Petugas Dishub Solo menunjukkan aplikasi Info Lalin Solo (ILS) di Central Control (CC) Room, kantor Dishub Solo, Selasa (21/1/2020). (Solopos/Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO -- Berbagai upaya dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo untuk menyiapkan warga menghadapi perubahan manajemen rekayasa lalu lintas menjelang pembangunan flyover Purwosari.

Salah satunya, Dishub telah menyiapkan ribuan kuota short message service (SMS) Blast sebagai alat sosialisasi menjelang penutupan jalan kawasan flyover Purwosari mulai Rabu (5/2/2020).

Selain itu, informasi tentang lalu lintas juga bisa diakses melalui aplikasi Info Lalin Solo (ILS) yang bisa diunduh di Playstore.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Solo, Ari Wibowo, saat ditemui Solopos.com, Selasa (21/1/2020) pagi, menjelaskan selain penambahan puluhan rambu-rambu, beberapa hari menjelang penutupan kawasan Purwosari, warga yang masuk Kota Solo akan memperoleh SMS otomatis berisi informasi mengenai penutupan kawasan Purwosari.

Catat! Mulai Tanggal Ini, Lalu Lintas Jl. Honggowongso Solo Berlaku Dua Arah

“Minimal sehari 1.000 SMS kami sebarkan khususnya pada pengendara yang masuk ke Kota Solo. Isi SMS itu juga termasuk rute-rute alternatif yang dapat dilalui dari seluruh arah Kota Solo. Dengan fitur SMS ini sebagai pengingat masyarakat agar segera mencari rute alternatif,” ujarnya.

Sementara itu, ia menjelaskan hingga saat ini aplikasi Info Lalin Solo (ILS) masih dapat digunakan masyarakat sebagai opsi menghindari kepadatan lalu lintas. Aplikasi berisi rekaman langsung dari kamera pengawas Dishub Kota Solo itu memuat 60 lokasi ruas jalan yang dapat dipantau warga melalui ponsel.

PNS Sragen Jadi Tersangka Percobaan Pembunuhan, Pemkab Lepas Tangan

Salah seorang warga Semanggi, Pasar Kliwon, Muhammad Fadlan Bagus, mengaku sudah setahun ini menggunakan aplikasi ILS. Ia menjelaskan aplikasi itu cukup berguna saat memantau kepadatan lalu lintas di sekitar flyover Purwosari mendatang seperti yang ia lakukan saat penutupan kawasan Jl. Jenderal Sudirman beberapa bulan lalu.

“Kalau mau bepergian terkadang lihat aplikasi itu dulu yang macet kawasan mana saya hindari. Kalau saat musim hujan seperti ini bisa sekaligus memantau cuaca,” ujarnya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten