Dory Harsa Adakan Tahlilan untuk Ayahanda dan Didi Kempot
Suasana saat tahlilan 40 hari meninggalnya ayah Dory Harsa, Agus Haryanto, sekaligus doa untuk mendiang Didi Kempot di kediaman orangtuanya kawasan Fajar Indah, Solo, Rabu (13/5/2020). (Istimewa/Manajemen Dory Harsa)

Solopos.com, SOLO -- Penyanyi campursari Solo, Dory Harsa, dan keluarga mengadakan tahlilan tepat di hari ke-40 meninggalnya sang ayah, Agus Haryanto. Acara itu digelar di kediaman orang tua Dory di Fajar Indah, Solo, Rabu (13/5/2020) malam.

Tahlilan dan doa bersama tersebut juga ditujukan untuk mendiang Didi Kempot yang merupakan sahabat dekat sang ayah. Selain keluarga dan kerabat dekat, agenda doa bersama ini juga mengundang para driver ojek online.

Hal itu mengingat pengendang Didi Kempot yang tengah meniti karier solo ini dulu pernah bekerja sampingan sebagai driver di salah satu aplikasi ojek online.

Penyekatan Kendaraan Pemudik di 4 Jalur Masuk Solo Diperketat Jelang Lebaran, Waktunya Diacak

Dikutip dari postingan Instagramnya sepekan lalu, pemilik nama asli Dory Haryanto Saputra ini menyatakan kesedihannya yang sangat dalam karena ditinggal ayah dan Didi Kempot dalam waktu berdekatan.

Guru dan Panutan

Ayahnya tutup usia, Minggu (5/4/2020). Sementara Didi yang merupakan guru serta panutannya meninggal dunia pada Selasa (5/5/2020). Karena itu, Dory Harsa mengadakan tahlilan sekaligus untuk keduanya.

PDP Meninggal Tambah 1, Anak Usia 6 Tahun Asal Jebres Solo

“Malam hari ini saya bersama keluarga dan teman teman semua baru saja laksanakan doa dan tahlilan 40 hari meninggalnya bapak saya. Saya juga panjatkan doa untuk almarhum Bapak Didi Kempot, bagaimana pun beliau berdua sahabat baik. Kita semua berdoa arwah beliau berdua diterima di sisi Allah SWT. Terima kasih doa doa panjenengan semua,” ucap Dory seusai tahlilan.

Lebih lanjut, Dory, melalui manajemennya, mengatakan ayahnya yang dikenal dengan sebutan Agus Genjik memang dekat dengan mendiang Didi Kempot. Dory mengenal Didi sejak masih Taman Kanak-Kanak.

Wonogiri Tanpa Kasus Covid-19 dalam 15 Hari Terakhir, Ini Kata Bupati Jekek

Saat itu, ia sering diajak sang ayah ketika bekerja dengan Didi. Agus menjadi pengisi kendang saat rekaman beberapa lagu Didi, termasuk beberapa lagu hits-nya seperti Stasiun Balapan dan Sewu Kutha.

"Selalu menekuni hal-hal positif yang dilakukan serta menjadikan orang-orang yang berpendapat negatif sebagai masukan. Tidak menjadikannya penghambat untuk berkarya," kenangnya saat ditanya tentang nasihat sang ayah dan mendiang Didi.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho