Kategori: Sepak Bola

Dominasi Klub Jerman & Spanyol di Liga Champions


Solopos.com/Chrisna Chaniscara

Solopos.com, MADRID — Kompetisi Liga Primera Spanyol dan Bundesliga Jerman menegaskan dominasinya di ajang Liga Champions musim ini. Kedua kompetisi tersebut menempatkan empat wakilnya di babak 16 besar alias belum ada yang tersingkir di babak penyisihan.

Panggung bagi klub Jerman dan Spanyol lengkap saat Real Madrid, Atletico Madrid, Borussia Monchengladbach dan RB Leipzig memastikan tiket ke fase gugur Liga Champions usai melalui laga hidup mati pada Kamis (10/12/2020) dini hari WIB.

Awas! Nekat Melawan Arus di Alun-Alun Karanganyar Bakal Ditilang

Duo Madrid menyusul Barcelona dan Sevilla yang sudah terkualifikasi sebelumnya. Adapun Gladbach dan Leipzig mengikuti kelolosan Bayern Munich dan Borussia Dortmund. Madrid yang hampir saja tersingkir karena berada di posisi ketiga jelang partai pamungkas grup mampu keluar dari lubang jarum.

Dua gol Karim Benzema membungkam Monchengladbach sekaligus membawa Madrid menjuarai Grup B. Status juara grup bisa dibilang agak aneh mengingat performa yoyo Los Blancos di kompetisi Eropa. Madrid lolos ke 16 besar dengan menelan dua kekalahan di fase grup.

“Ini adalah kepuasan yang luar biasa. Itulah targetnya, finis pertama dan kami melakukannya,” ujar Pelatih Madrid, Zinedine Zidane, dilansir ESPN, Kamis.

Lolos sebagai juara grup memang amat menguntungkan Sergio Ramos dkk. Di babak 16 besar, Madrid “hanya” berpotensi bertemu Leipzig, Atalanta, Lazio atau Porto. “Ini fundamental (finis pertama), begitu penting,” tegas Zidane.

Sejarah Gladbach

Sementara itu, Monchengladbach berpesta pora setelah lolos meski keok di pertandingan terakhir. Ini setelah di laga lain Inter Milan bermain imbang 0-0 melawan Shakhtar Donetsk. Ini kali pertama Gladbach lolos ke babak 16 besar Liga Champions sepanjang sejarah klub.

Bagi sejumlah pihak, kesuksesan tersebut dianggap sebagai pijakan baru bagi Die Fohlen bangkit dari tidur panjang. Gladbach memang punya sejarah panjang dengan memenangi lima trofi Bundesliga dan empat piala UEFA.

Diduga Kelelahan Seusai Bertugas, Petugas KPPS Kerten Solo Meninggal

Namun penggawa Gladbach harus dibuat deg-degan saat menunggu usainya laga Inter kontra Shakhtar. Gladbach bisa tersingkir andai salah satu tim tersebut menang. Sejumlah pemain tampak mengerumuni sebuah monitor di pinggir lapangan usai merampungkan laga kontra Madrid.

Saat duel Inter Vs Donetsk berakhir imbang 0-0, Matthias Ginter dkk. pun langsung bersorak. Meski punya poin sama (delapan) dengan Donetsk, Gladbach lolos karena unggul head to head atas rivalnya itu. Sementara itu Inter harus menanggung malu karena finis sebagai juru kunci, pertama kali sepanjang keikutsertaan klub di Liga Champions.

Share
Dipublikasikan oleh
Ahmad Baihaqi