Tutup Iklan
Gali Makam, Warga Dukuh Boyolali Temukan Potongan Kaki Arca
Warga Dukuh, Banyudono, Boyolali, memegang arca yang ditemukan di permakaman, Kamis (9/7/2020). (Solopos/Bayu Jatmiko Adi)

Solopos.com, BOYOLALI -- Seorang warga Dusun/Desa Dukuh, Banyudono, Boyolali, dikejutkan dengan penemuan arca saat menggali makam, Selasa (7/7/2020) lalu.

Arca itu terpendam tanah permakaman tersebut. Saat Solopos.com mendatangi kampung tersebut, arca tesebut masih disimpan di salah satu rumah warga di RT 024/RW 002 desa setempat.

Bentuk arca seperti sebuah potongan patung manusia bagian kaki. Tinggi arca sekitar setengah meter.

Ketua RT 024/RW 002 Dukuh, Banyudono, Boyolali, Tujino, mengatakan arca itu ditemukan Selasa pagi saat warga menggali makam untuk menguburkan orang yang meninggal.

Rapid Test Calon PPDP Pilkada Sukoharjo: 10 Orang Reaktif!

"Saat itu saya datang lebih dulu dengan salah satu warga ke makam. Kemudian dia tanya mau dimakamkan di mana? Setelah saya tunjukkan tempatnya, kemudian digali. Tapi baru 50 sentimeter, ada batu [bagian dasar patung]," kata dia kepada wartawan, Kamis (9/7/2020).

Setelah terus digali, ternyata batu yang sempat dikira batu biasa itu berbentuk arca. "Posisi patungnya saat itu tergali, dasar kakinya yang ada di atas, diapit batu-batu lain," kata dia.

Warga tidak menemukan potongan lain dari arca di tanah makam di Banyudono, Boyolali, tersebut. Setelah penemuan itu awalnya warga juga tidak terlalu menghiraukan.

Mengejutkan! Ini Kandidat Nomor 1 Cawawali Solo Pendamping Gibran

Namun atas saran dari tokoh masyarakat setempat, arca tersebut kemhdian dibawa ke rumah warga untuk diamankan. "Setelah dibawa pulang, kemarin dari pemerintah desa dan kecamatan datang untuk meninjau. Dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boyolali juga datang," lanjut dia.

Menyerahkan ke Pihak Berwenang

Selanjutnya warga berencana menyerahkan arca itu kepada pihak berwenang. "Dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kemarin juga menyerahkan keputusan ke kami, mau dirawat atau diserahkan ke dinas. Tapi kalau kami yang merawat, kalau hilang kan jadi tanggungan kami," tuturnya.

Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boyolali, Budi Prasetyaningsih, mengatakan terkait penemuan arca di makam tersebut telah ada petugas yang meninjau langsung.

Kontraktor Asal Gayam Sukoharjo Positif Covid-19, Diduga Tertular Istrinya

Dinas mempersilakan kepada warga desa setempat jika ingin merawat arca tersebut. Namun jika akan diserahkan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, arca akan ditempatkan di museum.

Dia mengaku belum bisa menyampaikan lebih jauh informasi mengenai arca tersebut. "Untuk mengetahui informasi arca tersebut butuh kajian. Namun yang terpenting saat ini sudah diamankan warga," kata dia kepada wartawan di kantornya, Kamis.

Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Boyolali, sebelumnya di Desa Dukuh juga pernah ditemukan beberapa benda cagar budaya. Benda itu di antaranya berupa yoni, balok batu, batu bulan dan batu ojief.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Pasang Baliho