Dinkes Sukoharjo: Hati-Hati, Obat Covid-19 Molnupiravir Belum Ada Izin

Dinas Kesehatan Sukoharjo mengingatkan masyarakat bahwa Molnupiravir yang ramai diperbincangkan sebagai obat Covid-19 saat ini belum peroleh izin.

 Ilustrasi virus corona. (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi virus corona. (Freepik)

Solopos.com, SUKOHARJO — Dinas Kesehatan atau Dinkes Sukoharjo kembali mengedukasi masyarakat terkait isu penggunaan Molnupiravir sebagai obat untuk pasien Covid-19.

Dinkes Sukoharjo menyebut penggunaan obat tersebut belum dilegalkan secara umum dan masih perlu penelitian lebih lanjut dari BPOM untuk mendapatkan izin edar.

Baca Juga: Duh! Volume Sampah Masuk ke TPA Mojorejo Sukoharjo Naik 30 Ton per Hari

Pantauan Solopos.com, akun Instagram @dinkes_kab_sukoharjo pada Sabtu (16/10/2021) mengunggah informasi mengenai Molnupiravir yang sempat menjadi perbincangan di media sosial lantaran diyakini dapat menyembuhkan Covid-19.

Berdasarkan penjelasan di akun tersebut, asal mula Molnupiravir merupakan antivirus yang sebelumnya dikembangkan untuk penyakit influenza.

Baca Juga: Asale Pusat Olahraga Terpadu di Sukoharjo Jadi Gedung Budi Sasono

Pada perkembangannya, obat tersebut diperkirakan efektif untuk penanganan Covid-19 karena diyakini cara kerja obat tersebut dapat memicu kesalahan pada proses perbanyakan virus dalam tubuh.

dinkes sukoharjo obat covid-19
Edukasi mengenai Molnupiravir yang ramai diperbincangkan sebagai obat Covid-19. (Instagram @dinkes_kab_sukoharjo)

Di Amerika pengajuan izin penggunaan obat tersebut saat ini masih dalam proses oleh Food and Drug Administration (FDA) yang merupakan badan pengawas obat di Amerika Serikat. Hal serupa saat ini dilakukan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia.

Baca Juga: Wow! 2 Arca Ditemukan di Candi Sirih Sukoharjo

Untuk itu, Dinkes Sukoharjo melalui unggahan di akun Instagram tersebut tetap mengimbau agar masyarakat mengikuti saran dokter dalam setiap penggunaan obat termasuk penanganan Covid-19.

“Ingat ya Sobat Sehat, pemberian obat COVID-19 akan berbeda sesuai kondisi dan tingkat keparahan gejala yang dirasakan masing-masing pasien, karena itu sangat penting untuk mengikuti anjuran dokter dalam menjalani pengobatan,” tulis pengelola akun tersebut dalam keterangan unggahan tersebut.

Baca Juga: 3 Desa di Sukoharjo Gelar Pilkades Antarwaktu, Ini Tahapannya

Dinkes juga menyebut hingga saat ini produk yang mampu mencegah dan mengurangi dampak Covid-19 adalah vaksin yang sudah mendapatkan izin penggunaan.

Hal ini lantaran fungsi vaksin ditujukan membentuk kekebalan imun tanpa menimbulkan penyakit. Selain itu, cara yang tetap diyakini paling efektif adalah menerapkan protokol kesehatan.

Berita Terkait

Berita Terkini

Pantau Vaksinasi Anak di Boyolali, Puan Bagikan Buku & Kaus Mbak Puan

Puan mendampingi siswa yang divaksin, serta sempat mampir ke kelas untuk berdialog dengan siswa.

Bappeda Sragen Pertanyakan Sedikitnya Jumlah Sampel Susenas 2021

BPS Sragen hanya menggunakan 870 dari total 339.065 rumah tangga di Sragen sebagai sampel survei sosial ekonomi nasional (Susesnas) 2021. Bappeda Sragen mempertanyakan sedikitnya jumlah sampel itu.

Dikenal Teknik Putaran Miring, Melikan Bangun Wisata Edukasi Gerabah

Desa Melikan mengembangkan potensi gerabah dengan membikin wisata edukasi.

Sukoharjo Waspadai Potensi Bencana di Puncak Musim Hujan

Dari seluruh potensi bencana alam yang ada, seluruh wilayah Sukoharjo perlu mewaspadai risiko terjadinya angin kencang yang berpotensi merusak.

Sekolah Kebanjiran, Pelajar SDN 4 Kebonromo Sragen Belajar di Rumah

Banjir yang menerjang Sragen pada Selasa (18/1/2022) berdampak pada kegiatan belajar mengajar di SDN 4 Ngrampal. Sebagian siswa SD tersebut harus belajar dari rumah karena sekolah kebanjiran.

Harga Minyak Goreng di Klaten Masih Rp21.000 per Liter, Pedagang Pusing

Harga minyak goreng kemasan di pasar tradisional masih berada pada kisaran Rp19.500-Rp21.000 per liter.

Retribusi Fasilitas Manahan & Sriwedari Solo Naik, Termasuk Kamar Mandi

Tarif retribusi penggunaan fasilitas rekreasi dan olahraga termasuk Stadion Manahan dan Stadion Sriwedari Solo naik mulai awal tahun ini.

Puan Dijadwalkan Hadiri Peresmian Jembatan Gantung Girpasang

Selain ke Girpasang, rombongan Puan Maharani beserta sejumlah anggota DPR dijadwalkan mengunjungi wilayah Polanharjo, Klaten.

Masuk Kamar Tanpa Busana, Ayah Bejat Ini Tunggu Anak Tiri Selesai Mandi

Pelaku bersembunyi di kamar anak tirinya tanpa busana, menunggu korban selesai mandi. Untungnya aksi pencabulan itu gagal, pelaku ditangkap Polres Karanganyar.

Pasar Legi Solo Banjir, Pedagang: Ngarep Kios Banyune Gumrojog Lur!

Bangunan baru Pasar Legi Solo malah tergenang banjir sehari menjelang peresmian yang dijadwalkan pada Kamis (20/1/2022).

Binda Jateng Alokasikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Anak-Anak Kartasura

Total vaksinasi anak se-Kartasura dari total 10.000 target anak sudah mencapai sekitar 70 persen per Selasa (18/1/2022).

Sering Tak Dilayani Istri, Pria Tasikmadu Berusaha Cabuli Anak Tiri

Seorang ayah asal Tasikmadu, Karanganyar, berupaya mencabuli anak tirinya yang baru selesai mandi. Beruntung aksi bejat pelaku gagal.

Kades Gondang Harap Pemkab Sragen Jadi Bangun Pasar Mbah Gajah

Kades Gondang berharap pernyataan Bupati Sragen yang ingin membangun Pasar Mbah Gajah bisa terealisasi untuk menghapus stigma negatif, yakni sebagai tempat mangkal PSK.

Patroli Pakai Helm Kopek, Polisi Klaten Beri Tilang 932 Pengendara

Saat melanggar peraturan lalu lintas, aksi ratusan pengendara kendaraan terekam helm dengan kamera portabel penindakan kendaraan bermotor (Kopek).

Kasus Perampokan Maut di Gudang Rokok Serengan Solo Segera Disidangkan

Polresta Solo telah melakukan pelimpahan tahap II kasus perampokan gudang rokok di Jl Brigjen Sudiarto, Joyotakan, Serengan, ke Kejari Solo.