Digerebek Petugas, Nasib PKL Di Purwodadi Berakhir Bahagia

Kedatangan petugas gabungan membuat pedagang dan sejumlah pembeli yang lagi nongkrong di warung PKL angkringan dekat Stadion Purwodadi kaget.

 
Kapolres Grobogan AKBP Benny Setyowadi didampingi Kepala Pelaksana BPBD Grobogan Endang Sulistyoningsih membagikan paket sembako kepada PKL angkringan di dekat Stadion Purwodadi, Sabtu (23/7/2021) malam. (Solopos.com/Arif Fajar S.)

SOLOPOS.COM - Kapolres Grobogan AKBP Benny Setyowadi didampingi Kepala Pelaksana BPBD Grobogan Endang Sulistyoningsih membagikan paket sembako kepada PKL angkringan di dekat Stadion Purwodadi, Sabtu (23/7/2021) malam. (Solopos.com/Arif Fajar S.)

Solopos.com, PURWODADI – Anggota Polisi, TNI, dan Satpol PP melakukan patroli malam penerapan PPKM level 4 dengan sasaran pedagang kaki lima (PKL) di Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jumat (23/7/2021) malam.

Kegiatan ini membuat sejumlah pedagang yang masih berjualan terkejut ketiga petugas gabungan meminta mereka menutup jualannya. Mereka khawatir jika dagangan atau perangkat jualannya bakal diangkut petugas.

Sejumlah pembeli yang lagi nongkrong di warung PKL angkringan dekat Stadion Kridha Bhakti Purwodadi kaget. Bahkan mereka bergegas meninggalkan lokasi padahal belum sempat membayar makanan.

Baca juga: Serapan Dana Covid-19 di Jateng Disebut Rendah, Ini Respons Gubernur Ganjar

Petugas pun mencegah mereka dan meminta membayar dulu sebelum pergi dari lokasi. PKL angkringan pun pasrah ketika polisi meminta segera menutup dagangannya karena melewati batas waktu jualan selama PPKM Level 4 di Purwodadi.

Namun pedagang angkringan bernama Handoko ini tak menyangka jika kemudian Kapolres Grobogan AKBP Benny Setyowadi memborong dagangannya. Lalu memberikan sembako berupa beras dan masker sambil mengingatkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19.

“Biasanya dagangan sudah habis, namun malam ini agak sepi. Eh malah didatangi petugas, kaget juga. Namun Alhamdulillah ternyata hanya diingatkan bahkan diberi sembako dan diborong dagangannya,” ujar Handoko.

Baca juga: Masih PPKM, 4 Hajatan di Grobogan Dihentikan Satgas Covid-19

PKL Terdampak Covid-19

Tak hanya PKL di sekitaran Stadion Purwodadi, rombongan petugas yang melakukan patroli malam melanjutkan ke arah Kelurahan Danyang. Sejumlah pedagang dibuat kaget karena didatangi petugas saat hendak menutup dagangan.

Namun mereka kemudian senang karena ternyata kedatangan petugas tersebut untuk memberikan sembako. Mereka juga mengaku hendak menutup dagangan karena menaati batas waktu jualan saat PPKM Level 4.

Polres Grobogan
Kasatlantas Polres Grobogan AKP Martini membagikan paket sembako saat patroli skala besar, Sabtu (24/7/2021) malam. (Solopos.com/Arif Fajar S.)

Baca juga: Polda Jateng Bekuk 2 Orang terkait Provokasi Ajakan Demo Penanganan Covid-19

Kegiatan patroli skala besar sesuai instruksi Kapolri tersebut menurut Kapolres Grobogan memang untuk membagikan bansos sembako. Bansos diberikan untuk para PKL di Purwodadi yang terdampak Covid-19.

Pembagian bansos dipimpin oleh Kapolres Grobogan didampingi oleh Pasi Ops Kodim 0717/Pwd, Kepala BPBD Endang Sulistyoningsih, dan Kasatpol PP Nur Nawanta. Serta Kapolsek Purwodadi, AKP Sapto Widyo.

“Patroli skala besar yang dilaksanakan pada malam hari ini bukan penindakan. Tapi mengingatkan secara persuasif sekaligus membagikan 150 paket sembako. Diberikan kepada PKL di Purwodadi dan warga terdampak Covid-19,” kata AKBP Benny Setyowadi.

 

 

 

Berita Terkait

Espos Premium

Kemarin Delta Bikin Heboh, Sekarang Covid-19 Ada Varian Mu, Harus Bagaimana?

Kemarin Delta Bikin Heboh, Sekarang Covid-19 Ada Varian Mu, Harus Bagaimana?

Pemerintah memperketat pengawasan dan karantina pelaku perjalanan ke Indonesia di bandara dan pelabuhan internasional guna mencegah varian Mu dari virus penyebab Covid-19 masuk ke Tanah Air. Kemunculan varian Mu mendorong pemerintah memperketat pengawasan dan karantina pelaku perjalanan internasional yang masuk ke Indonesia.

Berita Terkini

Ganjar Pranowo Dijuluki George Clooney Versi Jawa, Begini Profilnya

Begini profil Ganjar Pranowo yang dijuluki sebagai George Clooney dengan kearifan lokal.

Dibayangi Ancaman Sanksi PDIP, Begini Respons Ganjar

PDIP menebar ancaman akan memberi sanksi kepada anggotanya yang dideklarasikan jadi capres. Ancaman itu diyakini tertuju pada Ganjar Pranowo.

Sego Megono Khas Pekalongan Versi Sehat Cocok Buat Diet, Yuk Coba

Kuliner khas Pekalongan berupa sego megono kini ada versi sehatnya yang cocok untuk diet dengan jenis nasi yang berbeda.

Sepekan, Polda Jateng Amankan 900 Gram Sabu-Sabu

Ditresnarkoba Polda Jateng berhasil menggagalkan peredaran total 900 gram sabu-sabu yang dilakukan lima tersangka dari lokasi yang berbeda.

Fadia Arafiq, Pedangdut dan Putri A Rafiq yang Jadi Bupati Pekalongan

Fadia Arafiq yang menjabat sebagai Bupati Pekalongan adalah putri mendiang pedangdut senior A. Rafiq ini yang melejit karena single-nya yang berjudul Cik Cik Bum pada tahun 2000 silam.

Sudah Alami Kecelakaan, Belasan Pegawai RSUD Terancam Sanksi dari Wali Kota Semarang

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, akan meminta keterangan terkait kecelakaan bus pariwisata yang ditumpangi belasan pegawar RSUD Wongsonegoro saat piknik di masa PPKM. Mereka terancam sanksi.

Kemenperin Minta Pabrik Rokok Segera Serap Tembakau Petani Temanggung

Petani tembakau di Temanggung telah mengalami panen raya, namun hasilnya belum terserap secara maksimal oleh pabrik.

Senggol Bodi Truk, Pengendara Motor di Grobogan Tewas

Seorang pengendara motor meninggal dunia setelah berupaya menyalip truk di depannya di jalan lingkar utara Grobogan.

Warga Blora Senang Diajari Buat POC dan Pestisida Nabati oleh KKN UNS Tim 28

Mahasiswa KKN UNS Tim 28 mengajarkan pembuatan pembuatan pupuk organic cair (POC) dan pestisida nabati di Dukuh Beran, Randublatung, Blora.

Masuk Mapolda Jateng Wajib Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

Penggunaan aplikasi PeduliLindungi tidak hanya tamu namun juga seluruh anggota polisi yang masuk ke Mapolda Jateng.

Murah Meriah! Tiket Masuk Grand Canyon Versi Hitam di Pekalongan Cuma Rp5.000

Disebut sebagai Black Canyon dikarenakan tebing-tebing yang mengapit ini ini terdiri dari batu-batu berwarna hitam yang menjulang tinggi

Polda Gelar Operasi Patuh Candi 2021, Tapi Aparat Tidak Boleh Melakukan Razia

Kapolda Jateng memastukan Operasi Patuh Candi 2021 dilakukan secara humanis, tak ada penindakan.

Profil Yuliyanto, Wali Kota Salatiga yang Gantengnya Mirip Aktor Hong Kong

Inilah profil Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, yang berparas tampan dan dinilai mirip aktor Hong Kong.

Setahun Pandemi, Pelanggaran Lalin di Jateng Turun 87,7%

Kapolad Jateng menyebut angka pelanggaran lalu lintas selama masa pandemi Covid-19 menurun signifikan. Di sisi lain, Polda Jateng kembali menggelar Operasi Patuh Candi 2021 hingga 30 Oktober 2021

Potret Megah Istana 81 Ha Milik Konglomerat Pertama Asia Tenggara di Semarang

Berikut ini terdapat potret megah istana yang dulunya seluas 81 ha milik Oei Tiong Ham di Semarang, konglomerat pertama Asia Tenggara.