Tutup Iklan
Grojogan Sewu Dibuka, Muda-Mudi Dilarang Bergandengan Tangan
Bupati Karanganyar, Juliyatmono (kedua dari kiri), membuka kembali objek wisata Grojogan Sewu, Tawangmangu, Karanganyar, Jumat (3/7/2020). Solopos.com-Sri Sumi Handayani

Solopos.com, KARANGANYAR-Bupati Karanganyar, Juliyatmono, membuka kembali Taman Wisata Alam (TWA) Grojogan Sewu, Tawangmangu, Karanganyar, Jumat (3/7/2020) pukul 15.00 WIB.

Pembukaan objek wisata secara simbolis dilakukan dengan menggunting pita di pintu masuk loket dua. Grojogan Sewu dibuka untuk umum mulai Sabtu (4/7/2020). Jam operasional mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB.

Juliyatmono berharap pembukaan kembali Grojogan Sewu dapat meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat sekitar. Namun dia mengingatkan agar pengunjung menaati protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Grojogan Sewu Dibuka, Akses Pengunjung Lewat Loket Atas

Dia tidak ingin timbul klaster baru Covid-19 dengan pembukaan Grojogan Sewu. Yuli, sapaan akrabnya, berkelakar melarang pasangan muda-mudi bergandengan tangan saat berkencan di Grojogan Sewu.

"Hari lalu tidak dalam masa pandemi Covid-19, mungkin cah-cah enom kuwi gandengan tangan apa cekel-cekelan tangane. Lha kui sesuk dielekke. Aja tangan sing mbok cekel. Liyane tangan wae. Ya pager-pager po piye. Jadi jangan tangan yang dipegang. Supaya jaraknya bisa terjaga," kelakar Yuli saat memberikan sambutan yang disambut tawa tamu undangan.

Data Covid-19 Berbeda-Beda, Ini Penyebabnya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Pasang Baliho