Dukung Penanganan Pandemi Covid-19, Coca-Cola Serahkan Bantuan Satu Unit Ambulans kepada PMI
Jusuf Kalla saat serah terima satu unit mobil ambulans bantuan dari Coca-Cola pada Kamis (24/9/2020). (istimewa)

Solopos.com, JAKARTA– Coca-Cola Indonesia dan Coca-Cola Amatil Indonesia (Coca-Cola) pada Kamis (24/9/2020) melakukan serah terima secara virtual untuk penyerahan satu unit mobil ambulans kepada Palang Merah Indonesia (PMI) untuk penanganan pandemi Covid-19.

Bantuan ini merupakan bagian dari realisasi donasi Coca-Cola bernilai Rp10 miliar yang telah disalurkan kepada PMI pada April 2020 lalu.

Sejak kasus pertama diumumkan pada Maret 2020, pandemi Covid-19 terus menyebar dan berdampak terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Dengan jumlah kasus yang terus meningkat, semakin penting bagi setiap lapisan masyarakat Indonesia untuk turut mendukung upaya penanggulangan Covid-19.

Penyerahan satu unit mobil ambulans dilakukan antara Presiden Direktur PT Coca-Cola Indonesia Diego Gonzalez dan President Direktur Coca-Cola Amatil Indonesia Kadir Gunduz kepada Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla pada Kamis (24/9/2020) di lokasi terpisah.

Ekonom Sebut Resesi Indonesia Tak Separah Singapura Dan Malaysia

Sinergi Positif

Presiden Direktur Coca-Cola Amatil Indonesia Kadir Gunduz, menyampaikan bahwa Coca-Cola Amatil Indonesia terus mengamati perkembangan situasi dan kebutuhan dalam penanganan pandemi Covid-19.

“Guna menghentikan laju penyebaran pandemi di Indonesia, seyogyanya semua pihak turut serta bergotong royong mengambil peran dalam penanganan Covid-19, salah satunya melalui upaya kegiatan kemanusiaan. Kami percaya bahwa partisipasi aktif dan sinergi positif dari berbagai pihak merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam mengatasi pandemi. Melalui bantuan penyediaan fasilitas ambulans ini, kami berharap dapat mendukung mobilitas PMI dalam bertugas menangani Covid-19 di wilayah paling membutuhkan di Indonesia,” ujar Kadir Gunduz dalam rilis yang diterima Solopos.com.

Penyerahan bantuan kepada PMI tersebut merupakan realisasi bertahap dari kontribusi Coca-Cola yang telah disalurkan melalui PMI untuk mendukung upaya bantuan darurat dan kemanusiaan. Hal itu meliputi pemberian edukasi, pelatihan deteksi dini dan respons, untuk masyarakat yang paling terdampak oleh Covid-19 serta penyediaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi para petugas kesehatan dan sukarelawan dari PMI.

“Coca-Cola telah hadir selama lebih dari 90 tahun di Indonesia dan kami menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari bangsa ini. Di masa yang sulit ini, kami merasakan keprihatinan yang sangat besar terhadap kondisi masyarakat Indonesia yang kini hidup di bawah ancaman pandemi Covid-19,” ujar Presiden Direktur PT Coca-Cola Indonesia Diego Gonzalez.

“Salah satu fokus kami kini adalah terus memberikan dukungan dengan secara berkala meninjau kebutuhan dari masyarakat yang terdampak. Bantuan penyediaan fasilitas armada khusus yang diberikan kepada PMI akan digunakan untuk penanganan penyakit infeksius seperti Covid-19 agar dapat berjalan dengan optimal sekaligus memitigasi dampak dari pandemi yang tengah berlangsung,”imbuhnya.

Erick Thohir: Pemerintah Perkuat Upaya Penanganan Covid-19

Beroperasi di Bali

Mobil ambulans ini rencananya diperuntukkan untuk beroperasi di kawasan Bali sebagai wilayah yang kini merupakan salah satu wilayah dengan kebutuhan ambulans yang tinggi.

“Merupakan salah satu prioritas kami sebagai lembaga kemanusiaan yang berfokus pada penyediaan layanan vital bagi masyarakat yang terkena dampak dari wabah ini untuk terus berupaya sebaik-baiknya membantu mengurangi penyebaran dari pandemi Covid-19,” ujar Jusuf Kalla.

“Dana yang kami terima dari Coca-Cola telah dimanfaatkan untuk mendukung tugas tanggap darurat PMI di berbagai wilayah di Indonesia. Pada hari ini, kami dengan penuh rasa syukur menerima pemberian satu unit ambulans yang rencananya akan diperuntukkan untuk mendukung layanan Covid-19 di PMI Bali,” imbuh Jusuf Kalla.

Sebagai langkah pencegahan persebaran wabah virus Corona, PMI juga telah menyalurkan bantuan yang diberikan oleh Coca-Cola melalui beberapa kegiatan di antaranya dengan melakukan distribusi paket Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) sebanyak 250.000 Kepala Keluarga (KK) di wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Update Covid-19 Indonesia: Kasus Positif 262.022, Pasien Meninggal Tembus 10.105 Orang

Penyemprotan Disinfektan

Selain itu, PMI juga telah memberikan layanan penyemprotan disinfektan dengan armada motor roda tiga, sampai dengan periode Mei 2020 telah menjangkau sejumlah 1.737.393 Kepala Keluarga (KK). Spraying disinfektan ini secara rutin dilakukan dan berulang kali secara berkala untuk para penerima manfaat di wilayah Jakarta Pusat, Selatan, dan Jakarta Timur serta Provinsi Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.

“Selain itu, kami juga telah menyediakan 144 unit fasilitas cuci tangan [wastafel portable] yang didistribusikan di tiga provinsi yaitu DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat. Fasilitas cuci tangan ini ditempatkan di sejumlah fasilitas umum terutama pasar serta puskesmas yang berada di 9 kota wilayah Jadetabek [Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi]. Melalui penyediaan fasilitas ini, sebanyak 28.800 jiwa telah mendapatkan manfaat setiap harinya,” jelas Jusuf Kalla.

Bantuan kemanusiaan Coca-Cola terhadap kegiatan pencegahan dan tanggap darurat penanganan Covid-19 dari PMI telah dilakukan secara bertahap sejak April 2020 dan akan berjalan sampai dengan November 2020. Dukungan yang diberikan oleh Coca-Cola merupakan bentuk solidaritas dan gotong royong dalam usaha membantu pemerintah dan masyarakat untuk memutus rantai persebaran virus Corona di Indonesia.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom