Tutup Iklan

Dukung BRT Trans Jateng, Dishub Sragen Gandeng PO Lokal Hidupkan Trayek Sragen-Sumberlawang

Dishub Sragen akan menghidupkan angkutan umum dengan trayek Sragen-Sumberlawang demi mendukung operasional BRT Trans Jateng.

 Bus Trans Jateng menunggu datangnya penumpang di Terminal Sumberlawang, Selasa (1/9/2020). (Espos/Moh. Khodiq Duhri)

SOLOPOS.COM - Bus Trans Jateng menunggu datangnya penumpang di Terminal Sumberlawang, Selasa (1/9/2020). (Espos/Moh. Khodiq Duhri)

Solopos.com, SRAGEN — Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sragen, Jawa Tengah berniat menghidupkan kembali angkutan umum yang melayani trayek Sragen-Sumberlawang. Hal itu sebagai pendukung operasional Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jateng Koridor Terminal Tirtonadi Solo-Terminal Pariwisata Sangiran Sragen-Terminal Sumberlawang Sragen.

Kepala Bidang Angkutan dan Perparkiran Dishub Sragen, Bintoro Setyadi, mengatakan sebenarnya bus yang melayani trayek Sragen-Sumberlawang pernah beroperasi. Namun, seiring berjalannya waktu perusahaan otobus (PO) yang mengambil trayek itu akhirnya gulung tikar karena sepinya penumpang.

Setelah bus Trans Jateng beroperasi, Dishub merasa perlu untuk menghidupkan kembali layanan angkutan umum dengan trayek Sragen-Sumberlawang.

Belum Dihapus, Pertamia Tegaskan Masih Jual Premium di Indonesia

"Nanti akan kami tawarkan kepada pengusaha lokal, pemilik PO. Kami ingin layanan angkutan umum itu terintegrasi dengan Trans Jateng. Selama itu linier dengan program yang sudah ada, maka akan kami upayakan bisa terwujud," ucap Bintoro kepada Solopos.com, Rabu (2/9/2020).

Bintoro menjelaskan pada awalnya bus yang beroperasi di jalur Sragen-Sumberlawang berjenis medium atau lebih dikenal dengan sebutan 3/4, berkapasitas 35 tempat duduk. Walau harus turun grade menjadi bus mini dengan kapasitas 17 tempat duduk, kata Bintoro, hal itu tidak menjadi persoalan.

Selain menawarkan kepada pengusaha lokal, Dishub Sragen juga mendapat penawaran dari Damri. Menurutnya, Damri telah menawarkan angkutan perintis guna mendukung operasional BRT Trans Jateng di wilayah Sragen. Namun, ia belum mengetahui trayek mana saja yang dilirik oleh Damri.

"Prioritas kami itu adalah pengusaha lokal. Biar bagaimanapun, PO lokal sudah berjasa besar dalam membuka trayek. Selama ini mereka sudah kesulitan mencari penumpang. Kalau Trans Jateng bisa beroperasi, ini jadi peluang bagi PO lokal untuk menghidupkan trayek pendukung," papar Bintoro.

Sragen-Gemolong

Dishub Sragen juga berharap bus yang melayani trayek Sragen-Gemolong bisa diremajakan. Pada saat ini, bus yang melayani trayek tersebut rata-rata sudah berusia 25 tahun. Kendati begitu, Bintoro mengakui peremajaan bus itu tergantung kemampuan finansial dari PO lokal.

Hari Ini Dalam Sejarah: 2 September 1666, Kebakaran Besar London Terjadi

"SebenarnyBRT a ada bus bekas Trans Jateng yang masih layak dipakai. Saya berharap teman-teman pengusaha lokal itu bisa membelinya. Walau tidak baru, tapi usia bus itu lebih muda. Namun, saya belum mendapat kabar berikutnya dari mereka," ucap Bintoro.

Lurah Pasar Sumberlawang, Joko Supriyanto, mengakui tidak adanya bus yang melayani trayek Sragen-Sumberlawang mempengaruhi tingkat keramaian pasar. Ia pun menyambut senang dengan akan dihidupkannya trayek Sragen -Sumberlawang demi mendukung BRT Trans Jateng.

"Dulu pernah ada dan pasar lebih ramai. Sekarang tidak ada bus itu. Kalau bus yang melayani trayek itu dihidupkan lagi, itu akan lebih baik. Selain mendukung Trans Jateng, harapannya juga membuat pasar lebih ramai pembeli," papar Joko.


Berita Terkait

Espos Plus

Data Jadi Urat Nadi Ekonomi Digital, Kepercayaan adalah Jantungnya

+ PLUS Data Jadi Urat Nadi Ekonomi Digital, Kepercayaan adalah Jantungnya

Bagi perusahaan siber, privasi, keberlanjutan, perlindungan hukum, dan keamanan fisik berjalan beriringan dengan kepercayaan karena semuanya saling berhubungan.

Berita Terkini

Bupati Karanganyar: Anak Down Syndrome Pasti Punya Kelebihan Luar Biasa

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengatakan para orang tua yang memiliki anak down syndrom harus menerima dengan senang dan ikhlas. Sebab, buah hati itu adalah titipan dari Tuhan dan pasti memiliki kelebihan yang luar biasa.

Ekspedisi Ekonomi Digital 2021, Layanan Prodia Mobile Paling Diminati

Laboratorium Klinik Prodia Semarang terus mengoptimalkan pelayanan secara digital, dalam beberapa waktu terakhir

Lokasi WNA Ukraina Tersesat di Merbabu Ternyata Jadi Habitat Elang Jawa

Blok Tulangan yang menjadi lokasi penemuan warga negara asing (WNA) yang tersesat di lereng Gunung Merbabu ternyata menjadi habitat dari elang jawa yang terancam punah.

Lagi Viral Kuliner Rating Rendah di Soloraya, Banjir Komentar Sadis

Baru-baru ini viral di media sosial potret review kuliner rating rendah di Google Review yang mengulas salah satu warung makan di Soloraya.

Viral Video Mesum Sejoli 25 Detik, Diduga Terjadi di Sragen

Beredar sebuah video mesum sejoli di kamar berdurasi 25 detik, yang diduga terjadi di Sragen, Jawa Tengah.

Round Up: 3 Warga Boyolali Jadi Korban Pengeroyokan di Colomadu

Tiga warga asal Boyolali mengalami luka-luka akibat keributan yang terjadi di Cafe Jazz, Colomadu, Karanganyar, Sabtu (4/12/2021) malam.

Hari ke-3, Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Jelajahi Ibu Kota

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 tiba di Jakarta, Minggu (5/12/2021) pukul 23.45 WIB.

3 Dokter UNS dan Sukarelawan Tim SAR Bakorlak Bertolak ke Lumajang

Kedelapan personel yang berangkat ke Lumajang itu terdiri atas tiga dokter, tiga sukarelawan SAR dan dua sopir.

Tokoh Difabel Kota Solo Dorong Kesetaraan Akses Pekerjaan

Tokoh difabel di Kota Solo mendorong adanya kesetaraan akses untuk kaum difabel sesuai undang-undang dan tidak adanya inklusivitas di lingkungan kerja.

Kinerja BPR Syariah Diklaim Tumbuh Positif dalam Setahun Terakhir

Bank Pembiayaan Rakyat atau BPR Syariah Indonesia mencatatkan kinerja yang tumbuh secara positif selama kurun waktu setahun terakhir.

6 Peserta Workshop Bawa Pulang Penghargaan Festival Ayo Membaca 2021

Enam orang peserta membawa pulang penghargaan dalam workshop penulisan cerpen dan artikel sebagai rangkaian Festival Ayo Membaca (FAM) 2021.

Lalu Lintas Solo Padat Saat Nataru? Dishub Siapkan Tim Patroli Keliling

Dishub Solo akan mengerahkan semua sumber daya termasuk tim patroli keliling untuk antisipasi kepadatan arus lalu lintas saat momen Nataru.

Kisah Eric, Trader Emas asal Boyolali Sukses lewat DNA Pro Akademi

Seorang trader emas asal Boyolali menceritakan pengalamannya sukses dalam investasi emas dengan bantuan DNA Pro Akademi.

Soal Jam Buka Saat Nataru, Pengelola Mal Solo Instruksi Resmi Wali Kota

Pengelola mal dan pusat perbelanjaan Kota Solo masih menunggu surat edaran resmi dari Wali Kota terkait penambahan jam buka selama penerapan PPKM level 3 Nataru.

Hari Kedua Rampung, Tim Ekspedisi Ekonomi Digital Menuju Jakarta

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Solopos Media Group mengakhiri agenda liputan di Semarang pada hari kedua Minggu (5/12/2021) sore.