Emak-Emak Tak Pakai Masker Marahi Polisi, Ngaku-Ngaku Istri Jaksa
Tangkapan layar emak-emak marah ke petugas polisi. (Istimewa/Twitter/NKRI_1)

Solopos.com, SOLO — Seorang perempuan marah-marah di hadapan aparat gabungan yang terdiri dari Polisi dan Satpol PP. Video ini sedang viral di media sosial. Emak-emak yang juga tidak memakai helm dan masker itu mengaku istri jaksa saat akan ditilang oleh petugas.

Viral Ketua DPRD Paser Tak Hafal Pancasila Disoraki Pendemo

Video adu mulut emak-emak dengan petugas ini beredar luas di media sosial, salah satu nya diunggah oleh akun Twitter @NKRI_1, pada 14 Oktober 2020. Dalam video tersebut, perempuan berbaju biru dan jilbab hijau itu terlihat sedang menelepon seseorang. Kemudian perempuan ini juga berteriak-teriak di pinggir jalan, mencuri perhatian banyak orang.

“Saya mau jemput anak saya dulu, baru nanti kesini lagi,” teriak perempuan itu.

Ia bahkan juga menyuruh anggota kepolisian untuk mengambil ponselnya, tetapi ditolak oleh polisi tersebut. Kemudian saat perempuan itu sedang menelepon suaminya, polisi itu menanyakan apa pekerjaan suaminya.

“Suami ibu kerja dimana?” tanya polisi tersebut.

Perempuan ini kemudian mengatakan bahwa suaminya adalah seorang jaksa.

Viral! Bupati Blora Asyik Nyanyi Sambil Joget di Hajatan

Polisi tersebut mempersilakan perempuan itu untuk memanggil suaminya ke lokasi, karena menurutnya seorang jaksa pasti lebih tahu masalah hukum. Beberapa petugas yang berusaha menenangkan perempuan itu, bahkan diminta diam oleh perempuan itu.

Tidak hanya itu perempuan itu juga terlihat menunjuk-nunjuk beberapa petugas satpol PP yang ada di lokasi dan memaki-maki mereka. “Ibu kena pasal melawan petugas nanti mau!” kata petugas satpol PP tersebut.

“Pasal apa? Tampar sini tampar saya,” ucap perempuan tersebut.

Menolak Keras Ditilang

Petugas gabungan itu juga meminta agar perempuan tersebut diperiksa dulu. Namun perempuan ini tetap bersikeras menolak untuk ditilang.

98 Warga Sukoharjo Terjaring Razia Masker, Kebanyakan Ngaku Lupa

Perempuan ini juga berniat untuk melarikan diri dengan dalih menjemput anaknya. Namun aksi tersebut langsung di cegah oleh beberapa petugas, dengan memegangi motor perempuan tersebut.

Perempuan ini mengaku akan kembali ke lokasi setelah menjemput anaknya. Petugas pun meminta jaminan, tetapi dirinya tidak mau memberikan. Perempuan ini juga mengaku bahwa rumahnya dekat dengan lokasi.

Kemudian dalam video yang terpisah, terlihat suami dari perempuan ini sudah datang. Pihak kepolisian juga nampaknya akan membawa motor perempuan itu, tetapi ditahan olehnya. Ia bahkan berteriak bahwa para petugas itu yang membuat dirinya emosional.

“Kami dari tadi menghargai anda. Suami anda penegak hukum. Ucapan anda berbahaya sekali,” kata seorang polisi.

Cegah Klaster Keluarga, Yuk Pakai Masker di Rumah

Sang suami juga terlihat beberapa kali menenangkannya dan mengizinkan polisi membawa motor milik istrinya. Bahkan suaminya juga terlihat menyampaikan permohonan maaf kepada polisi. Namun, polisi tetap meminta perempuan dan suaminya itu untuk ikut ke kantor polisi guna pemeriksaan lebih lanjut.

Setelah video itu diunggah, video tersebut kemudian viral di media sosial. Banyak netizen yang mengecam keras sikap perempuan itu.

Postingan Twitter

Dilansir Detik.com, Kamis (15/10/2020), insiden ini terjadi di Aceh Tengah saat operasi Yustisi. Kasat Lantas Polres Aceh Tengah AKP Yofie Artanta mengatakan peristiwa itu terjadi pada Selasa (13/10/2020). Menurut keterangannya perempuan tersebut diberhentikan petugas karena tidak memakai masker.

"Dia tidak mengikuti apa yang disampaikan Gugus Tugas. Terus ketika mau di-rapid test dia juga menolak," kata Yofie saat dimintai konfirmasi wartawan. Setelah kejadian, perempuan ini diserahkan ke Saturan Reskrim Polres Aceh Tengah untuk diperiksa.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, diketahui perempuan tersebut bukan istri jaksa. “"Saya dapat keterangan dari Kejari, dia bukan istri jaksa. Mungkin dia punya keluarga jaksa," ujar Yofie.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom