Duh, Pasien Meninggal Akibat Covid-19 di Salatiga Bertambah
Ilustrasi penanganan pasien Covid-19. (Reuters)

Solopos.com, SALATIGA – Kasus meninggal akibat Covid-19 di Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng) bertambah. Per Kamis (6/8/2020) ada tambahan satu lagi pasien yang meninggal akibat terpapar virus corona di Salatiga.

Dengan demikian, hingga saat ini sudah ada dua warga Salatiga yang meninggal akibat terinfeksi Covid-19. Kasus pertama terjadi pada 14 Juli lalu, yang menimpa seorang perempuan berusia 54 tahun. Sedangkan kasus kedua menimpa seorang laki-laki berusia 46 tahun dari Kelurahan Tegalrejo.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga, Siti Zuraidah, mengatakan pasien yang meninggal dunia itu memiliki riwayat perjalanan ke berbagai daerah zona merah Covid-19, seperti Jawa Timur dan Semarang.

Truk Kecelakaan di Jalan Tembus Tawangmangu Karanganyar, Bata Berceceran di Jalan

“Pasien ini bekerja sebagai sales [tenaga pemasaran] di area Ponorogo dan Pacitan,” ujar Zuraidah kepada Solopos.com, Kamis siang.

Kendati demikian, pasien tersebut diduga terpapar virus corona setelah pulang dari Semarang. Hal itu dikarenakan pada 20 Juli lalu, pasien itu menjenguk adiknya yang sakit di Semarang. “Pada 22 Juli, adiknya meninggal dan dimakamkan dengan protokol Covid-19,” imbuh Zuraidah.

Sebelum meninggal dunia, pasien dari Salatiga itu juga sempat menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Kota Semarang dengan diagnosis penyakit tifus. “Ia kemudian dirujuk ke RSUD Salatiga pada 1 Agustus kemarin. Namun, pada tanggal 4 Agustus meninggal dunia dan hasil laboratorium [pemeriksaan PCR] dinyatakan positif Covid-19,” terang Zuraidah.

Gara-Gara Belajar Daring, Siswi SMAN Kerjo Karanganyar Nangis dan Uring-Uringan

Dengan bertambahnya angka kematian itu, Zuraidah memerkirakan angka reproduksi efektif (Rt) Covid-19 di Salatiga akan kembali naik. Padahal, angka Rt di Kota Salatiga pada Senin (3/8/2020) lalu sempat berada di bawah 1, atau tepatnya 0,8 dan masuk kategori zona hijau.

“Kemungkinan pekan depan Rt kita naik. Makanya, ayo patuhi protokol kesehatan!” ajak Zuraidah.

 

Kasus Positif Naik

Sementara itu, selain bertambahnya angka kematian, jumlah kasus positif atau konfirmasi Covid-19 di Kota Salatiga juga mengalami kenaikan menjadi 113 orang, atau tambah 3 orang dibanding hari sebelumnya. Tiga pasien yang baru dinyatakan positif itu yakni laki-laki usia 50 tahun warga Kutowinangun Kidul, dan perempuan usia 47 tahun, warga Sidorejo Kidul.

Unik, Kampung di Bantul Ini Wajibkan Warga Tanam Pohon Anggur

Pasien perempuan berusia 47 tahun ini diduga juga terpapar Covid-19 dari Semarang. Hal itu dikarenakan sebelumnya, pasien yang bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) itu merawat pasien yang dinyatakan reaktif Covid-19 dan meninggal dunia.

Sementara itu, dari 113 orang yang dinyatakan positif Covid-19 di Salatiga, 103 orang di antara mereka telah sembuh, 8 orang masih menjalani perawatan, dan dua orang meninggal dunia.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom