupati mencabut SK pemberhentian. Selama 10 hari tidak ada respons apa pun,” ujar Gede.

Gede menyampaikan pemecatan Bambang yang dilakukan Bupati Wonogiri bertentangan dengan aturan mekanisme pemberhentian kades yang diatur dalam Pasal 8 ayat (2) Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No. 66/2017 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Kades.

Ketentuan itu mengatur kades dapat diberhentikan jika menjadi terpidana yang ancaman hukuman penjaranya minimal lima tahun berdasar putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap atau inkracht.

Baca Juga: Salut, 20 Napi Ini Bangun Masjid Megah di Dalam Penjara Klaten

 

Belum Respons

Padahal, kasus perzinaan yang dihadapi Bambang sebagaimana diatur dalam Pasal 284 KUHP ancaman pidananya maksimal sembilan bulan penjara. Artinya, seharusnya Bambang tidak dipecat, tetapi diaktifkan kembali sebagai kades setelah selesai menjalani masa hukuman.

“Selain itu, SK [surat keputusan] pemberhentian klien saya diterbitkan sebelum klien saya selesai menjalani hukuman percobaan. Itu juga masalah,” kata Gede.

Sementara itu, Bupati Joko Sutopo, hingga berita ini ditulis belum dapat dimintai konfirmasi. Pesan singkat yang Solopos.com kirim melalui aplikasi perpesanan WhatsApp belum direspons.

Baca Juga: LP IIB Wonogiri Inginkan Kerja Sama Pemkab Perhatikan Eks Napi

Kasus perzinaan Bambang Daryono terjadi pada Kamis (26/3/2020). Saat itu Bambang dan Anisa, perempuan bersuami, digerebek warga karena diduga berbuat mesum di rumah Anisa, Dusun Manggis, Desa Temboro, Kecamatan Karangtengah, Kamis (26/3/2020) pukul 24.00 WIB. Saat itu Bambang dihajar massa hingga babak belur.

Suami Anisa melaporkan Bambang ke polisi atas dugaan perzinaan. Sementara, Bambang melaporkan tujuh warga yang menganiayanya, termasuk suami Anisa, ke polisi. Bambang, Anisa, dan tujuh warga tersebut menjalani proses hukum hingga ke meja hijau.

Berita Terkait

Berita Terkini

20 Jalan Bersimpangan Tol, Pemkab Klaten Ingin Konstruksi Tahan Gempa

Pemkab mengusulkan agar konstruksi pada ruas jalan kabupaten yang bersimpangan dengan jalan tol berupa konstruksi jembatan, bukan box culvert.

Tahapan Pemilu 2024 Dimulai Tahun Ini, Bawaslu Solo Panaskan Mesin

Bawaslu Kota Solo sudah mulai bersiap menghadapi tahapan Pemilu 2024 yang akan dimulai pada 2022 ini, salah satunya memetakan potensi pelanggaran.

8 Keluarga di Klaten Ini Dikepung Sungai dan Jalan Tol Solo-Jogja

Sekitar 14 jiwa di Dukuh Pasekan, Desa Ngabeyan, Kecamatan Karanganom, Klaten, tinggal pada satu kompleks yang dikepung sungai dan jalan tol Solo-Jogja.

Sepekan 9.069 Wong Sukoharjo Disuntik Vaksin Booster

Vaksinasi booster di Sukoharjo dicanangkan saat kunjungan kerja Ketua DPR RI, Puan Maharani, di Griya Sejahtera, Desa Cemani, Kecamatan Grogol, pada 19 Januari 2022.

Untung Maksimal, Porang Jadi Primadona Petani Jatisari Wonogiri

Penanaman dan perawatan porang mudah, tetapi petani bisa memperoleh keuntungan usaha yang besar.

BLK Boyolali Buka 6 Program Pelatihan Kerja Gratis, Buruan Daftar Lur

Walaupun lokasi pelatihan berada di BLK Boyolali, namun peserta yang ingin mendaftar diperbolehkan dari luar Boyolali.

Anak Disabilitas Korban Pemerkosaan di Tanon Sragen Dipindahkan ke Solo

Anak disabilitas di bawah umur asal Tanon, Sragen, korban pemerkosaan bersama keluarganya dipindahkan ke Balai Besar Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik Prof. Dr. Soeharso Solo.

Kasus Pencabulan Anak Disabilitas di Tanon Bukan yang Pertama di Sragen

Aliansi Peduli Perempuan Sukowati (APPS) pernah menangani empat kasus pencabulan dengan korbannya adalah anak disablitas (keterbelakangan mental) di Sragen.

5 Sampel Swab Satu Keluarga di Sukoharjo Dicek WGS

Keluarga tersebut tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar kota, namun berdasarkan hasil swab PCR, CT value mereka kurang dari 30.

Tarif Manahan dan Sriwedari Diprotes, Gibran: Silakan Ajukan Keringanan

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka berjanji memberikan keringanan bagi yang mengajukan keberatan mengenai tarif sewa atau penggunaan fasilitas di Stadion Manahan dan Sriwedari.

Pembangunan Telaga Madirda Diduga Menyimpang, Kejari Turun Tangan

Kejari Karanganyar menyelidiki dugaan adanya penyimpangan dalam proyek pengembangan Telaga Madirda oleh BUMDes Berjo, Kecamatan Ngargoyoso.

Hujan Disertai Angin, 2 Bangunan Telaga Rindu Resto Lalung Roboh

Bangunan Telaga Rindu Resto di Kelurahan Lalung, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar roboh diterjang hujan disertai angin.

Sukses Ubah Citra Kemukus, Bupati Siap Bongkar 2 Tempat Lokalisasi Lain

Bupati Sragen akan membongkar Pasar Nglangon dan Pasar Joko Tingkir untuk menghilangkan citra buruk sebagai tempat lokalisasi terselubung.

Polisi Sukoharjo Bekuk Penipu Berkedok Jual Minyak Goreng Murah

Penangkapan berawal dari laporan salah satu korban ke personel Satreskrim Polres Sukoharjo yang mengaku tertipu Rp58 juta lantaran termakan iming-iming memperoleh minyak goreng murah.

Petugas Sampah Kelurahan Solo Pakai Trik Ini demi Hindari Antre di TPA

Antrean kendaraan pengangkut sampah di TPA Putri Cempo, Mojosongo, Solo, terjadi hampir setiap pagi membuat petugas sampah kelurahan mencari cara menghindarinya.