Gibran Ngaku Sudah Siapkan Program 100 Hari Pertama Pimpin Solo, Apa Saja Ya?
Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa ditetapkan sebagai cawali dan cawawali terpilih dalam rapat pleno di Swiss Belhotel, Gilingan, Banjarsari, Solo, Kamis (21/1/2021). (Solopos/Kurniawan)

Solopos.com, SOLO — Gibran Rakabuming Raka mengaku sudah menyiapkan program 100 hari pertama seusai dilantik sebagai wali kota Solo.

Hal itu diungkapkan Gibran seusai ditetapkan sebagai calon wali kota atau cawali terpilih Solo bersama pasangannya Teguh Prakosa dalam rapat pleno KPU Solo, Kamis (21/1/2021). Rapat pleno KPU Solo itu berlangsung di Swisbel Hotel, Banjarsari, sekitar pukul 14.15 WIB.

Rapat pleno dihadiri Bawaslu Solo, perwakilan tim Bajo dan pejabat Forkompinda Solo. Gibran-Teguh tinggal menunggu pelantikan sebagai wali kota dan wawali Solo pada 17 Februari 2021.

Laka Truk Tabrak Motor Karangpandan Terekam CCTV, Benturan Keras Bikin Truk Terguling?

Saat wawancara dengan wartawan seusai penetapan cawali-cawawali terpilih, Gibran mengaku sudah menyiapkan program-program unggulan, termasuk program yang akan digenjot dalam 100 hari pertamanya sebagai wali kota Solo.

Tapi Gibran dia masih enggan membeberkan program 100 hari pertamanya itu. “Ya nanti ada tapi tidak bisa saya bocorkan sekarang,” tutur ayah dari Jan Ethes Srinarendra dan La Lembah Manah itu.

Pada sisi lain, Gibran menegaskan prioritas program kerjanya tahun ini yakni percepatan pemulihan ekonomi dan kesehatan masyarakat. Sebab 10 bulan terakhir pandemi Covid-19 benar-benar memukul banyak pelaku usaha dan masyarakat.

Karyawati Hamil Ditemukan Terluka Bersimbah Darah Di Minimarket Colomadu, Begini Kronologinya

Program Vaksinasi

Pandemi Covid-19 juga telah membuat banyak warga Solo jatuh sakit dan sebagian meninggal dunia. “Program vaksinasi akan kami kawal agar benar-benar bisa menjadi game changer,” katanya.

Mengenai program jaga tangga yang sudah berjalan, Gibran mengaku sangat mendukung. Sebab menurutnya jaga tangga merupakan implementasi gotong royong yang merupakan modal sosial masyarakat.

“Masing-masing kampung harus menjadi kampung siaga Covid-19. Untuk program detailnya nanti setelah pelantikan,” ungkapnya.

PPKM Diperpanjang, Pemkot Solo Ajak Rembukan Pengusaha Ritel Untuk Revisi SE

Sedangkan mengenai kapan akan melakukan vaksinasi Covid-19, Gibran mengaku siap kapan saja. Tapi sesuai tahapan vaksinasi dari pemerintah, saat ini prirotasnya masih para tenaga medis dan orang-orang pada garda terdepan pelayanan publik. Sedangkan dirinya masih warga biasa.

Namun bila sudah resmi menjadi wali kota dan masuk daftar peserta vaksinasi, Gibran menyatakan kesiapannya. “Ini kan saya masih warga biasa. Jadi ya nanti lah. Ini saya memang belum divaksin,” papar dia.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom