Ditetapkan Jadi Tersangka Penggelapan Mobil, Kades Bendo Klaten Segera Diberhentikan Sementara

Nomy Yanuardo segera diberhentikan sementara dari kedudukannya sebagai Kades Bendo, Kecamatan Pedan, Klaten menyusul dirinya telah ditetapkan sebagai tersangka.

 Kepala Desa (Kades) Bendo, Kecamatan Pedan, Nomy Yanuardo, 36 (dua dari kiri) saat di Mapolres Klaten, Kamis (12/8/2021). (Solopos.com/Ponco Suseno)

SOLOPOS.COM - Kepala Desa (Kades) Bendo, Kecamatan Pedan, Nomy Yanuardo, 36 (dua dari kiri) saat di Mapolres Klaten, Kamis (12/8/2021). (Solopos.com/Ponco Suseno)

Solopos.com, KLATEN – Nomy Yanuardo, 36, segera diberhentikan sementara dari kedudukannya sebagai kepala desa (Kades) Bendo, Kecamatan Pedan, Klaten menyusul dirinya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penggelapan mobil rental di Klaten Utara.

Berdasarkan pantauan Solopos.com, di Kantor Desa Bendo, Kecamatan Klaten, sejumlah perangkat desa (perdes) tetap menjalankan aktivitas seperti biasa di kantor desa setempat, Jumat (13/8/2021) pagi.

Di kesempatan itu, Sekretaris Desa (Sekdes) Bendo, Narsanto tidak berada di kantornya karena diketahui sedang berkonsultasi ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Klaten guna menanyakan mekanisme pengisian kekosongan jabatan kades di Bendo.

Baca Juga: KGPAA Mangkunagoro IX Punya Riwayat Sakit Jantung

“Sampai hari ini belum ada penunjukan pejabat sementara (PJs) atau pun pelaksana tugas (PLt) kades. Musyawarah dengan Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) baru dimulai nanti. Jadi, di kantor ini belum ada kepalanya. Tapi, terkait pelayanan surat-menyurat tetap berjalan biasa,” kata salah seorang perangkat desa (perdes) di Desa Bendo, Kecamatan Pedan, yang enggan disebutkan namanya, saat ditemui Solopos.com, Jumat (13/8/2021).

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Penataan dan Administrasi Desa Dispermasdes Klaten, Agung K., mengaku baru mengetahui status Kades Bendo sebagai tersangka penggelapan mobil rental, Jumat (13/8/2021) pagi.

Lantaran sudah ditetapkan sebagai seorang tersangka, Nomy Yanuardo akan diberhentikan sementara. Kekosongan jabatan kades di Bendo pascaditinggal Nomy akan diisi seorang pelaksana tugas (PLt) kades.

“Saya justru tahu status tersangka itu dari media hari ini. Kalau sudah seperti itu, otomatis yang bersangkutan akan diberhentikan sementara. Lalu, pak camat segera membuat surat tugas menunjuk seorang PLt kades di Bendo [berdasarkan usulan di musyawarah desa]. Di sana kan ada sekdes. Otomatis, sekdes itu yang akan menjadi PLt kades. Nanti diusulkan ke bupati melalui camat. Aturan penunjukan PLt memang seperti itu,” katanya.

Baca Juga: Melihat Lebih Dekat Pemanfaatan Gas Bumi untuk Rumah Tangga di Semarang

Sekretaris Camat (Sekcam) Pedan, Widaya, mengatakan sembari menunggu penunjukan PLt Kades di Bendo, pemerintah kecamatan mempersilakan sekdes Bendo melaksanakan tugas sebagai pelaksana harian (PLh) kades.

“Kami itu baru tahu kalau Kades Bendo itu juga menggadaikan sertifikat tanah kas desa sekitar Juli lalu. Kami juga sudah mengundang yang bersangkutan tiga kali ke sini. Tapi hanya datang dua kali. Yang bersangkutan itu bersedia mengembalikan aduan itu [mengembalikan uang dan sertifikat tanah kas desa]. Ternyata seperti ini [sudah ditetapkan tersangka],” kata Widaya.


Berita Terkait

Berita Terkini

Pemkab Sragen Anggarkan Operasional Pintu Palang KA Bedowo di 2022

Dishub Sragen memastikan akan memasang pintu palang semi-elektronik di perlintasan KA Bedowo pada 2022.

KSPI Karanganyar Tolak Bahas UMK 2022, Ini Alasannya

KSPI Karanganyar menilai PP No. 36/2021 tidak berpihak kepada pekerja.

SGS 2021 Tinggal 4 Hari Lagi, Buruan Tukar Poin Sebelum Ditutup!

Para pembeli pada ajang Solo Great Sale atau SGS diimbau segera menukar struk mereka dengan poin agar bisa mengikuti undian berhadiah rumah, mobil, dan lainnya.

Menko PMK Sebut Karanganyar Cocok untuk Pengembangan Pendidikan

Menko PMK, Muhadjir Effendy, menilai Karanganyar menjadi lokasi ideal di wilayah aglomerasi Soloraya untuk pengembangan pendidikan.

CFD Belum Dibuka, Alun-Alun Sukoharjo Ramai Pedagang pada Akhir Pekan

Kawasan Alun-Alun Satya Negara Sukoharjo ramai pedagang saat akhir pekan padahal Pemkab belum mengizinkan CFD tiap Minggu pagi berlangsung.

BRI Panen Hadiah, 64.152 Nasabah Simpedes Berpeluang Raih Rp639 Juta

Sebagai wujud apresiasi, BRI Sragen menyediakan hadiah dengan nilai lebih dari setengah miliar rupiah bagi para nasabah Simpedes di Bumi Sukowati.

Jalur Pungkruk-Mungkung Sragen Ditinggikan 1 Meter

Pemkab Sragen menggandeng Polres Sragen melakukan uji coba rekayasa lalu lintas di kawasan persimpangan Pungkruk karena jalan itu akan ditinggikan.

Peresmian Kantor Baru PAC PDIP Banjarsari Solo akan Dihadiri Megawati

Peresmian kantor baru PAC PDIP Banjarsari, Solo, pada Kamis (28/10/2021), rencananya dihadiri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Mahasiswa UNS Solo Beri Ultimatum: Bubarkan Menwa!

Ratusan mahasiswa UNS Solo memberi ultimatum kepada petinggi kampus untuk membubarkan Menwa karena dianggap tidak urgen dalam iklim akademik.

Capaian Vaksinasi Covid-19 di Sragen 83 Persen dari Target

Herd immunity di Sragen baru bisa tercapai bila 775.774 orang yang berumur di atas 12 tahun sudah divaksin.

Di Karanganyar akan Dibangun Universitas Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah akan membangun universitas di Karanganyar. Izin operasionalnya sudah turun.

Mantul, Penyandang Disabilitas di Klaten Belajar Bikin Pupuk Organik

Penyandang disabilitas di Desa Gatak, Kecamatan Delanggu, Klaten, berlatih membuat pupuk organik untuk mendukung ketahanan pangan di desa setempat di tengah pandemi Covid-19.

ODGJ Mengamuk, Kamar Singgah Dinsos Karanganyar Dirusak

Sebelum dibawa ke RSJD Solo, ODGJ itu mengamuk hingga merusak pintu kamar mandi di Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Karanganyar.

Menilik "Rekam Jejak" UMK Sragen, Melambung di 2020, Anjlok di 2021

Dalam periode lima tahun terakhir, UMK Sragen mengalami kenaikan naik paling tinggi secara nominal pada 2020, yakni Rp142.414.

Huh.. Hah.. Inilah 5 Kuliner Ekstra Pedas di Sragen yang Layak Dicoba

Lima kuliner ekstra pedas yang layak dicoba di Sragen.