Gara-Gara Kebiasaan Taruh Kunci Sembarangan, Gadis Sragen Kehilangan Motor di Indekos Solo
Nabila Alisya, 17, warga Sragen, mendapatkan kembali sepeda motornya yang sempat hilang di indekos wilayah Jayengan, Solo, Rabu (21/10/2020). (Solopos/Ichsan Kholif R)

Solopos.com, SOLO -- Nabila Alisya, 17, warga Sragen, kehilangan sepeda motor miliknya di rumah indekos kawasan Jayengan, Serengan, Solo, pekan lalu. Pencurinya sudah tertangkap dan ternyata seorang remaja di bawah umur berinisial ARP, 14, warga Baki, Sukoharjo.

Nabila mengakui ia memiliki kebiasaan buruk menaruh kunci sepeda motor sembarangan. Sebelum kejadian pencurian itu, Nabila mengaku menaruh kunci motor itu dalam dasbor sepeda motor Honda Scoopy berpelat nomor AE 2360 BSE miliknya.

Kapolsek Serengan, Kompol Suwanto, kepada wartawan, Rabu (21/10/2020), mengatakan kronologi Nabila kehilangan sepeda motornya di rumah indekos wilayah Solo, pekan lalu.

Warga Tertabrak Motor Seusai Nekat Buka Water Barrier Kota Barat, Ini Kata Dishub Solo

Saat itu, Nabila memarkir sepeda motornya di halaman rumah indekos. Namun, karena merasa aman dengan kondisi sekitar, Nabila meletakkan kunci sepeda motornya dalam dasbor.

"Saat korban hendak mengambil sepeda motornya ternyata sudah hilang. Lalu korban segera melaporkan kepada kami dan langsung kami lakukan penyelidikan," paparnya mewakili Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak.

Ia menambahkan kepolisian langsung datang ke indekos Jayengan, Solo, itu mengolah tempat kejadian perkara (TKP) kehilangan sepeda motor. Polisi menemukan beberapa petunjuk.

Ungkap Penemuan Wanita Terbakar dalam Mobil, Polda akan Olah TKP Lanjutan

Kepolisian menemukan sepeda kayuh yang tak jelas siapa pemiliknya di halaman rumah indekos Nabila. Selang sehari, Unit Reskrim berhasil menangkap ARP di Jl Gatot Subroto, Solo.

Pelaku Masih Anak-Anak

Saat itu, ARP tengah mengendarai sepeda motor Honda Scoopy berwarna hitam milik Nabila. Karena pelaku masih anak-anak, kepolisian berkoordinasi dengan Bapas Solo untuk penyelesaian perkara pencurian itu.

Kemudian, berdasarkan putusan pengadilan Solo, perkara pencurian yang membuat Nabila kehilangan sepeda motor itu selesai secara diversi. Nabila memaafkan pelaku yang berlatar belakang anak broken home.

Dinkes Karanganyar Tingkatkan Langkah Antisipasi Covid-19

Pelaku saat ini diasuh kerabat dan bukan orang tua kandungnya. "Sepeda motor sudah kami kembalikan kepada Nabila. Semoga dapat menjadi pembelajaran seluruhnya," imbuh Kapolsek.

Sementara itu, Nabila Alisya, mengaku sadar kebiasaan menaruh kunci sepeda motor dalam dasbor bukan kebiasaan yang baik. Ia mengatakan saat kehilangan sepeda motor itu, ia berada di kamar indekos kawasan Jayengan, Solo, untuk menunaikan salat.

"Sebenarnya hanya sebentar sekali, saya merasa aman karena ada penjaganya. Ternyata tetap bisa kecolongan. Saya bingung sekali saat itu, karena mau pulang ke Sragen," papar pelajar SMA itu.

Lampaui Jateng, Angka Kesembuhan Kasus Positif Covid-19 Sukoharjo Capai 83,6 Persen

Menurutnya, pengalamannya bisa menjadi pelajaran bagi masyarakat agar tidak teledor dalam menjaga barang-barangnya. Ia bersyukur kini sepeda motornya sudah kembali dan dapat ia gunakan lagi.

Ia mengaku kondisi sepeda motornya tidak ada perubahan sama sekali. Barang-barang dalam bagasi motor juga masih utuh.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom