Gibran dan Kaesang Dilaporkan ke KPK, Rudy: Konsekuensi Tahun Politik

Mantan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo menyebut Gibran dan Kaesang dilaporkan ke KPK sebagai konsekuensi makin dekatnya tahun politik.

 Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo tanggapi polemik kader celeng.

SOLOPOS.COM - Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo tanggapi polemik kader celeng.

Solopos.com, SOLO — Ketua DPC PDIP Solo yang juga mantan Wali Kota, FX Hadi Rudyatmo, menanggapi informasi soal dua anak Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep, yang dilaporkan ke KPK atas dugaan terlibat TPPU.

Rudy, sapaan akrabnya, menilai pelaporan Gibran dan Kaesang ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (10/1/2022) merupakan konsekuensi tahun politik yang kian dekat. Pendapat tersebut disampaikan Rudy saat diwawancarai wartawan di rumahnya, Selasa (11/1/2022).

PromosiGelaran B20 di Jawa Timur Fokus pada Rantai Pasok UMKM

“Itu lah yang namanya pemimpin, semakin tinggi ibaratnya, terpaan angin semakin kencang. Ini merupakan salah satu dinamika politik,” ujarnya. Rudy menduga Gibran dan Kaesang dilaporkan ke KPK tidak lepas dari hasil survei terbaru yang menunjukkan tingginya popularitas dan elektabilitas Gibran di Jateng. Apalagi nama Gibran masuk pula dalam bursa cagub DKI Jakarta.

Baca Juga: Wali Kota Solo Gibran Dilaporkan ke KPK, Ini Kata Politikus PKS dan PSI

“Percaya saja, ini biasa, [elektabilitas] Mas Gibran disurvei Jateng 1 tinggi, DKI Jakarta juga masuk, ini kan biasa. Ini kan namanya tahun politik ya seperti ini,” ungkap politikus senior PDIP Solo yang pernah dua periode menjadi orang nomor satu di Solo itu.

Lebih lanjut, Rudy menilai pelaporan ke KPK seharusnya diikuti data-data detail dan konkret. Jangan sampai pelaporan hukum terhadap dua putra Presiden Jokowi itu hanya mengada-ada atas dasar kebencian.

Data Detail dan Konkret

“Tentunya yang melaporkan ini harus punya data-data detail dan konkret. Jangan hanya mengada-ada, hanya dasar kebencian, memfitnah, dan sebagainya. Kami berharap Mas Gibran dan Kaesang enggak perlu khawatir dan cemas,” urainya.

Baca Juga: Dilaporkan ke KPK, Gibran: Laporkan Saja, Salahnya Apa Buktikan!

Menurut Rudy, konsekuensi bagi Gibran sebagai putra orang nomor satu di negeri ini memang selalu menjadi sorotan publik, termasuk harus siap kalau sampai dilaporkan ke KPK. “Sehingga kami sangat berharap untuk selalu bersikap ngayomi, melayani, ngayemi, serta ngayani,” sambung Rudy.

Terkait laporan tersebut, Rudy juga mengatakan KPK harus melakukan klarifikasi, telaah, dan verifikasi. Bila tuduhan yang dialamatkan kepada Gibran dan Kaesang tidak berdasar, KPK harus menyampaikan kepada masyarakat.

Baca Juga: Gibran Calon Gubernur DKI atau Jateng? Rudy Siap Bantu Memenangkan

“Yang namanya politikus itu konsekuensinya seperti itu. Ibarat melangkah saja banyak yang menyoroti. Apalagi beliau berdua putra Presiden. Kaesang juga pegang klub sepak bola dambaan masyarakat. Tentu harus hati-hati,” ujarnya.

Soal kemungkinan Gibran dan Kaesang membuat laporan balik atas pencemaran nama baik, Rudy menambahkan hal itu bisa saja. Tapi langkah itu sebaiknya dilakukan setelah ada kepastian dari KPK. “Jangan bergerak sebelum KPK menyampaikan hasil telaah atau klarifikasinya,” sarannya.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Pentas Wayang HUT Solopos di ISI Solo, Ki Anom Suroto Obati Kerinduan Penonton

      Pentas wayang memeriahkan HUT ke-25 Solopos Media Group di Pendapa ISI Solo mampu mengobati kerinduan penonton dengan kehadiran dalang Ki Anom Suroto, Minggu (25/9/2022).

      Ultah ke-25, Solopos Nanggap Wayang Ki Anom Suroto di ISI Solo

      Solopos Media Group menanggap wayang kulit dengan menampilkan dalang kondang Ki Anom Suroto dengan lakon Amarta Binangun, Minggu (25/9/2022) di ISI Solo pada rangkaian acara HUT ke-25 Solopos.

      Hindari Macet di Jurug, Naik KRL Commuterline Palur-Solo hanya 10 Menit

      Warga disarankan memanfaatkan layanan Commuterline KRL Solo-Jogja yang sudah beroperasi sampai Stasiun Palur untuk hindari macet di kawasan Jurug akibat penutupan dua jembatan.

      Kapolda Jateng Sebut Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo Diduga karena Kelalaian

      Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menyebut ledakan di Asrama Brimob Arumbara di Desa Telukan, Grogol, Sukoharjo, Minggu (25/9/2022) petang, akibat kelalaian.

      Hore! Yaspim Darussalam Resmikan Rumah Qur’an di Jimbung Klaten

      Yayasan Peduli Anak Yatim (Yaspim) Darussalam meresmikan Rumah Qur’an yang berlokasi di Dukuh Peren, Desa Jimbung, Kecamatan Kalikotes, Minggu (25/9/2022).

      Warga Tercebur Sumur di Klaten Selamat, Netizen: Terima Kasih Orang Baik!

      Evakuasi warga Desa Mayungan, Kecamatan Ngawen yang tercebur sumur, Minggu (25/9/2022) pukul 14.40 WIB berlangsung lancar.

      Rumah di Gesi Sragen Terbakar Saat Ditinggal Kondangan, Kerugian Rp120 Juta

      Kebakaran di rumah Nur Solihin, 52, warga Dukuh Grengseng Poleng, RT 004, Desa Gesi, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen, Minggu (25/9/2022), menyebabkan kerugian materiel mencapai Rp120 juta.

      Ditabrak Mobil di Jl. Solo-Jogja, Bocah Asal Tegalgondo Klaten Meninggal Dunia

      Kecelakaan lalu lintas melibatkan sepeda kayuh dan mobil terjadi di ruas jalan raya Solo-Jogja, Desa Wadunggetas, Kecamatan Wonosari, Minggu (25/9/2022) siang.

      Kronologi Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo, Jendela Rumah sampai Bergetar

      Ledakan di Asrama Brimob Arumbara di Desa Telukan, Grogol, Sukoharjo, Minggu (25/9/2022) petang, cukup keras hingga mengakibatkan jendela rumah bergetar.

      Bum! Ada Ledakan di Asrama Brimob Telukan Grogol Sukoharjo, 1 Polisi Terluka

      Satu orang terluka akibat ledakan di Asrama Brimob Arumbara di Desa Telukan, Grogol, Sukoharjo, Minggu (25/9/2022) petang.

      Tanah Tiba-Tiba Ambles, Warga Mayungan Klaten Terperosok ke Dasar Sumur

      Sukisno, 79, warga Desa Mayungan, Kecamatan Ngawen berhasil diselamatkan tim gabungan setelah tercebur sumur sedalam 13 meter, Minggu (25/9/2022).

      Menelisik Rantai Bisnis Perdagangan Anjing di Solo sampai Jadi Rica-Rica Gukguk

      Rantai bisnis perdagangan anjing di Kota Solo, mulai dari pengiriman sampai menjadi rica-rica gukguk yang tersaji di meja warung, berlangsung senyap dan cepat.

      Munculnya Hutan Kamboja di Klaten Ternyata Berawal dari Ketidaksengajaan

      Kabupaten Klaten dinilai banyak menyimpan wisata hits di kalangan anak muda.

      Rumah Warga Gesi Sragen Ludes Terbakar Saat Ditinggal Kondangan

      Rumah milik Nur Solihin, 52, warga Dukuh Grengseng Poleng, RT 004, Desa Gesi, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen, ludes terbakar saat ditinggal kondangan pada Minggu (25/9/2022).

      Harga Cabai dan Telur Turun, Pasar Tradisional di Klaten Malah Sepi Pembeli

      Harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar darurat Pasar Gede Klaten relatif stabil dan ada yang turun.