Gagal Nyalip, Warga Plupuh Sragen Tabrak Truk & Meninggal
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. (Freepik)

Solopos.com, SRAGEN — Kecelakaan maut terjadi di ruas Jl Plupuh-Gemolong, tepatnya di depan SDN 3 Sambirejo, Dukuh Ceperan, Desa Sambirejo, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Kamis (13/8/2020) sekitar pukul 10.00 WIB. Kecelakaan berupa sepeda motor tabrak truk di Sragen itu menelan satu korban jiwa.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, kecelakaan itu bermula ketika Rejo Semito, 70, mengendarai sepeda motor melaju dari arah Plupuh menuju arah Gemolong. Sesampainya di lokasi, warga Dukuh Nglengki, RT 15, RW 07, Desa Dari, Plupuh, Sragen itu bermaksud menyalip kendaraan di depannya.

Nahas, dari arah berlawanan muncul sebuah truk yang dikemudikan dengan kecepatan tinggi. Kecelakaan pun tidak bisa terhindarkan.

Hari Ini Dalam Sejarah: 13 Agustus 1961, Tembok Berlin Dibangun

"Itu sama saja seperti adu banteng. Pengendara motor mengalami luka cukup parah hingga akhirnya meninggal dunia," jelas Ujang Nuriyanto, warga sekitar lokasi kejadian, kepada Solopos.com.

Aparat dari Polsek Plupuh Sragen yang mendapatkan laporan kejadian sepeda motor tabrak truk itu kemudian mengevakuasi korban. Dibantu warga, polisi mengevakuasi korban ke Puskesmas Plupuh 1. Namun sesampainya di puskesmas, nyawa korban sudah tak tertolong.

Jasad Rejo kemudian dibawa ke Ruang Jenazah RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen menggunakan mobil patroli. Sukarelawan dari PMI Sragen bersama PSC 119 kemudian melakukan assessment terhadap kondisi korban di Ruang Jenazah RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen.

Episode Terbaru All The Butlers, Tendangan Eun Woo Bikin Petarung MMA Ini Kaget

"Relawan kami menggunakan APD level I dan III untuk menggelar assessment sesuai protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19," terang Wakil Ketua PMI Sragen, Suwarno, dalam laporan yang diterima Solopos.com.

Hasil assessment menunjukkan korban mengalami luka sobek tak beraturan pada punggung, kaki kanan, pelipis kanan dan luka parah pada bagian kepala. Ia juga mengalami patah tulang leher tertutup.

Sementara itu, aparat Polres Sragen mengaku belum mendapatkan laporan terkait kecelakaan tersebut. "Belum ada laporan masuk [terkait kecelakaan itu]," ujar Kasat Lantas Polres Sragen, AKP Sugiyanto, kepada Solopos.com.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom