Tutup Iklan

Distanpangan Kulonprogo Temukan Cacing Hati Pada 79 Ekor Hewan Kurban

Distanpangan Kabupaten Kulonprogo, menyampaikan bahwa 79 ekor hewan kurban tersebut terdiri dari sapi, kambing, dan domba.

 Ilustrasi pemotongan hewan kurban. (Solopos/Nicolous Irawan)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pemotongan hewan kurban. (Solopos/Nicolous Irawan)

Solopos.com, KULONPROGO — Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpangan) Kabupaten Kulonprogo menemukan, 79 ekor hewan kurban mengidap penyakit fasciola hepatica atau disebut juga cacing hati.

Temuan tersebut berdasarkan pantauan yang dilakukan oleh Distanpangan di 294 titik penyembelihan hewan kurban di Kabupaten Kulonprogo.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Distanpangan Kulonprogo, Drajat Purbadi mengatakan 79 ekor hewan kurban tersebut terdiri dari sapi, kambing, dan domba.

“Dari hasil pengamatan yang dilakukan di 294 titik, 79 hewan kurban tersebut memiliki cacing hati. Hati hewan kurban yang ada cacingnya lalu dimusnahkan dengan cara dikubur. Namun, untuk dagingnya masih bisa dikonsumsi,” kata Drajat pada Kamis (22/7/2021).

Baca juga: Waspada! Virus Covid-19 Varian Delta Ditemukan di DIY

Pemantauan juga untuk prosedur penyembelihan dan protokol pencegahan penularan Covid-19 di area penyembelihan hewan kurban. Ini menjadi sorotan dari Distanpangan Kabupaten Kulonprogo.

“Mayoritas panitia penyembelihan hewan kurban yang kami datangi sudah melakukan prosedur pemotongan hewan kurban dengan benar. Serta sudah menjalankan protokol pencegahan penularan Covid-19,” kata Drajat.

Berdasarkan catatan dari Distanpangan Kabupaten Kulonprogo, total sebanyak 4.217 ekor hewan kurban sudah disembelih. Rinciannya, 664 ekor sapi, 890 ekor kambing, dan 2.663 ekor domba.

“Dari hasil penyembelihan ribuan hewan kurban tersebut menghasilkan produksi daging sebanyak 109.693 kilogram. Produksi jeroan 31.765 kilogram, dan jeroan afkir sebanyak 344 kilogram. Dari jumlah tersebut sudah dibagikan kepada sekitar 61.773 KK,” sambung Drajat.

Baca juga: Ngeri! Dua Pemuda di Kulonprogo Jadi Korban Klithih

Jadwal Dari Distanpangan Kulonprogo

Waktu penyembelihan hewan kurban sendiri sudah ditentukan jadwalnya oleh Distanpangan Kabupaten Kulonprogo. Pelaksanaan pemotongan hewan kurban di kabupaten Kulonprogo dilaksanakan pada tanggal 21, 22, hingga 23 Juli 2021.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulonprogo Aris Nugroho mengatakan kebijakan tersebut berasal dari surat edaran (SE) Bupati Kulonprogo nomor 451/22/31 tanggal 8 Juli 2021. Yakni tentang ketentuan pelaksanaan peribadatan di tempat ibadah, malam takbiran, shalat idul adha, dan pelaksanaan kurban di tahun 2021 dalam masa PPKM darurat.

“Di dalam SE disampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan pemotongan hewan kurban dilaksanakan pada 21, 22, dan 23 Juli 2021. Atau di hari tasyrik.,” kata Aris.

Kebijakan pelaksanaan pemotongan hewan kurban pada tanggal 20, 21, dan 23 sudah disosialisasikan ke sejumlah kecamatan dan kelurahan yang ada di kabupaten Kulonprogo. Selain itu, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kulonprogo juga dilibatkan dalam upaya sosialisasi.

 

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Selamat, ITNY Juara 3 Celebes Geo Summit 2021

Mahasiswa Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) meraih kembali juara 3 dalam National Paper Competition Celebes Geo Summit (CGS) 2021.

Mahasiswa Teknik Mesin ITNY Magang di CV Iman Nurcahaya

Empat mahasiswa Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik Industri (FTI) Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) mengikuti Program magang di CV Iman Nurcahaya.

Masuk Yogyakarta, Bus Pariwisata Bakal Diperiksa Ketat

Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta bakal memperketat pengawasan terhadap bus pariwisata yang masuk ke daerahnya.

Sejumlah Kampus di Jogja Belum Gelar Kuliah Tatap Muka, Ini Alasannya

Sejumlah perguruan tinggi di Kota Jogja masih belum merencanakan kuliah tatap muka di kampus pada masa pandemi Covid-19.

Petani Tembakau di Sleman Tolak Kenaikan Cukai Rokok

Asosiasi petani tembakau di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menolak rencana pemerintah yang akan menerapkan kenaikan cukai hasil tembakau atau cukai rokok pada 2022.

Terungkap! Pabrik Pil Koplo di Yogya Sudah Beroperasi Sejak 2018

Aparat polisi menggerebek dua pabrik pembuatan obat-obatan psikotropika atau pil koplo yang telah beroperasi sejak 2018 di wilayah Yogyakarta.

2 Pabrik Pil Koplo di Yogya Digerebek, Produksi 2 Juta Pil Per Hari

Aparat kepolisian mengungkap kasus peredaran pil koplo di Yogyakarta, di mana terdapat dua pabrik yang memproduksi dengan kapasitas 2 juta pil per hari.

Pengacara Terdakwa Satai Beracun Minta Nani Dibebaskan

Pengacara terdakwa sate beracun, Nani Apriliani Nurjaman, menyebut pasal yang didakwakan JPU dinilai kabur dan tidak sesuai.

Litto Kantongi Surat Kesesuaian Tata Ruang, Begini Sikap DPRD Bantul

DPRD Bantul akan meminta kejelasan dan duduk perkara, terkait berdirinya hotel dan restoran Little Tokyo di RT 5 Gunung Cilik, Muntuk, Dlingo, Bantul, yang diduga belum mengantongi izin.

Jangan Sampai Terlambat Jadi Peserta BPJS Kesehatan, Ini Alasannya

BPJS Kesehatan ini bisa digunakan untuk berobat, baik rawat jalan maupun rawat inap di fasilitas kesehatan oleh peserta.

JPU Tuntut Terdakwa Klitih Kotagede Jogja, Penjara 1 Tahun 7 Bulan 

JPU menilai terdakwa KAP dinyatakan bersalah melakukan klitih hingga mengakibatkan korban KS, 16, mengalami luka berat.

Awas! Batu Raksasa Jebol Rumah Warga di Prambanan Sleman

Peristiwa batu raksasa yang menimpa rumah warga tersebut terjadi setelah hujan deras yang mengguyur Dusun Jali.

Pemkot Jogja Luncurkan Kampung Wisata Melayani Melalui Aplikasi

Pemkot Jogja terus berinovasi untuk memberikan kemudahan bagi wisawatan untuk berkunjung ke Kota Gudeg tersebut.

Terbebani Biaya Operasional, Gembira Loka Zoo Hanya Buka Akhir Pekan

Gembira Loka Zoo mulai pekan depan hanya buka pada Sabtu dan Minggu.

Dispar Sleman: Hoax 35 Objek Wisata di DIY Sudah Buka

Beredar kabar di media sosial terkait 35 destinasi wisata di wilayah DIY dan sekitarnya yang sudah beroperasi, Dinas Pariwisata Sleman menyebut itu kabar bohong atau hoax.

Gegara Dendam Pribadi, Pegawai Angkringan Pendopo Lawas Ditusuk

Seorang pegawai angkringan di Jogja jadi korban penusukan oleh warga yang diduga menaruh dendam. Pelaku kini sudah ditangkap.