Disekap-Dipaksa Threesome, ABG Brebes Diiming-imingi Rp5 juta & Diancam Santet
Ilustrasi Pelecehan Anak (Solopos/Whisnupaksa)

Solopos.com, BREBES – Siswa SMP di Brebes yang disekap selama 10 hari dan dipaksa melakukan threesome ternyata diancam santet.

Pelaku yang bekerja sebagai dukun itu mengancam akan menyantet korban jika enggan menuruti keinginannya.

Pelaku merupakan suami istri bernama Sarkum, 51, dan Siti Saefuroh alias Puroh, 29, kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Pasangan suami istri (pasutri) asal Kecamatan Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah, itu mengancam bakal menyantet keluarga korban berinisial IT, seorang siswi SMP berusia 16 tahun.

Harga Bawang Kating di Solo Turun Mulai Rp35.000-an/Kg, Tapi…

“Dia mengancam korban dan keluarganya akan disantet jika melaporkan kejadian ini,” terang Kapolsek Bumiayu, AKP Adiel Ariesto, seperti dikabarkan Detik.com, Rabu (19/2/2020).

Kisah tragis yang dialami IT bermula saat dimintai tolong membantu Sarkum oleh Puroh. IT diiming-imingi uang Rp5 juta jika mau membantu.

WNI di Singapura Dinyatakan Sembuh dari Virus Corona

Nahas, IT justru disekap di rumah kosong pada Kamis (6/2/2020). Di sana, dia dipaksa berhubungan badan dengan pasutri tersebut dengan cara threesome.

Korban akhirnya melarikan diri, Minggu (16/2/2020). Dia pun menceritakan kisah tragis yang dialaminya kepada keluarga.

Jadwal Pemadaman Listrik di Karanganyar, Kamis (20/2/2020)

“Orang tua tidak terima. Hingga akhirnya melaporkan ke Polsek Bumiayu,” sambung AKP Adiel Ariesto.

Korban sempat dilepaskan oleh pelaku. Namun dia tidak berani kabur karena ketakutan.

Masih Bingung? Ini Perbedaan Homeschooling dengan Sekolah Formal

Pasalnya, Sarkum yang bekerja sebagai dukun itu mengancam bakal menyantet dengan jenglot.

Berita Kriminal Terbaru, Klik di Sini!

 

Sumber: Detik.com


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho