Galau Kena Tilang, Pemuda di Semarang Letakkan Sabu-Sabu di Pos Polisi

Aparat Polrestabes Semarang menangkap seorang pemuda yang berniat meletakkan narkoba jenis sabu-sabu di dekat Pos Polisi Bangkok, Jalan M.T. Haryono.

 Kasat Narkoba Polrestabes Semarang, AKBP Edy Sulistyanto (ketiga dari kiri) menunjukkan barang bukti narkoba yang berhasil disita, dalam gelar perkara di Mapolrestabes Kota Semarang, Selasa (16/8/2022). (Solopos.com-Ponco Wiyono)

SOLOPOS.COM - Kasat Narkoba Polrestabes Semarang, AKBP Edy Sulistyanto (ketiga dari kiri) menunjukkan barang bukti narkoba yang berhasil disita, dalam gelar perkara di Mapolrestabes Kota Semarang, Selasa (16/8/2022). (Solopos.com-Ponco Wiyono)

Solopos.com, SEMARANG — Entah apa yang ada di benak Ferdian Wijaya. Pemuda asli Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), itu nekat melakukan transaksi narkoba jenis sabu-sabu di dekat pos polisi Bangkong, Kota Semarang, Rabu (10/8/2022) pagi.

Awalnya, Ferdian memang berniat mencari lokasi yang aman untuk meletakan sabu-sabu yang nantinya diambil pemesannya. Namun saat mengendarai sepeda motor, ia mendapat surat bukti pelanggaran atau tilang dari aparat polisi karena dianggap melanggar lalu lintas.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Saat mendapat surat tilang itu, pemuda asal Semarang ini masih memikirkan cara meletakkan narkoba jenis sabu-sabu yang akan diambil pemesannya. Ia bahkan sempat berulangkali memotret pos polisi Bangkong di Jalan M.T. Haryono agar pemilik sabu-sabu mengetahui secara pasti lokasi dirinya meletakkan barang terlarang tersebut.

Hal itu pun mengundang kecurigaan aparat polisi hingga akhirnya dirinya pun ditangkap setelah kedapatan membawa narkoba jenis sabu-sabu. “Saya sedang blank, sehingga enggak sadar apa yang saya lakukan waktu itu,” ujar Ferdian saat dihadirkan dalam gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Selasa (16/8/2022).

Aparat polisi yang bertugas di Pos Polisi Bangkong kemudian menginterogasi dan menggeledah Ferdian. Mereka pun mendapatkan 46 plastik klip kecil yang berisi sabu-sabu seberat 0,5 gram. Selain itu, polisi juga menemukan empat bungkus korek api kayu yang berisi sabu-sabu dengan berat 0,5 gram.

Baca juga: Ini 5 Kelurahan Paling Rawan Peredaran Narkotika di Solo, Wilayahmu?

“Selain itu dari tangan tersangka juga didapatkan satu bungkus tisu yang di dalamnya terdapat sabu seberat 1 gram. Setelah dikembangkan, ternyata Ferdian ini juga sudah ‘menanam’ barang di Kelurahan Lamper,” terang Kasat Narkoba Polrestabes Semarang, AKBP Edy Sulistyanto.

Pengakuan pelaku, sabu-sabu tersebut merupakan miliki seseorang bernama Kiting. Ferdian mengaku mendapat upah Rp400.000 dan jatah memakai barang terlarang itu secara gratis untuk setiap pekerjaan mengirim sabu-sabu yang berhasil dijalankan.

Sementara itu, Kiting saat ini masih dalam daftar pencarian orang (DPO) oleh Satresnarkoba Polrestabes Semarang. Sementara bagi Ferdian, polisi menjerat dengan Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 UU No. 35/2009 tentang Narkotika.

Baca juga: Monumen Ketenangan Jiwa di Semarang, Sisi Lain Perjuangan Kemerdekaan

“Sementara modus operandinya pelaku menjadi perantara dalam jual beli narkotika golongan I bukan tanaman, jenis sabu-sabu,” imbuh Edy.

 

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Driver Ojol Semarang Dikeroyok saat Antre BBM di SPBU Dapat Donasi Rp43 Juta

      Driver ojol yang menjadi korban pengeroyokan saat antre SPBU di Semarang mendapat donasi dari para dermawan.

      DPRD Kota Semarang Sentil Pembangunan RSUD Mijen, Harus Rampung Tahun Ini

      DPRD Kota Semarang mendesak Pemerintah Kota Semarang untuk menyelesaikan pembangunan RSUD Mijen pada akhir tahun ini.

      Keseruan Acara Solopos Goes to Campus 2022 di Udinus Semarang

      Solopos Goes to Campus 2022 menyajikan berbagai keseruan di Kampus Udinus Semarang.

      Gagalkan Aksi Perampokan, Kadus di Semarang Tertusuk Pisau

      Kepala Dusun (Kadus) Ngrawan, Kabupaten Semarang, menjadi korban penusukan saat menggagalkan aksi perampokan.

      Rekan Jadi Tersangka Pengeroyokan, Ratusan Driver Ojol di Semarang Gelar Aksi

      Pengeroyokan driver ojol di sebuah SPBU di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), berujung kematian salah satu pelaku.

      Hore, FO Ganefo Selesai Dibangun, Oktober Sudah Bisa Digunakan

      Jembatan layang atau Flyover (FO) Ganefo di Mranggen, Demak, pembangunannya baru saja selesai dikerjakan.

      Wakil Rektor Udinus: Solopos Goes to Campus Selaras dengan Program Kampus

      Solopos Goes to Campus 2022 merupakan acara yang digelar di sejumlah kampus salah satunya Udinus Semarang.

      Solopos Goes to Campus 2022: Pimred Solopos Bagi Pengalaman ke Mahasiswa Udinus

      Solopos Goes to Campus 2022 menyambangi salah satu kampus PTS di Kota Semarang, Universitas Dian Nuswantoro (Udinus).

      Solopos Goes to Campus 2022: Sutradara Mas Mus Motivasi Mahasiswa Udinus

      Solopos Goes to Campus yang digelar di Udinus Semarang menghadirkan pembicara Sutradara Bakar Production, Dwi Mustanto.

      Solopos Goes to Campus 2022 di Udinus Semarang Disambut Antusiasme Tinggi

      Solopos Goes to Campus 2022 menyambangi perguruan tinggi swasta di Kota Semarang, Universitas Dian Nuswantoro (Udinus).

      Tahukah Anda? Kilang Minyak Cilacap Terbesar di Indonesia lo...

      Tahukah Anda? Kilang Minyak Cilacap disebut-sebut yang terbesar di Indonesia

      Viral, Video Kades di Grobogan Tenggak Miras dalam Mobil, Ini Respons Pemkab

      Seorang kades di Kabupaten Grobogan terekam kamera saat menenggak miras jenis congyang hingga video viral di medsos.

      Kabar Baik, Pemkab Temanggung Gelar Rekrutmen 622 Guru PPPK

      Pemerintah Kabupaten Temanggung akan membuka penerimaan ASN PPPK untuk tenaga guru dalam waktu dekat ini.

      Lagi! Pemkot Semarang Larang ASN Gunakan Kendaraan Pribadi ke Kantor

      Pemkot Semarang kembali menerapkan Hari Bebas Kendaraan bagi pegawai di lingkungan kerjanya setiap hari Rabu.

      Curhat Produsen Tahu Semarang, Rela Jual Mobil Gegara Harga Kedelai Naik

      Produsen tahu di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng), mengaku sulit bertahan di tengah kenaikan harga BBM dan juga kedelai.

      Vaksin Meningitis Langka, Dinkes Jateng: Ada Keterlambatan Produksi

      Dinkes Jateng menyebut ada keterlambatan produksi yang menyebabkan vaksin meningitis untuk jemaah umrah menjadi langka atau stoknya menipis.