DLH Sragen Kini Punya Bank Sampah, Hasilnya Bisa untuk Bayar Retribusi 

DLH Sragen kini memiliki bank sampah dengan nasabahnya untuk sementara terbatas pada karyawan internal.

 Sekretaris Bank Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sragen, Sunarmo menunjukkan tempat penjualan sampah dari karyawan DLH Sragen, Kamis (29/9/2022).(Solopos.com/Galih Aprilia Wibowo)

SOLOPOS.COM - Sekretaris Bank Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sragen, Sunarmo menunjukkan tempat penjualan sampah dari karyawan DLH Sragen, Kamis (29/9/2022).(Solopos.com/Galih Aprilia Wibowo)

Solopos.com, SRAGEN — Ubah sampah jadi rupiah adalah salah satu upaya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sragen untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan nilai ekonomi dari  sampah. Program tersebut diwujudkan dalam tabungan sampah. Dari uang tabungan itu masyarakat bisa bayar retribusi kebersihan tiap bulan.

Tabungan tersebut diperoleh dari hasil penjualan sampah pada Bank Sampah di DLH Sragen. Nasabah dari bank sampah tersebut akan mendapatkan buku tabungan. DLH bekerja sama dengan Bank Syariah Mandiri dalam penyimpanan uangnya.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Kepala DLH Sragen, Tedi Rosanto, mengatakan selain meningkatkan kesadaran masyarakat soal nilai ekonomi sampah, program ini juga untuk membiasakan mereka memilah sampah.

“Saat ini masih terbatas pada karyawan DLH, namun harapannya bisa diikuti oleh pengelola bank sampah dalam lingkup kecil di desa-desa,” terang Tedi saat ditemui Solopos.com di kantornya Kamis (29/9/2022).

Setiap Jumat, para karyawan DLH Sragen membawa sampah yang bisa dijual. Mulai dari botol plastik, kertas, dan lainnya. Kemudian hasil penjualan sampah tersebut tidak langsung diberikan, namun ditabung  hingga tercapai nominal yang cukup besar.

Baca Juga: KT Dusun Derman Karangmojo Karanganyar Rintis Bank Sampah untuk Biayai Kegiatan

“Kadang pikiran orang itu ketika jual sampah hanya dapat Rp2.500/kg, jadi merasa sia-sia. Tapi kalau ditabung terlebih dahulu, pelan-pelan nominalnya bertambah, dan nasabah dari bank sampah tersebut bisa mengambil sesuai kebutuhan. Saat ini terdapat sekitar 250 bank sampah di seluruh Kabupaten Sragen dan akan terus bertambah,” tambah Tedi.

Sekretaris Bank Sampah DLH Sragen, Sunarmo, mengatakan hasil penjualan sampah sebanyak 80%-nya diberikan kepada nasabah. Sisanya digunakan untuk operasional, misalnya membeli karung dan timbangan digital.

Belum Menjangkau Semua Karyawan

Harga sampah pun bermacam-macam. Misal, botol plastik dihargai Rp2.500/kg dan kertas HVS dihargai Rp3.000/kg.

“Total nasabah di Bank Sampah DLH Sragen ada 70 orang, sementara total karyawan ada 205 orang. Tidak semua karyawan menjadi nasabah karena karyawan tersebut tidak semua bekerja di Kantor DLH Sragen, banyak yang di Gemolong,” terang Sunarmo.

Baca Juga: Warga Sukoharjo Bikin BBM dari Sampah Plastik, Yuk Intip Proses Pengolahannya

Ketika sudah terkumpul, kemudian dijual ke pengepul sampah, dalam sekali menjual rata-rata memperoleh hasil sebesar Rp700.000. Namun ia tidak bisa menyebutkan detail berat yang berhasil dijual, karena berbeda jenis maka harganya pun berbeda.

Konsep berbeda ini pun harapannya bisa diserap oleh bank sampah lain, karena sebagian besar ketika menjual sampah ke bank sampah dalam lingkup desa, dibayarkan secara tunai.

Sunarmo menambahkan harapannya konsep tabungan ini bisa disosialisasikan oleh nasabah bank sampah tersebut ke warga sekitar.

“Selain itu saat ini mulai dikembangkan membayar retribusi menggunakan sampah senilai Rp Rp3.000,” ujar Sunarmo.

Namun ia mengatakan saat ini belum ada yang membayarkan retribusi dengan menggunakan sampah, karena menggunakan uang tunai dirasa lebih praktis.

Baca Juga: Peduli Kebersihan, DLH Boyolali Gelar Aksi Tukar Sampah dengan Tanaman

Padahal hal tersebut bisa menjadi salah satu langkah untuk membiasakan memilah sampah pada lingkup terkecil, yaitu keluarga.

Pelayanan bayar retribusi dengan sampah dibuka tiap Jumat pukul 08.00 WIB hingga 11.00 WIB di Kantor DLH Sragen.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Pemkab Klaim Tak Ada PHK di Boyolali, tapi Ada Pengurangan Jam Kerja

      Pemkab Boyolali melarang keras perusahaan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada karyawan di Boyolali.

      Orasi Tuntas Subagyo di Hadapan Massa: Dukung IKN Nusantara & NKRI Harga Mati

      Pendiri sekaligus Ketua Umum Dewan Pembina YSNW, Tuntas Subagyo, menyampaikan orasi mendukung program pemerintah, salah satunya membangun IKN Nusantara di Kalimantan Timur.

      Pecah! Nella & Woro Sukses Pukau Penonton Konser Tengah Sawah di Sukoharjo

      Tuntas Subagyo menyelenggarakan konser di tengah sawah dan perkampungan Purbayan, Sukoharjo dalam rangka launching YSNW dan Doa Bersama Lintas Agama pada Jumat (2/12/2022).

      Alhamdulillah Lega! Warga Bengle Boyolali Dapat Bantuan Sumur Bor dari KIPS

      Warga Dusun Cupit, Kabupaten Boyolali, mendapatkan bantuan pembuatan sumur dalam dari Komunitas Isuzu Panther Soloraya (KIPS) Peduli.

      Tok! Hanya Naik Rp10.299, UMK 2023 Boyolali Diusulkan Rp2,1 Juta

      Upah Minimum Kabupaten (UMK) Boyolali pada 2023 diusulkan sebesar Rp2.155.712,29.

      Percepatan Pemulihan Pascapandemi Jadi Tema ISETH ke-8 UMS

      Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) akan menyelenggarakan International Summit on Science, Technology, and Humanity (ISETH) pada Senin-Selasa (5-6/12/2022) mendatang.

      UMK 2023 Klaten Diusulkan Naik 6,78%, Jadi Rp2,1 Juta

      Nilai upah minimum kabupaten (UMK) 2023 Klaten diusulkan Rp2.152.322,94 atau naik sekitar 6,78 persen dibandingkan UMK 2022.

      Gending Bertema Persis Solo akan Dibawakan saat Pernikahan Kaesang-Erina

      Grup karawitan dari Institut Seni Indonesia (ISI) Solo mempersiapkan gending (lagu dari gamelan) bertema Persis Solo dalam acara pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Sofia Gudono.

      Pidato Tuntas Subagyo saat DBLA di Purbayan Sukoharjo Membius Ribuan Orang

      Pidato Pendiri sekaligus Ketua Umum Dewan Pembina YSNW, Tuntas Subagyo, membius 6.000-an anggota organisasi itu saat DBLA di Desa Purbayan, Baki, Kabupaten Sukoharjo, pada Jumat (2/12/2022).

      ISI Solo Siapkan 2 Grup Karawitan di Pernikahan Kaesang-Erina

      Dua grup karawitan dari Institut Seni Indonesia (ISI) Solo akan tampil dalam acara pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Sofia Gudono.

      Tanpa Dukungan Penuh Pemkab, Wonogiri Sulit Capai Target Bebas AIDS Tahun 2030

      Target bebas acquired immune deficiency syndrome (AIDS) pada 2030 di Wonogiri sulit tercapai jika tidak ada dukungan serius dari Pemkab setempat.

      Fakta-Fakta Penangkapan Terduga Teroris di Sukoharjo Pada Kamis Pagi

      Fakta-fakta penangkapan terduga teroris di empat lokasi wilayah Kabupaten Sragen, Kamis (1/12/2022).

      Sudah 40 Persen, DPU BMCK Jateng Hentikan Pekerjaan Jembatan Ganefo Sragen

      DPU BMCK Jateng menghentikan kontrak pembangunan Jembatan Ganefo Sragen. Penghentian proyek tersebut disebabkan adanya revisi desain bawah jembatan.

      Menjelajahi Geopark Dunia di 7 Geosite Wonogiri

      Wonogiri menyimpan keindahan situs taman Bumi yang indah serta kekayaan arkeologi di zaman purbakala.

      Membeludak! Ribuan Orang Ikut Doa Bersama Lintas Agama di Purbayan Sukoharjo

      Ribuan orang anggota organisasi dan tamu undangan Tuntas Subagyo dari berbagai daerah memadati Taman Ratu Maulidya di Desa Purbayan, Baki, Sukoharjo, pada Jumat (2/12/2022).

      Truk Uruk Tol Solo-Jogja Terguling di Ceper Klaten, Tak Ada Korban Jiwa

      Kecelakaan lalu lintas melibatkan satu unit mobil dan satu unit truk terjadi di ruas jalan Ceper-Besole, Desa Ceper, Kecamatan Ceper, Jumat (2/12/2022) sore.